Laporan Kasus: Spontaneous Chronic Corneal Epithelial Defects (SCCED) Pada Kucing Domestik

Annisa Larasati, Aulia Azka Suradi, Icha Yung Aulia, Cheptien Winda Virgiantari, Hendra Setyo Nugroho, Ajeng Aeka Nurmaningdyah

= http://dx.doi.org/10.20473/mkh.v32i1.2021.19-28
Abstract views = 642 times | downloads = 507 times

Abstract


Spontaneous Chronic Corneal Epithelial Defects (SCCED) merupakan penyakit mata yang berasal dari corneal ulcer yang tidak mengalami perbaikan dan timbulnya lapisan epitel yang melapisi kornea. Dari gejala klinis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, kucing Belang diduga mengalami superficial corneal ulcer yang ditandai dengan adanya kekeruhan pada kornea dan diteguhkan dengan pemeriksaan penunjang berupa scimer tear test dan fluorecein test. Kucing Belang diberikan terapi obat berupa antibiotik topikal berupa gentamicin 0,3 % untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder dengan pemberian 3 x sehari sebanyak 1 tetes dan juga atropine 1% dengan pemberian 2 x sehari sebanyak 1 tetes. Hasil evaluasi pengobatan selama 1 minggu, kucing Belang tidak mengalami perubahan pada korneal ulcer tersebut, mata tampak masih keruh dan terlihat adanya pembuluh darah. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, maka frekuensi pemberian obat ditingkatkan yaitu gentamicin tetes diberikan 4 x sehari sebanyak 1 tetes dan atropine 1% diberikan 3 x sehari sebanyak 1 tetes. Setelah 1 minggu, kucing Belang tidak menunjukkan adanya perbaikan, namun mengalami pembentukan lapisan diatas lapisan kornea dan didapatkan diagnosa akhir bahwa kucing Belang mengalami SCCED.

Keywords


Kucing, Mata, Ulkus kornea, SCCED

Full Text:

XML

References


Bentley E, Abrams G. A, and Covitz D. 2001. Morphology and Immunohistochemistry of Spontaneous Chronic Corneal Epithelial Defects (SCCED) in Dogs. Invest Ophthalmol Vos Sci 42 (10), 2262-2269.

Bentley, E. 2011. What to Do When Ulcers Won’t Heal : Management of Superficial, Chronic Corneal Epithelial Defects in Dogs. World Small Animal Veterinary Association World Congress Proceedings

Cullen, C.L., et al. 2005. Tear film breakup times in young healthy cats before and after anesthesia. Veterinary Ophthalmology, 8, 159–165.

Esson, D.W. 2015. Clinical Atlas of Canine and Feline Ophthalmic Disease. USA: Willey Blackwell

Gelatt, K., B. Gilger, T. Kern. 2013. Veterinary Ophthalmology. Fifth Edition Volume I and Volume II. Wiley-Blackwell.

Little, S. 2011. The Cat Clinical Medicine and Management. UK: Saunders

Ramsey, I. 2017. Small Animal Formulary 9th edition canine and feline: BSAVA

Schoster J. V. 2009. Complicated Corneal Ulcers Microbial Keratitis. Univerisity of Wisconsin USA.

Stades, F.C. 2007. Ophthalmology for The Veterinary Practitioner. Germany: Schlutersche


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Media Kedokteran Hewan Indexed by:

                  

Editorial Office

Media Kedokteran Hewan
Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga
Kampus C Universitas Airlangga, Mulyorejo, Surabaya 60115, East Java 
Email: medvetj@journal.unair.ac.id

StatCounter - Free Web Tracker and Counter
View My Stats

Creative Commons License
Media Kedokteran Hewan by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.