Description of Physical Environment and The Existence of Sarcoptes Scabiei in Nails Prisoners Skabies Patients in Block A Country Jail Surabaya

Priyani Ida Nurohmah

= http://dx.doi.org/10.20473/jkl.v10i3.2018.259-266
Abstract views = 553 times | downloads = 4641 times

Abstract


Skabies is one of the most contagious skin diseases and is caused by the Sarcoptes scabiei mite. The aims of this study was to identify the description of the environment physical conditions and the existence of Sarcoptes scabiei on the fingernails of prisoners of the penitentiary. This study was an observational research with cross sectional approach. The population was 682 prisoners and 26 samples. This sampling was determined by using purposive sampling method to select the respondents who fulfill the inclusion criteria that have been determined. Data obtained by observation sheet then analyzed descriptively. The results showed that the physical conditions of the environment in prisons that have not fulfilled the health requirements are the clean water provision, the density of occupancy and lighting. Based on nail examination, there were 2 positive people found Sarcoptes scabiei. The conclusion from this study was the condition of the water supply, the density of the occupancy and lighting was still not meet of the health requirements. Based on nail examination, there were 2 positive people found Sarcoptes scabiei. Prisons were advised to provide counseling about the skabies proliferation diseases.


Keywords


Skabies, physical environment, Sarcoptes scabiei

Full Text:

PDF

References


Akmal, S.C. (2013). Hubungan Personal Higiene Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pendidikan Islam Darul Ulum, Palarik Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah Padang Tahun 2013. Jurnal kesehatan Andalas.

Badri. (2008). Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Bandung.

Chandra, B. (2009). Ilmu Kedokteran Pencegahan dan Komunitas. Jakarta: EGC.

Ditjen Pemasyarakatan. (2017). Data terakhir penghuni Lapas pada kanwil. Jakarta.

Handoko, R. P. (2010). Skabies dalam Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin (Edisi keenam). Jakarta: FKUI.

Ibadurrahmi, H. dan Veronica, S. (2016). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Penyakit Skabies Pada Santri Di Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung Depok Februari Tahun 2016. Jurnal Profesi Medika. UPN Veteran Jakarta.

Indriasari, Peni. (2009). Faktor yang berhubungan dengan kejadian skabies. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.

International Committee of Red Cross. (2012). water, sanitation, higiene and habitat in prison (supplementary guidance). ICRC.

Jauhari, M.M. (2015). Prevalensi dan Gambaran Faktor-Faktor Resiko Terjadinya Skabies di Panti Asuhan Yayasan Amal Sosial Al-Washliyah Medan Tahun 2015. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatra Utara.

Julia, R. dan Utami, S.T.B. (2013). Hubungan Faktor Lingkungan Dan Perilaku Terhadap Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Al-Furqon Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia.

Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor Pas - 499. Pk.02.03.01 Tahun 2015 Tentang Standar Evaluasi Hunian Lapas/ Rutan.

Keputusan Menteri Kehakiman dan HAM RI No. M.01.PL.01.01 Tahun 2003 Tentang Pola Bangunan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

Lubis, D.A.F. (2015). Pengaruh Komponen Fisik Rumah Susun, Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Terhadap Penyakit Skabies Di Rumah Susun Sederhana Sewa Di Kota Medan Tahun 2015. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatra Utara.

Muttaqin, A & Kumala, S. (2011). Asuhan Keperawatan Gangguan Sistem Integumen. Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo, S., 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Pasaribu, A.H., 2013. Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Higiene Perseorangan Dengan Kejadian Skabies Di Rutan Cabang Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas Tahun 2013. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatra Utara.

Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Grand Design Penanganan Overcrowded Pada Rumah Tahanan Dan Lembaga Pemasyarakatan.

Robin, Graham-Brown, Burn T., 2005. Lecture Notes On Dermatology Edisi ke 8. Jakarta: Erlangga.

Soedarto, 2003. Zoonosis Kedokteran. Surabaya: Airlangga University Press.

Surat Edaran Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor PAS-373.PK.01.07.01 Tahun 2016, Tentang Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan Lapas, LPKA, Rutan Dan Cabang Rutan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.

Widiastuti, A. 2014. Kondisi Lingkungan dan Personal higiene dengan kejadian penyakit kulit di Asrama Pondok Pesantren “A” Kabupaten Bekasi Tahun 2014. Jurnal Kesehatan masyarakat. Universitas Indonesia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Kesehatan Lingkungan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Hasil gambar untuk by-nc-sa
JKESLING by UNAIR is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga

Kampus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Kampus C Unair, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: jurnal.keslingua@gmail.com / jkesling@fkm.unair.ac.id

Phone: +62 8222 383 6877

 

INDEX BY :

 

       

 site
stats

View My Stats

Flag Counter