ANALISIS KUALITAS FISIK RUMAH DENGAN KEBERADAAN MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS DI UDARA

Elsya Kurniawati, Lilis Sulistyorini

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v13i1.2018.13-25
Abstract views = 1902 times | downloads = 3552 times

Abstract


Tuberculosis (TB) cases in Indonesia are most prevalent in West Java, East Java, and Central Java Provinces. TB cases in those provinces accounted for 38% of all incident TB cases in Indonesia. Transmission of the disease is influenced by environmental factors and unhealthy behavior. Environmental factors that affect the incidence of TB such as temperature, humidity, and natural lighting. This was an observational research, using case-control study design. Data then compared with the Regulation of Health Minister Republic Indonesia No. 1077 in 2011 about Guideline for Air Sanitation in the Home Space and Decision of Health Minister Republic Indonesia No. 829 in 1999 about Housing Health Requirement. Samples were taken by pusposive sampling with a sample size of 10 houses of pulmonary TB patients and 10 home instead of pulmonary TB patiens. Data collection using observation sheet and measurement. Air sampling using Microbial Air Sampler (MAS), then samplees sent to the laboratory for examination of Mycobacterium tuberculosis bacteria. The result showed that most of the temperature, humidity, natural lighting, wide ventilation, and light intensity in the home of tuberculosis patiens not eligible. Mycobacterium tuberculosis was found in all TB home patients. People should maintain the cleanliness of the house by cleaning the floor with disinfectant and adding ventilation to improve air circulation and the sunlight can enter the room.


Keywords


Physical quality of the house, Mycobacterium tuberculosis, lung tuberculosis

Full Text:

PDF

References


Adnani, H & Mahastuti, A 2006, ‘Hubungan Kondisi Rumah dengan Penyakit TBC Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Karangmojo II Kabupaten Gunung Kidul Tahun 2003-2006’, Jurnal Kesehatan Surya Medika Yogyakarta.

Anggraeni, Saffira, K, Raharjo, M & Nurjazuli 2015, ‘Hubungan Kualitas Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Gondanglegi Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 3, no. 1.

Ayomi, AC, Setiani & Joko 2012, ‘Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah dan Karakteristik Wilayah sebagai Determinan Kejadian Penyakit TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua’, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 11, no. 1.

Bawole, S.T.T, Rattu A.J.M & Posangi, J 2014, ‘Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah terhadap Kejadian TB Paru di Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa’, Jurnal Kedokteran.

Crofton, J, Horne, Norman, Miller & Fred 2002, TB Klinis. Edisi II. Widya Medika, Jakarta.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya 2014, ‘Profil Kesehatan Kota Surabaya’, Surabaya, Dinas Kesehatan.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya 2015, ‘Profil Kesehatan Kota Surabaya’, Surabaya, Dinas Kesehatan.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya 2016, ‘Profil Kesehatan Kota Surabaya’, Surabaya, Dinas Kesehatan.

Ditjen P2PL 2014, ‘Pedoman Nasional Pengendalian TB’ Jakarta, Kemenkes.

Fahreza, EU 2012, ‘Hubungan Antara Kualitas Fisik Rumah dan Kejadian Tuberkolosis Paru dengan Basil Tahan Asam Positif di Balai Kesehatan Paru Masyarakat Semarang’, Jurnal Kedokteran Muhammadiyah’, vol. 1, no. 1 pp. 9-13.

Fatimah, S 2008, ‘Faktor Kesehatan Lingkungan Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian TB paru di Kabupaten Cilacap (Kecamatan: Sidareja, Cipari, Kedungreja, Patimuan, Gandrungmangu, Bantarsari) Tahun 2008, Tesis Kesehatan Lingkungan, Diponegoro University, Semarang, Indonesia.

Girsang, M 2013, ‘Mycobacterium Penyebab Penyakit Tuberculosis serta Mengenal Sifat-sifat Pertumbuhannya di Laboratorium’.

Gunawan, R 2009, Rencana Rumah Sehat, Kanisius, Yogyakarta.

Izzati, S, Masrul, B & Julizar, N 2015, ‘Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja

Puskesmas Andalas Tahun 2013’, Jurnal Kesehatan Andalas, vol. 4, no. 1, pp. 267.

Jawetz, Melnick & Adelberg’s 2008, Mikrobiologi Kedokteran Edisi 23, Kedokteran EGC, Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2011, ‘Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis’, Kemenkes, Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 2015, ‘TOSS TB: Temukan TB Obati Sampai Sembuh’, Kemenkes, Jakarta.

Kenedyanti, E 2017, ‘Analisis Kondisi Fisik Rumah, Perilaku, Keberadaan Mycobacterium tuberculosis dengan Kejadian TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Mulyorejo, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya’, Skripsi Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 829 Tahun 1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. Jakarta: Kepmenkes.

Kurniasari, Riana AS, Suhartono, Cahyo & Kusyogo 2012, ‘Faktor Risiko Kejadian TB Paru di Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 11, no. 2.

Kurniawati, E 2018, ‘Analisis Kualitas Fisik Rumah dan Perilaku terhadap Keberadaan Mycobacterium tuberculosis di Udara dalam Rumah di Wilayah Kerja Puskesmas Pacarkeling Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya’, Skripsi Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia.

Laban, YY 2008, TBC (Penyakit dan Cara Pencegahannya), Kanisius, Yogyakarta.

Lahabama, J, Abdul, SMD & Agus, F 2013, ‘Hubungan Kepadatan Hunian Rumah terhadap Penularan Tuberkulosis Paru di Kota Pontianak Tahun 2010-2011’, Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura, vol.3, no. 1.

Lanus, IN, I Nyoman S, I Nyoman S 2012, ’Hubungan antara Sanitasi Rumah dengan Kejadian TB Paru di Kabupaten Bangli Tahun 2012’, Jurnal Kesehatan Lingkungan, vol. 4, no. 2.

Muttaqin, A 2012, Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan, Salemba Medika, Jakarta.

Noorkasiani, Heryati & Rita, I 2009, Sosiologi Keperawatan, Kedokteran EGC, Jakarta.

Novita, SE 2016, ‘Analisis Hubungan Karakteristik Individu dan Kondisi Rumah dengan TB Paru BTA Positif di Puskesmas Kunti Kabupaten Ponorogo’, Skripsi Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya Indonesia.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1077 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyehatan Udara dalam ruang Rumah. Jakarta: Permenkes.

Siregar, MP, Wirsal, H & Taufik, A 2012, ‘Hubungan Karakteristik Rumah dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Simpang Kiri Kota Subulussalam Tahun 2012’, Jurnal Lingkungan dan Kesehatan Kerja, vol. 2, no. 2.

Suryo, J 2010, Herbal Penyembuh Gangguan Sistem Pernapasan, B First, Yogyakarta.

Widyawatiningtyas, N 2016, ‘Hubungan Sanitasi Rumah dan Karakteristik Responden Penderita dan Non-Penderita TB Paru terhadap Keberadaan Mycobacterium tuberculosis di Udara dalam Rumah (Studi Dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Bulak Banteng)’, Skripsi Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia.

World Health Organization 2016. Global Tuberculosis Report. Geneva.

Wulandari, AA, Nurjazuli, M & Sakundarno, A 2015, ‘Faktor Risiko dan Potensi Penularan Tuberkulosis Paru di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah’, Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 14, no. 1.

Wulandari, S 2012, ‘Hubungan Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru’, Unnes Journal of Public Health, vol. 1, no. 1.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

   

View My Stats