Hubungan antara Menonton Film Kekerasan dengan Agresivitas pada Remaja Awal

agresivitas film kekerasan remaja

Authors

Agresivitas sebuah ledakan emosi yang menjadi sebuah reaksi atas terjadinya kegagalan individu yang dapat dimunculkan melalui tindakan penghancuran kepada orang lain maupun benda, dengan unsur kesengajaan yang dimanifestasikan secara verbal atau perlakuan non-verbal. Agresivitas merupakan suatu perilaku yang ditujukan untuk menyakiti objek yang menjadi sasaran agresif, baik dalam bentuk verbal ataupun perlakuan non-verbal. Di kalangan remaja, wujud agresivitas ini sering dalam wujud tawuran antarpelajar dengan saling menyerang menggunakan senjata tajam, berkelahi antarteman, merusak fasilitas umum, bahkan sampai melakukan pembunuhan. Pengumpulan data menggunakan skala menonton film kekerasan dan skala Agresivitas. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Bivariate Pearson dan memanfaatkan bantuan SPSS versi 20 for windows. Hasil dari penelitian ini diperoleh koefisien korelasi sebesar 0.312 dengan nilai p-value sebesar 0.00. Terdapat hubungan yang bersifat positif, sehingga semakin tinggi menonton film kekerasan maka semakin tinggi agresivitas pada remaja. Kesimpulan penelitian ini ialah remaja yang menonton film kekerasan memiliki tingkat agresivitas yang sedang.