Gambaran Self Efficacy Anggota Keluarga Yang Mengalami Stigma Selama Merawat Penderita Gangguan Jiwa Di Kecamatan Buduran, Sidoarjo

Fara Farina, Ah Yusuf, Sylvia Dwi Wahyuni

= http://dx.doi.org/10.20473/pnj.v2i2.20402
Abstract views = 174 times | downloads = 106 times

Abstract


Pendahuluan: Stigma yang didapatkan penderita gangguan jiwa dari masyarakat juga dirasakan oleh keluarga, mereka akan merasa sedih, malu, takut, dan merasa tidak leluasa melakukan banyak aktivitas diluar. Beban psikologis yang dirasakan oleh keluarga yang merawat dapat mempengaruhi keadekuatan self efficacy dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini Menjelaskan gambaran self efficacy keluarga yang mengalami stigma selama merawat penderita gangguan di Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Metode: Jenis desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif fenomenologi dengan partisipan sebanyak 15 orang yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Teknik pengambilan data yang digunakan berupa indepth interview. Data dianalisis menggunakan teknik Colaizi. Data didapatkan dengan melakukan wawancara secara mendalam kepada partisipan.

Hasil: penelitian ini menghasilkan gambaran self efficacy anggota keluarga yang merawat penderita gangguan jiwa didasarkan pada besaran masalah yang dirasakan berupa stigma masyarakat pada dimensi magnitude, sehingga terbentuk mekanisme koping baik adaptif ataupun maladaptif pada dimensi strength, menghasilkan cakupan perilaku yang cukup terbatas pada dimensi generality, dan harapan para anggota keluarga dalam kesembuhan penderita dan pemaknaan kondisi.

Kesimpulan: suatu keluarga yang memiliki sanak-saudara sebagai penderita gangguan jiwa rentan memiliki self efficacy yang tidak adekuat disebabkan adanya perilaku yang tidak wajar dari penderita. Stigma masyarakat yang berkembang turut dirasakan keluarga dan menjadi beban psikologis. Kondisi demikian mampu mempengaruhi gambaran self efficacy anggota keluarga yang merawat penderita gangguan jiwa.


Keywords


self efficacy; stigma; keluarga; gangguan jiwa

Full Text:

PDF

References


Asti et al. (2016) ‘Publik Stigma Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa Di Kabupaten Kebumen’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 12(3), pp. 176–188

Bachri, B. S. (2010) ‘Meyakinkan Validitas Data Melalui Triagulasi Pada Penelitian Kualitatif’, Technology Education Journal, 10(1), pp. 46–62. doi: 10.1080/10543400902964100.

Butt, L. et al. (2010) ‘Stigma dan HIV/AIDS di Wilayah Pegunungan Papua.’, 3.

Erlina, Soewadi and Pramono, D. (2010) ‘Determinan terhadap timbulnya

skizofrenia pada pasien rawat jalan di rumah sakit jiwa H.B Saanin’, Jurnal berita kedokteran masyarakat. Padang Sumbar, 26, pp. 63–70.

Fathiyah, K. N. (2016) ‘Stigma dan keinginan mencari bantuan psikologis di layanan profesional: Meta analisis’, Seminar ASEAN 2nd Psychology & Humanity, pp. 19–20.

Fitryasari Rizki et al. (2018). Pengalaman Keluarga dalam Merawat Anak dengan Autisme di Sekolah Kebutuhan Khusus Bangun Bangsa Surabaya. Depok. Universitas Indonesia

Feist, J. & Feist, J. G. (2008) Theories of Personality. 6th edn. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Feldman, R. (2012) Pengantar Psikologi. 10th edn. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika.

Fitrikasari, A., dkk (2012) ‘Family members' perspective of family Resilience's risk factors in taking care of schizophrenia patients’, Nursing Faculty, Airlangga University, Surabaya, Indonesia, pp. 255-261.

Frisch, N. and Frisch, A. (2011) Manajemen Strees, Cemas, dan Depresi. 4th edn.Jakarta: Gaya baru.

Guba, E. and Lincoln, Y. (1985) ‘No Title’, Naturalistic Inquiry, (Beverly Hills: Sage).

Hardy, A. et al. (2005) ‘Trauma and Hallucinatory Experience in Psychosis.’, Journal of Nervous & Mental Disease, pp. 501–507.

Herdiyanto, Y. K., Tobing, D. H. and Vembrianti, N. (2017) ‘Stigma Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa di Bali’, Inquiry Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), pp. 121–132.

Hunter et al. (2010) ‘The state of tranquility: Subjective perception is shaped by contextual modulation of auditory connectivity’, Neuro Image, 53, pp. 611–618.

ILEP, 2011. Guidelines to Reduce Stigma: Guide 1. London: The International Federation of Leprosy Association (ELIP) and The Netherlands Leprosy Relief (NLR).

Kahl, Y., & Jungbauer, J. (2014). Challenges and Coping Strategies of Children with Parents Affected by Schizophrenia : Results from an In-Depth Interview Study, 181–196. https://doi.org/10.1007/s10560-013-0316-2

Katona, C., Cooper C., dan R. M. (2012) At a Glance Psikiatri. 4th edn. Jakarta: Erlangga.

