Globalization on Culture and Identity: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (Korean-Wave) Versus Westernisasi di Indonesia

Dinda Larasati

= http://dx.doi.org/10.20473/jhi.v11i1.8749
Abstract views = 7860 times | downloads = 55907 times

Abstract


Globalisasi sebagai sebuah konsep yang mendominasi di era saat ini telah menyentuh berbagai aspek kehidupan manusia dan dalam berbagai bidang. Tak terkecuali aspek budaya dan identitas yang pada dasarnya bersifat dinamis dan mengkuti perkembangan zaman. Salah satu dampak nyata globalisasi terhadap budaya yaitu munculnya budaya global yang menjadi trend negara-negara di seluruh dunia seperti westernisasi. Westernisasi merupakan budaya global yang berisikan nilai-nilai budaya barat yang banyak di adopsi, di adaptasi, di tiru, dan di anut oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Pada perkembangannya, westernisasi mendapatkan rival sebagai budaya global yang di tandai dengan munculnya Hallyu (Korean-Wave) yang dapat di katakan sebagai westernisasi versi Asia. Korea-Wave sendiri merupakan trend budaya yang sarat akan nilai-nilai budaya Korea Selatan. Kedua budaya global ini pun memberikan pengaruh terhadap masyarakat Indonesia yang bertindak sebagai konsumen budaya. Dengan menggunakan metode eksplanatif yang berbasis studi literatur bersumber pada buku, jurnal dan media, penulis bertujuan untuk mengkaji mengenai globalisasi  budaya yang menimbulkan munculnya budaya global seperti westernisasi dan Korean wave serta pengaruh dan eksistensi keduanya di Indonesia . Fokus bahasan akan mengacu pada  “bagaimana pengaruh dan eksistensi Hallyu (Korean-Wave)  Vs. Westernisasi di Indonesia?” Untuk mengkaji topik tersebut, penulis menggunakan konsep tiga scenario  budaya dalam globalisasi (The Scenario of Culture in Globalization) atau yang dikenal sebagai Skenario 3 H  (The Three H Scenarios). Hasil analisa penulis menunjukkan bahwa Korean-Wave mulai menggeser posisi westernisasi sebagai budaya global di Indonesia yang di buktikan dengan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap simbol-simbol kebudayaan Korea seperti musik, makanan, fashion, make-up, bahkan juga bahasa.

Kata-kata Kunci: Globalisasi Budaya, Korean-Wave, Westernisasi

 

 

 


Keywords


Globalisasi Budaya, Korean-Wave, Westernisasi

Full Text:

PDF

References


Buku

Black, Antony, 2006. “Pemikiran Politik Islam: Dari Masa Nabi Hingga Masa Kini, terj. Abd ullah Ali”, Jakarta: Serambi

al-Nadwi, Abdul Hasan Ali al-Husni, tt. “Pertarungan Antara Alam Pikiran Islam dan Alam Pikiran Barat”, Bandung: Al’Maarif

Appadurai, A. 1996. “Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization”, University of Minnesota Press: Minneapolis.

Cvetkovich, A. and Kellner, D, 1997. “Articulating the Global and the Local: Globalization and Cultural Studies”, Westview, Boulder, Colorado.

Taylor, Edward B., 1887. “Primitive Culture: Research into the Development of Mythology, Philosophy, Religion, Art, and Custom”, New York: Henry Holt Publisher

Tomlison, John, 1999 . “Globalization and Culture”, Cambridge: Polity Press

Koentjaraningrat, 1982. “Pengantar Antropologi”, Penerbit Aksara Baru: Jakarta. Cetakan V

Ritzer, G, 2010. “Globalization: A Basic Text”, Wiley-Blackwell: West Sussex, UK.

Robertson, R, 1992. “Globalization: Social Theory and Global Culture”, Sage Publications: London.

Robertson, R. 2001 . Globalization Theory 2000+: Major Problematics, in G. Ritzer & B. Smart (Eds.), Handbook of Social Theory, Sage Publications:London.

Jurnal

Hassi , Abderrahman& Giovanna Storti, tt, “Globalization and Culture: The Three H Scenarios”

Valentinda, Annisa & Istriyani, 2013. “Gelombang Globalisasi Ala Korea Selatan”, Jurnal Pemikiran Sosiologi Vol.2 No. 2 November 2013

Appadurai, A. 1990. “Disjuncture and difference in the global cultural economy”, Public Culture, 2 (2)

Matei, S.A. 2006. “Globalization and heterogenization: Cultural and civilizational clustering in telecommunicative space (1989–1999)”, Telematics and Informatics (23)

Prasad, A., & Prasad, P. 2006. “Global transitions: The emerging new world order and its implications for business and management, Business Renaissance Quarterly”, 1(3)

Rendell, et al, 2010, “Why Copy Others? Insight from the Social Learning


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Hubungan Internasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

e-ISSN: 2715-1565

p-ISSN: 1411-9382


Jurnal Hubungan Internasional is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexed By: