POTENSI INOVASI PEMBIAYAAN EKONOMI KREATIF DI KAWASAN MADURA BERBASIS VILLAGE SHARIA INVESTMENT SYSTEM SEBAGAI PENOPANG EKONOMI BARU JAWA TIMUR

Herman Palani, Handoko -

= http://dx.doi.org/10.20473/jiet.v3i1.7818
Abstract views = 152 times | views = 192 times

Abstract


Kemiskinan dan pembangunan manusia menjadi masalah besar di kawasan Madura. IPM empat kabupaten di kawasan ini adalah yang terendah di jawa timur, dan lebih dari 21.46% masyarakatnya hidup dalam kemiskinan. Di sisi lain, potensi ekonomi kreatif di kawasan ini sangat potensial seperti, pengembangan pariwisata, sektor pertanian, kerajinan, kuliner, dan seni pertunjukkan. Namun, keterbatasan akses pembiayaan untuk pengembangan usaha membuat pengembangan ekonomi kreatif itu menjadi lamban. Oleh karena itu perlu adanya inovasi terutama dalam hal pembiayaan untuk menopang perekonomian di kawasan ini. Optimalisasi BUMDes dengan sistem investasi syariah (Village Sharia Investment System) menjadi solusi pembiayaan baru bagi masyarakat dan berpotensi untuk dikembangkan di kawasan Madura.  Tujuan utama penulisan karya tulis ilmiah ini adalah memberikan gambaran normatif mengenai potensi village sharia investment system sebagai supporting system ekonomi kreatif di kawasan Madura. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif untuk memberikan gambaran mengenai objek penelitian. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik studi kepustakaan sebagai alat pengumpulan data. Hasil dari penelitian ini adalah platform village sharia investment system yang berpotensi untuk dikembangkan di kawasan Madura dan dapat menjadi economic booster. Kesimpulan yang diperoleh yaitu konsep village sharia investment system mampu mendorong perekonomian  Jawa Timur dengan pengembangan Madura sebagai kawasan ekonomi potensial melalui ekonomi kreatif berbasis pembiayaan village sharia investment system.


Keywords


Ekonomi kreatif, Madura, BUMDes, Village Sharia Investment System.

Full Text:

PDF

References


Ahmed, M. (2008). The Role of RDS in the Development of Women Entrepreneurship under. Islamic Micro Finance: A Case Study of Bangladesh, 211.

Anyar, D. B. (2016, Agustus 07). Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Dari http://bumianyar.blogdesa.net: http://bumianyar.blogdesa.net/2016/08/profil-desa.html

Assad, M. A. (2008). Village Funds: The Experience Of Rural Community Development At Jabal. Islamic Finance for Micro and Medium Entreprises, 197.

Badan Pusat Statistik. (2017). Produk Domestik Regional Bruto (Lapangan Usaha). Dari bps.go.id: https://www.bps.go.id/subjek/view/id/52#subjekViewTab3

Badan Pusat Statistik Jawa Timur (2017) Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, 2010, 2015, dan 2016. Badan Pusat Statistik Jawa Timur. dari https://jatim.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/59.

BPS Jawa Timur. (2017). Indeks Pembangunan Manusia Jawa Timur 1999, 2002, 2004- 2015. Dari jatim.bps.go.id: https://jatim.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/235

Buku Panduan Pendirian dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ). (2007). Malang: Departemen Pendidikan Nasional Pusat Kajian Dinamika Sistem Pembangunan (PKDSP) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya.

BUMDes Tirta Mandiri. (2017). Holding dan Kemitraan BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok. Klaten, Jawa Tengah : BUMDes Tirta Mandiri.

Dinda. (2017, Mei 17). Ponggok Jadi Desa Wisata Terbaik Ratusan Warganya Jadi Invetor. Dari Tempo.co: https://nasional.tempo.co/read/876100/ponggok-jadi-desa-wisata-terbaik-ratusan-warganya-jadi-investor

Eko, Sutoro. (2014). Desa Membangun Desa (Cetakan 1). Yogyakarta: Australian Community Development and Civil Society Strenghtening Scheme.

Hermansah. (2015, Agustus 23). Percaya Diri dengan Gaya Hidup Syariah. Dari nasional.sindonews.com: https:///read/1036032/162/percaya-diri-dengan-gaya-hidup-syariah-1440300196/13

IAEI, (2013) Investasi Syariah Menguntungkan Dunia Akhirat. (2013, September 4). Dari

iaei-pusat.org: http://www.iaei-pusat.org/article/ekonomi-syariah/investasi-syariah-menguntungkan-dunia-dan-akhirat-?language=id

JTHawes Consulting. (2009). 5 Steps for Gap Analysis. Allen, Texas: JTHawes Consulting.

Kementerian Agama Jawa Timur. (2013). Jumlah Pemeluk Agama Tahun 2013 . Jawa Timur: Kementerian Agama Jawa Timur.

Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi. (2015). Peraturan Pendirian, Pengurusan dan Pengolahan, dan Pembubaran, Badan Usaha Milik Desa. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi.

Nathasi. (2017, Agustus 01). Gaet Turis Muslim, Pulau Madura Mulai Berbenah Hadirkan Pariwisata Halal. Dari http://www.gomuslim.co.id/: http://www.gomuslim.co.id/read/news/2017/08/01/4846/gaet-turis-muslim-pulau-madura-mulai-berbenah-hadirkan-pariwisata-halal.html

Rosy. (2017, Januari 13). Tidak Sampai Separuh Desa di Sumenep yang Bentuk BUMDes. Media Madura. Dari https://mediamadura.com/2017/01/13/tidak-sampai-separuh-desa-di-sumenep-yang-bentuk-bumdes/.

Sabarudin Akhmad, R. H. (2015). Pemetaan Potensi Industri Kreatif Unggulan Madura. Jurnal Sains, Teknologi dan Industri, 155-156.

Sumodiningrat, Gunawan., Wulandari, Ari. (2016). Membangun Indonesia dari Desa. Yogyakarta: Media Pressindo.

Tempatwisataindonesia.id. (2017, Juli 15). 41 Tempat Wisata di Madura Terbaru yang Wajib Dikunjungi. Dari tempatwisataindonesia.id: https://tempatwisataindonesia.id/tempat-wisata-di-madura/


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmu Ekonomi Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.