Skrining Kanker Serviks dengan Pemeriksaan Pap Smear di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya dan Rumah Sakit Mawadah Mojokerto

skrining pap smear IVA prevalensi lesi prekanker serviks.

Authors

  • Gondo Mastutik
    gondomastutik@gmail.com
    Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Rahmi Alia Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Alphania Rahniayu Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Nila Kurniasari Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Anny Setijo Rahaju Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Indonesia
  • Sjahjenny Mustokoweni Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga, Indonesia

Downloads

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi lesi prekanker serviks dengan cara melakukan skrining kanker serviks menggunakan pemeriksaan Pap smear.

Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan metode pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 140 wanita, terdiri dari 90 orang dari Puskes-mas Tanah Kali Kedinding Surabaya, dan 50 orang dari Rumah Sakit Mawadah Mojokerto, dengan usia 20-70 tahun. Pemeriksaan spesimen sitologi serviks dengan pengecatan Papaniculaou dan klasifikasi hasil pemeriksaaan sitologi berdasar-kan klasifikasi Papaniculaou dan sistim Bethesda. Pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) adalah metode lain untuk skrining kanker serviks dilakukan dengan mengoleskan asam asetat 5% pada area serviks dan melakukan pengamatan satu menit kemudian.

Hasil: Hasil pemeriksaaan Pap smear menunjukkan Papaniculaou kelas I (sama dengan normal pada klasifikasi sistim Bethesda) yaitu 12.1%, kelas II (sama dengan NILM pada klasifikasi sistim Bethesda) yaitu 86, 4%, dan kelas III (sama dengan LSIL pada klasifikasi sistim Bethesda) yaitu 1,4%. Hasil pemeriksaan IVA menunjukkan 6,43% positif dan 93,57% negatif. Hasil pemeriksa-an IVA positif terdapat pada 9/140 orang yang merupakan proses keradangan dan infeksi, bukan merupakan lesi prekanker.

Simpulan: Prevalensi lesi prekanker yaitu 1,4%. Pemeriksaan IVA menunjukkan hasil positif semu yang disebabkan oleh proses radang atau infeksi pada serviks. 

Most read articles by the same author(s)