ANALISIS SEMANTIK PADA NAMA-NAMA SATE KHAS JAWA TIMUR
Downloads
Penelitian ini mengkaji nama-nama sate di Jawa Timur dari perspektif semantik untuk mengungkap makna dan nilai-nilai sosial budaya yang terkandung di dalamnya. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis 22 nama sate yang diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan sate di Jawa Timur dapat diklasifikasikan berdasarkan keserupaan, plesetan, sifat khas, bahan, dan inovasi. Makna di balik nama-nama tersebut mencerminkan kearifan lokal, kreativitas linguistik, dan nilai-nilai sosial budaya masyarakat Jawa Timur. Analisis semantik mengungkapkan bahwa nama-nama sate tidak hanya berfungsi sebagai penanda kuliner, tetapi juga sebagai representasi identitas, humor, dan filosofi masyarakat setempat. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa penamaan sate sering kali mengandung unsur metafora yang menggambarkan karakteristik hidangan atau konteks sosial budayanya. Keberagaman strategi penamaan yang ditemukan juga mencerminkan adaptabilitas bahasa dan budaya Jawa Timur dalam menghadapi perubahan dan inovasi kuliner, sambil tetap mempertahankan identitas lokal. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana bahasa, khususnya dalam penamaan kuliner, dapat menjadi cerminan dinamika sosial dan budaya suatu masyarakat, serta berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan antara bahasa, makanan, dan identitas budaya.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1. Copyright of this journal is possession of Editorial Board and Journal Manager, by the knowledge of author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. Legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-ShareAlike (CC BY-NC-SA),implies that publication can be used for non-commercial purposes in its original form.
3. Every publications (printed/electronic) are open access for educational purposes, research, and library. Other that the aims mentioned above, editorial board is not responsible for copyright violation.