Peran Resep Elektronik dalam Meningkatkan Medication Safety pada Proses Peresepan di RSI Sultan Agung Semarang

Ferika Indrasari, Ratna Wulandari, Dwi Nurul Anjayanti

= http://dx.doi.org/10.20473/jfiki.v7i1SI2020.1-6
Abstract views = 117 times | downloads = 71 times

Abstract


Pendahuluan: Medication error banyak mendapat perhatian karena dampaknya secara finansial maupun luaran klinik bagi pasien. Prescribing error sebagai bagian dari medication error merupakan kejadian yang seharusnya dapat dicegah. Banyak intervensi telah dikembangkan untuk mencegah prescribing error, antara lain dengan sistem resep elektronik (e-prescribing). Dalam proses peresepan resep elektronik masih banyak yang belum menggunakan sistem e-prescribing, terutama rumah sakit, puskesmas dan apotek. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan resep elektronik dalam meningkatkan medication safety pada proses peresepan pasien rawat jalan di RSI Sultan Agung Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data resep rawat jalan untuk mengevaluasi prescribing error. Data dianalisis menggunakan uji kausalitas dengan rumus regresi linier. Data kualitatif dengan melakukan wawancara kepada dokter untuk mengetahui penerimaan dokter terhadap sistem resep elektronik. Hasil: Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa bahwa terdapat hubungan yang positif antara peresepan elektronik dengan medication safety ditunjukkan oleh nilai korelasi/ hubungan (R) sebesar 0,583 dan koefesien determinasi (R Square) sebesar 0,340. Hal ini berarti pengaruh variabel bebas (resep elektronik) terhadap variabel terikat (medication safety) adalah sebesar 34,0%. Selain itu terdapat tingkat signifikansi p < 0,05, maka ada pengaruh variabel Resep Elektronik (X) terhadap variabel Medication Safety (Y). Penerimaan dokter terhadap sistem resep elektronik sangat baik serta dapat meningkatkan keamananan bagi pasien. Kesimpulan: Resep elektronik berperan meningkatkan medication safety pada proses peresepan. Dengan adanya sistem elektronik maka dapat meningkatkan akurasi peresepan, kewaspadaan terhadap potensi interaksi yang merugikan, riwayat alergi obat, dan efisiensi waktu pelayanan serta dapat meningkatkan keamananan bagi pasien.

Keywords


resep elektronik, medication safety, peresepan

Full Text:

PDF

References


American Society of Hospital Pharmacist (ASHP). (1993). ASHP Guidelines on Preventing Medication error in Hospital. Maryland: American Society of Hospital Pharmacist.

Kohn, L., Corrigan, J. & Donaldson, M. (2000). To Err is Human: Building a Safer Health System. Washington DC: National Academy Pess.

Koh, Y., Kutty, F. B. M., Li, S. C. 2005. Drug-Related Problem in Hospitalized Patients on Polypharmacy: The Influence of Age and Gender. Therapeutics an Clinical Risk Management. 1(1): 39-48

Marini, Iswahyudi & Wjianto, B. (2013). Analisa Kelengkapan Penulisan Resep dari Aspek Kelengkapan Resep di Apotek Kota Pontianak Tahun 2012. Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN; 1; 1-10.

Mamarimbing, M., Fatimawal & Bodhi, W. (2012). Evaluasi Kelengkapan Adminitratif Resep dari Dokter Spesialis Anak pada Tiga Apotek di Kota Manado. Pharmacon; 1; 46-51.

Onder, G., Pedone, C., Landi, F., Cesari, M., Vedova, C. D., Bernabei, R. & Gambassi, G. (2002). Adverse Drug Reactions as Cause of Hospital Admissions: Results from the Italian Group of Pharmacoepidemiology in the Elderly (GIFA). Journal of the American Geriatrics Society; 50; 1962-1968.

Rambhade, S., Chakarborty, A., Shrivastava, A., Patil, U. K. & Rambhade, A. (2011). A Survey on Polypharmacy and Use of Innappropriate Medication. Toxicology Internasional; 19; 68-73.

Schleiden, L., Odukoya, O. & Chui, M. (2015). Older Adults Perceptions of E-Prescribing: Impact on Patient Care. Perspectives in Health Information Management; 12; 1-15.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Susanti, I. (2013). Identifikasi Medication Error Pada Fase Prescribing, Transcribing, dan Dispensing di Depo Farmasi Rawat Inap Penyakit Dalam Gedung Teratai, Instalasi Farmasi RSUP Fatmawati. Skripsi; Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Susi, M. W & Dwiprahasto Iwan. (2014). Peran Resep Elektronik dalam Meningkatkan Medication Safety pada Proses Peresepan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan UGM; 17; 01; 30-36.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA

View JFIKI Stats

         

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

    Find Us on Social Media:

                    

 Jfiki Farmasi Unair  @jfiki.unair