KURANGNYA ASUPAN ENERGI DAN LEMAK YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI KURANG PADA BALITA USIA 25-60 BULAN

Ardian Nurdianto Firman, Trias Mahmudiono

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v13i1.2018.50-60
Abstract views = 698 times | views = 472 times

Abstract


The prevalence of underweight in 2010 to 2013 has increased percentage by 17.9% to 19.6%. Household food security and food intake were factors that can affect nutritional status of children.The aim of the study was to analize the relationship between status of household food security, energy and fat intake with nutrititional status of children. This was a cross sectional study with 40 samples selected using simple random sampling technique. Subject in this study was the fisherman family whose toddlers age 25-60 months. The data were collected by interview using questionaires, and were analyzed using linier regression and spearmen test. The result showed that 55% of households were facing food insecurity and 45% households were food insecure with severe hunger. Nutritional status of children (72,5%) were normal and (27,50%) wereunderweight. Energy intake has a significant relationship with nutritional status of children (p = 0,007) and fat (p=0,03).


Keywords


household food security, nutritional status, intake energy and fat

Full Text:

PDF

References


Arisman. 2004. Gizi dalam Daur Kehidupan. Gizi Anak. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC, hal 56-8

Badan Pusat Statistik, 2016. Kecamatan Bulak dalam Angka 2016. Badan Pusat Statistik: Surabaya

Bickel, G., Nord, M., Pice C., and Hamilton., 2000. Guide to measuring household food security, Revised 2000. Alexandria VA: U.S. Department of Agriculture, Food and Nutrition Service.

Burhani, P.A., Oenzil, F. dan Revilla, G., 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dan Tingkat Ekonomi Keluarga Nelayan dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 5(3).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Lembaga Penerbitan Badan Litbangkes

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2011. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1995. MENKES/SK/XII/2010 Tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak, Jakarta: Kemenkes RI, hlm 1-24

Lindawati, L. and Saptanto, S., 2014. Analisis Tingkat Kemiskinan dan Ketahanan Pangan Berdasarkan Tingkat Pengeluaran Konsumsi pada Rumah Tangga Pembudidaya Ikan (Studi Kasus Di Desa Sumur Gintung, Kabupaten Subang, Jawa Barat). Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 9(2), hal.195-206.

Muflikhati, I., Hartoyo, U.S., Fahrudin, A. dan Puspitawati, 2010. Kondisi Sosial Ekonomi dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga: Kasus di Wilayah Pesisir Jawa Barat. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 3(1), pp.1-10.

Ningsih, M. and Damayanti, Y., 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pola Konsumsi Pangan dan Gizi Rumah Tangga Nelayan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Sosio Ekonomika Bisnis. ISSN, hal.1412-8241.

Primyastanto, M., Efani, A., Soemarno, S. and Muhammad, S., 2013. Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pendapatan Dan Pengeluaran Nelayan Payang Jurung Di Selat Madura. WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora, 16(1), hal.15-23.

Putri, W.W., Sakung, J.M. and Suleiman, R., 2016. Hubungan Tingkat Konsumsi Energi dan Protein dengan Status Gizi Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu. PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2)

Rachman, H.P.S., 2016. Aksesibilitas Pangan: Faktor Kunci Pencapaian Ketahanan Pangan di Indonesia. JURNAL PANGAN, 19(2), pp.147-156.

Regar, E. and Sekartini, R., 2014. Hubungan Kecukupan Asupan Energi dan Makronutrien dengan Status Gizi Anak Usia 5-7 Tahun di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur Tahun 2012. eJournal Kedokteran Indonesia.

Rohaedi, S., Julia, M. and Gunawan, I.M.A., 2016. Tingkat ketahanan pangan rumah tangga dengan status gizi balita di daerah rawan pangan Kabupaten Indramayu. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 2(2), pp.85-92.

Saliem, H.P. dan Ariani, M., 2016, August. Ketahanan pangan, konsep, pengukuran dan strategi. In Forum penelitian Agro Ekonomi (Vol. 20, No. 1, pp. 12-24).

Sari, A.K., 2011, Faktor yang berhubungan dengan ketahanan pangan rumah tangga pada masyarakat nelayan di Kelurahan Sukolilo Kecamatan Bulak Kota Surabaya. Skripsi. Universitas Airlangg.

Sari, A.K., dan Andrias, D.R., 2013, Faktor sosial ekonomi yang berhubungan dengan ketahanan pangan rumah tangga nelayan perkotaan di Surabaya, Media Gizi Indonesia. Vol. 9, No. 1 Januari-Juni 2013 : hlm. 54-59.

Sukandar, D., Khomsan, A., Hadi, R., Anwar, F. danEddy, S., 2006. Studi Ketahanan Pangan pada Rumah Tangga Miskin dan Tidak Miskin. Gizi Indonesia, 1(29).

Sukiyono, K., I. Cahyadinata, dan Sriyoto, 2008. Status Wanita dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Nelayan dan Petani Padi di Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu Jurnal Argo Ekonomi, 26(20) : 191-207

Tajerin, T., Sastrawidjaja, S. and Yusuf, R., 2011. Tingkat Kesejahteraan Dan Ketahanan Pangan Rumahtangga Nelayan Miskin: Studi Kasus di Kelurahan Marunda Baru, DKI Jakarta dan Desa Tanjung Pasir, Banten. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 6(1), hal.83-102.

UNICEF, 2013. Improving Child Nutrition. UNICEF : World Bank Publication

Widyaningsih, E. and Muflikhati, I., 2015. Alokasi Pengeluaran dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga Pada Keluarga Nelayan Bagan. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 8(3), hal.182-192

Wong, DL dan Whaley, L. 2008. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta:EGC

Yuliana, P., Zakaria, W.A. and Adawiyah, R., 2013. Ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmu-IlmuAgribisnis,1(2)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

 

  

View My Stats