VARIASI PILIHAN BAHASA PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN PROBOLINGGO: KAJIAN ETNOGRAFIS

Annisa Zuhria Sugeha

= http://dx.doi.org/10.20473/etno.v1i2.7397
Abstract views = 293 times | views = 403 times

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang (1) bentuk pilihan variasi kode pada domain yang berbeda dari masyarakat Probolinggo; (2) ranah sosial dari penggunaan dialek Jawa Madura; (3) bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi sebagai bentuk pilihan kode di masyarakat Probolinggo; (4) faktor penentu dalam pilihan variasi kode; dan (5) pola jaringan sosial yang terjadi di aktivitas komunikasi antara masyarakat Probolinggo. 

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis etnografis. Fokus penelitian ini adalah mengamati latar tempat masyarakat melakukan berbagai kegiatan, baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja maupun di lingkungan tempat tinggalnya. Data penelitian yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa informasi dalam bentuk tuturan. Kegiatan penelitian ini terbatas hanya mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Probolinggo, yaitu Kraksaan, Paiton dan Tongas.
Hasilnya adalah (1) variasi bentuk pilihan bahasa pada masyarakat dwibahasawan Jawa dialek Madura-Indonesia di Kabupaten Probolinggo mencakup: (a) pilihan variasi kode, (b) pilihan kode tingkat tutur yang berupa bebasan dan pasaran, (c) pilihan bahasa yang berbentuk ragam formal dan nonformal; (2) penggunaan bahasa pada masyarakat dwibahasawan di Kabupaten Probolinggo terjadi dalam berbagai ranah sosial (kekeluargaan, pekerjaan, pendidikan, keagamaan, dan ketetanggaan); (3) pilihan bahasa pada masyarakat Kabupaten Probolinggo ditandai dengan adanya peristiwa alih kode dan campur kode; (4) faktor yang mempengaruhi pemilihan bahasa penutur meliputi kepribadian, jenis kelamin, usia, dan kemampuan berbahasa. Dalam memilih kode bahasa, penutur tidak mungkin mengabaikan kondisi mitra tutur; (5) pola jaringan sosial yang terbentuk ditandai dengan tiga simpul, yaitu: (a) perbedaan status sosial, (b) kehadiran penutur ketiga, dan (c) penciptaan jarak sosial.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Etnolingual

This journal is indexed by:

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

 

View Etnolingual Stats