SUMBANGSIH WERDA NOTARIS DALAM ORGANISASI IKATAN NOTARIS INDONESIA

Laurensius Arliman S

= http://dx.doi.org/10.20473/ydk.v30i3.1770
Abstract views = 633 times | views = 1091 times

Abstract


Notary joins an organization called Indonesian Notaries Association. Indonesian Notary Association membership consists of ordinary members, active and werda notary; Extraordinary Members, any person who has passed the master degree of notary or special notary education programs and registered as members of the association; and Honorary Member. werda active role in the indonesian notaries association, namely: 1) role views of the rights and obligations as a regular member Indonesian notaries association; 2) their role in the Congress; 3) their role in the Regional Conference; 4) role in Regional Conference. werda Notary from the point of legal logic, who no longer holds a notary protocol, if called upon by law enforcement for the purposes of the examination with regard to the deeds made Notary Law. If summoned by law enforcement for the purpose of examination relating to the deeds he / she has ever made in a criminal case, the provisions of Article 66 of the Notary Office Law shall apply.

Keywords


Contribution; Werda Notary; Indonesian Notaries Association.

Full Text:

PDF

References


Buku

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Balai Pustaka).

Habib Adjie, Kompilasi Peraturan Perundang-Undangan Jabatan Notaris (Pustaka Zaman 2011).

Najmi Kamil Darusman, Tinjauan Yuridis Mengenai Peran Werda Notaris Sebagai Anggota Biasa Ikatan Notaris Indonesia (Magister Kenotariatan Universitas Indonesia 2013).

Jurnal

Azmi Fendri, ‘Kedudukan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Pendaftaran Tanah Dalam Perspektif Negara Hukum’ (2014) 21 Jurnal Yustisia.

David Anthony, ‘Teropong Gerakan Studi Hukum Kritis (Critical Legal Studies Movement) Terhadap Praktek Hukum Indonesia’ (2008) 2 Jurnal Ultimatum.

Eddy O.S Hiariej, ‘Pengaturan Asas Non Retroaktif (Asas Legalitas) Dalam Konstitusi: Suatu Kajian Perbandingan’ (2008) I Jurnal Konstitusi.

——, ‘Menyoal Penegakan Hukum Dalam Sistem Peradilan Pidana Di Indonesia: Suatu Pendekatan Teoritis-Empiris’ (2009) II Jurnal Konstitusi.

Endang Purwaningsih, ‘Penegakan Hukum Jabatan Notaris Dalam Pembuatan Perjanjian Berdasarkan Pancasila Dalam Rangka Kepastian Hukum’ (2011) 2 Jurnal Adil.

——, ‘Hukum Notaris Indonesia Tafsir Tematik Terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris, Dalam Edita Simamora, “Unsur-Unsur Notaris Dalam Penguatan Ikatan Notaris Indonesia’ (2013) 4 Jurnal Advokasi.

Herini Siti Aisyah, ‘Pengaturan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil Di Indonesia’ (2005) 20 Yuridika.

Liliana Tedjosaputro, Etika Profesi Notaris Dalam Penegakan Hukum Pidana (Bayu Grafika 1995).

Nofriandi, ‘Penyelesaian Kredit Macet Dengan Agunan Fiktif Di PT. Bank Mayapada Internasional Tbk (Studi Kasus Kredit Mikro Pada Divisi Mayapada Mitra Usaha Pasar Pagi Arenka Pekanbaru’ (2013) 1 Jurnal Minuta.

Pieter Latumeten, ‘Apakah Pasal 66 Undang-Undang Jabatan Notaris Berlaku Bagi Werda Notaris, Notaris Pengganti, Notaris Pengganti Khusus Dan Pejabat Sementara Notaris?’ [2007] Majalah Renvoi.

Saldi Isra; Feri Amsari, ‘Perubahan Konstitusi Melalui Tafsir Mahkamah Konstitusi’ (2008) 1 Jurnal Konstitusi.

Sukanda Husin dan Yandriza, ‘Peranan Filsafat Ilmu Dalam Pengembangan Filsafat Hukum Dan Hukum Lingkungan Indonesia’ (2015) 22 Jurnal Yustisia.

Tan Thong Kie, ‘Studi Notariat Dan Serba Serbi Praktek Notaris, Dalam Nina Rahmadhani Khadar, “Balik Nama Sertipikat Hak Milik Atas Tanah Berdasarkan Penetapan Pengadilan Negeri Jambi: Studi Perkara Perdata Nomor: 72/Pdt.P/2006/P.N.Jbi’ (2013) 1 Jurnal Minuta.

Teguh Sulistia, ‘Perkembangan Makna “The White Collar Crime” Dalam Aspek Sosio-Kriminologis’ (2012) IX Jurnal Delicti.

Yuliandri, ‘Membentuk Undang-Undang Berkelanjutan’ (2009) II Jurnal Konstitusi.

Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 2 tahun 2014 Tentang Perubahan UUJN Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris.

Ikatan Notaris Indonesia, Kode Etik Notaris, Kode Etik Hasil Kongres Luar Biasa Ikatan Notaris Indonesia disusun oleh Tim Perumus Kode Etik dan ditetapkan di Bandung pada tanggal 28 Januari tahun 2005.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Yuridika

Yuridika (ISSN: 0215-840X | e-ISSN: 2528-3103) by http://e-journal.unair.ac.id/index.php/YDK/index under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Statcounter :

View My Stats

Yuridika has been indexed by:

Yuridika Official Partner :

 

Full Indexed Service