Keliat (2011) Manajemen Kasus Gangguan Jiwa. Jakarta: EGC.

Lenz, E. R. & Baggett, L. M. S. (2002) Self Efficacy in Nursing: Research and Measurement Perspectives., Sringer Publishing Company. New York.

Luka, E. (2008) ‘Understanding The Stigma of Leprosy’, Southern Sudan Medical Journal, 3, pp. 45–48.

Major, B. & O’Brien, L. (2005) ‘The social psychology of stigma’, (Annual review of psychology), p. 393–421.

Marfuah, D., Noviyanti, R. (2017) ‘Kemampuan Keluarga Merawat Pasien

Skizofrenia Dengan Gejala Halusinasi’, Universitas Muhammadiyah Magelang, 6.

Marror, D.J. (2017). Bentuk Dukungan Sosial Bagi Penderita Gangguan Jiwa Berat Skizofrenia (Studi pada Pasien Pasca Rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta). Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta

Mohr, W. . (2003) Psychiatric mental health nursing. 5th edn. USA: Lippincott 7.

Muharram, H. Z. and Kahija, Y. F. La (2018) ‘Melantas Batas Diri : Studi Kasus Resosialisasi Eks-Pasien Skizofrenia Paranoid Pasca Rawat Inap Menggunakan Pendekatan Thematic Analysis’, Empati, 7(April), pp. 266–277

Nasriati, R. (2017) ‘Stigma Dan Dukungan Keluarga Dalam Merawat Orang

Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)’, jurnal Ilmiah Ilmu - Ilmu Kesehatan, XV(1), pp. 56–65.

National Institute of health (2013) Common Genetic Factors Found in 5 Mental Disorders. USA.

Nursalam (2015) Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. 4th edn. Jakarta: Salemba Medika.

Pajares, F. & Urdan, 2006. Self Efficacy Beliefs of Adolescent. USA: Information Age Publishing.

Pebrianti, L., Mubin, F. & Hidayati, T. N. (2012) ‘Pengalaman Stigma Pada

Penderita Gangguan jiwa di Kota Semarang’, Skripsi.

Purnama, G., Yani, D. I. and Sutini, T. (2016) ‘Gambaran Stigma Masyarakat Terhadap Klien’, Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(1), pp. 29–37. doi: 10.17509/jpki.v2i1.2850.

Putriyani, D. and Sari, H. (2014) ‘Stigma of the Society Towards People With Mental Disorders in Kuta Malaka Sub-District Great Aceh Regency’.

Riskesdas (2018) ‘HASIL UTAMA RISKESDAS 2018’.

Rosdiana, Y. et al. (2018) ‘Pengetahuan sebagai Faktor Dominan Efikasi Diri Kader dalam Melakukan Deteksi Dini Gangguan Jiwa Knowledge as the Dominant Factor in Improving Self-Efficacy of Cadre in Performing Early Detection of Mental Disorder’, 30(2), pp. 138–141.

Sari Novia, D.P. Hidayanti, E. Hidayati, T.N. (2018). Tingkat Pengetahuan,

Persepsi, dan Sikap Masyarakat Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Universitas Muhammadiyah Semarang

Sosha, G. . (2010) ‘Employment Of Collaizi’s Strategy In Descriptive

Phenomenology; A reflection Of A Researcher’, European Scientific Journal, 8, p. 27.

Subu, Arsyad. M, et al. (2016). Stigmatisasi dan Perilaku Kekerasan pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Indonesia. Jurnal Keperawatan Indonesia, pp 191-199.

Sulastri (2018) ‘Kemampuan Keluarga dalam Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa’, 9(April), pp. 131–137.

Sumantri, H. (2015) Metodologi penelitian kesehatan. Prenada Media.

Suryani, S. (2015) ‘Makalah Oleh’, Universitas Padjadjaran, (October 2013).

Tarigan, N. P. (2013) ‘MASALAH GANGGUAN JIWA DAN DISKRIMINASI

SERTA STIGMATISASINYA DI INDONESIA’, HUMANIORA, 4(45), pp. 433–444.

Whitfield, C., Dubeb, S., Felitti, V. & Anda, R. (2005) ‘Adverse childhood

experiences and hallucinations.’, Child Abuse & Neglect, 29, p. 797–810.

Yusuf, A. et al. (2017) Riset Kualitatif Dalam Keperawatan. Jakarta: Mitra Wacana Medika.

Yusuf, A., Putra, S. . and Probowati, Y. (2012) ‘Peningkatan Coping Keluarga Dalam Merawat Pasien Gangguan Jiwa Melalui Terapi Spiritual Direction, Obedience, Dan Acceptance (Doa).’, Journal Ners, 7(2).

Yusuf, H. (2017) ‘Masalah Psikososial Keluarga dan Peranan Psikoedukasi dalam Peningkatan Kualitas Hidup Bekas Pesakit Mental’, Asian Social Work Journal, 2(2), pp. 19–25.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This journal is indexed by:

 

 

 

This journal is published by:

 

Faculty of Nursing Universitas Airlangga

 

Creative Commons License

This journal (p-ISSN:2656-3894e-ISSN:2656-4637) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View My Stats