Profil Pelepasan Andrografolid Granul Kombinasi Ekstrak Terpurifikasi Herba Pegagan (Centeella Asiatica) Dan Sambiloto (Andrographis Paniculata)

Lina Widyastuti, Akhmad Kharis Nugroho

= http://dx.doi.org/10.20473/jfiki.v3i22016.58-61
Abstract views = 384 times | downloads = 1987 times

Abstract


Pendahuluan: Andrografolid merupakan senyawa yang sukar larut dalam air, penentuan jumlah dan profil pelepasan andrografolid dari bentuk sediaan perlu dilakukan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menentukan jumlah dan profil andrografolid yang dilepaskan dari formula granul kombinasi ekstrak terpurifikasi herba pegagan dan herba sambiloto. Hal tersebut untuk memastikan eksipien tidak mengikat zat aktif. Metode: Uji pelepasan dilakukan dengan melakukan uji disolusi menggunakan media dapar asetat pH 4,5. Hasil disolusi granul kombinasi ekstrak terpurifikasi herba pegagan dan herba sambiloto ditentukan menggunakan KLT-densitometri. Hasil: Hasil perhitungan efisiensi disolusi (ED60) sebesar 75,00% ± 1,33. Profil disolusi ditentukan dengan regresi nonlinear dengan pendekatan orde nol, orde 1, Higuchi, Hixon Crowell dan Korsmeyer Peppas. Mekanisme penentuan profil disolusi dari pelepasanan andrografolid dilihat secara visual dari kesesuaian hasil prediksi solver (QPrediksi) dan hasil percobaan (Qobservasi) dengan melihat garis identitas. Kurva dari suatu model yang mendekati garis identitas merupakan gambaran mekanisme pelepasan andrografolid yang dibentuk dengan pendekatan tersebut. Kurva dengan pendekatan Korsmeyer Peppas terlihat lebih dekat dengan garis identitas bila dibandingkan dengan 4 model pendekatan yang lain. Berdasarkan perhitungan regresi nonlinear, pelepasan andrografolid dikontrol dengan mekanisme difusi matriks, yang berarti pelepasan andrografolid dari granul terjadi karena adanya pengikisan lapisan terluar karena Avicel PH 101 terhidrasi dengan cepat. Dengan menggunakan persamaan Korsmeyer-Peppas mekanisme pelepasan andrografolid mengikuti hukum difusi Fick dengan nilai n = 0,320 (< 0,45). Kesimpulan: Jumlah dan profil pelepasan andrografolid dari granul adalah hasil penelitian yang dapat dijadikan suatu referensi untuk menentukan jumlah ekstrak yang dipakai dalam formulasi.


Keywords


andrografolid; profil pelepasan; korsmeyer-peppas

Full Text:

PDF

References


Anwar, E. (2012). Eksipien Dalam Sediaan Farmasi. Jakarta: Dian Rakyat.

Costa, P. & Lobo, J.M.S. (2001). Modeling and Comparation of Dissolution Profiles. European Journal of Pharmaceutical Sciences; 13; 123-133.

Dash, S., Chowdhury, P., Murthy, P.N. & Nath, L. (2010). Kinetic Modeling on Drug Release from Controlled Drug Delivery System. Acta Poloniae Pharmaceutican Drug Research; 67(3); 217-223.

Fudholi, A. (2013). Disolusi dan Pelepasan Obat in Vitro.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kementerian Kesehatan. (2009). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Shoaib, M.H., Tazeen, J. & Merchant, H.A. (2006). Evaluation of Drug Release Kinetic from Ibuprofen Matrix Tablets Using HPMC. Pakistan Pharmaceutical Journal Sciences; 19 (2); 119-124.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA

View JFIKI Stats

                

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License