Hubungan Media Komunikasi K3 dengan Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Karyawan Bagian Produksi

Lusha Ayu Astari

= http://dx.doi.org/10.20473/jphrecode.v2i2.12519
Abstract views = 474 times | views = 276 times

Abstract


One of the prevention of workplace accidents is to use a personal protective equipment (PPE), but there are still many workers who do not want to use it for various reasons. OHS communication media is one way to improved knowledge and attitudes of workers used PPE. The purpose of this study was to know the relationship between the number of OHS communication media that respondents received with the knowledge and attitude of the PPE. The study design was cross-sectional. Determination of the number of respondents used total sampling methods and get 48 respondents. Data collected by interview used a questionnaire and observation with the checklist that refers to the Workplace Safety and Health for Industrial Marine. The result of knowledge level about PPE of 88% of respondents has been good and 65% of respondents had a positive attitude to the use of PPE. OHS media communication that given by company include in enough category (73%) and the result of analysis OHS communication media with knowledge about PPE used contingency coefficient has a value of 0.412, while analysis OHS communication media with the attitude factor has a value 0,204. In conclusion, the number of OHS communications media received by employees with the level of knowledge have a moderate relationship and the number of OHS communication media received by employees with the attitude of the PPE have a weak relationship.

Keywords


OHS, PPE, Media, Communications, Attitude, Knowledge

Full Text:

PDF

References


Amin, N. R. (2013). Pengembangan Media Keselamatan Kerja di PT. Pabrik Gula Candi Baru Sidoarjo Bagian Produksi Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja. Skripsi: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Ambarwati, D. R., 2013. Faktor yang Berhubungan dengan Safety Behaviour pada Pekerja Mekanik di Workshop PT. Mandala karya Prima Nunukan Kalimantan Timur. Skripsi: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Arikunto, S., 2006. Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Paraktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Arsyad, A, 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Azwar, S., 2009. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dhasa, D. S. P., 2011. Identifikasi Penerapan Komunikasi K3 sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja (Studi Foreman di PT.PAL Indoneisia). Skripsi: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Fajar, M., 2009. Ilmu Komunikasi Teori & Praktek. 1st ed. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kirwan, D., 2015. Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Penyediaan APD dengan Penggunaan APD di PG. Candi Baru. Surabaya: Universitas Airlangga.

Megawati, I. A., 2011. Hubungan Predisposing, Enabling, dan Reinforcing Faktor dengan Perilaku K3 dalam Upaya Mencegah Kecelakaan Kerja Pada Tenaga Laboratorium Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya. Skripsi: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.

Notoatmodjo, S., 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmdjo, S., 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurlatif, Vita. 2006. Hubungan Lama Bekerja dengan Kapasitas Vital Paru Operator SPBU Sampangan, Semarang. Skripsi: Fakultas Keolahragaan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negri Semarang.

Nursalam, P., 2001. Pendekatan Praktis Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta: Sagung Seto.

Putra, S. R., 2013. Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Yogyakarta: Diva Press.

Ramli, S., 2010. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OHSAS 18001). Jakarta: PT Dian Rakyat.

Republik Indonesia, 1970, Departemen Tenaga Kerja, Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Republik Indonesia, 2003, Departemen Tenaga Kerja, Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Santoso, G., 2004. Ergonomi Manusia, Peralatan, dan Lingkungan. Sidoarjo: Prestasi Pustaka.

Siswanto, A., 1991. Alat Pelindung Diri. Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja Jawa Timur: Depnaker.

Soehoet, A. H., 2003. Dasar-dasar Jurnalistik. Jakarta: IISIP Press.

Sugiono, 2004. Statistika untuk Penelitian, Cetakan keenam. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Suma’mur. 2009. Hygiene Perusahaan & Kesehatan Kerja. Jakarta: Sagung Seto.

Tarwaka, 2014. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja). Surakarta: Harapan Press.

WHS Council, 2005. Workplace Safety and Health Manual for Marine Industries. Singapura: ASMI.

Yulaekah, S., 2007. Paparan Debu Terhirup dan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Industri Batu Kapur (Studi di Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo Kabupaten Grobogan). Tesis: Universitas Diponegoro Semarang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Journal of Public Health Research and Community Health Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

    

   

ISSN Online ISSN Cetak

JPH RECODE by PSDKU Banyuwangi, Universitas Airlangga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

My JPHRECODE Histats