Evaluasi Beberapa Desain Pipa Mikropori Sebagai Sistem Aerasi Dalam Budidaya Ikan Lele (Clarias gariepinus) Intensif Berbasis Teknologi Bioflok

Sumitro Sumitro, Arfan Afandi, Kurniawan Wahyu Hidayat, Rifqah Pratiwi

= http://dx.doi.org/10.20473/jafh.v9i2.16692
Abstract views = 113 times | downloads = 198 times

Abstract


Teknologi bioflok dapat memperbaiki kualitas air pada sistem budidaya ikan lele intensif dan bioflok juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan tambahan bagi ikan. Namun adanya kebutuhan oksigen bakteri heterotrof yang sangat banyak pada teknologi bioflok mengakibatkan kandungan oksigen terlarut pada media pemeliharaan relatif rendah sehingga dapat menghambat pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan pipa mikro-pori sebagai diffuser aerasi pada budidaya ikan lele intensif berbasis teknologi bioflok. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah bentuk atau model difuser pipa mikro-pori berbentuk linear pada sistem bioflok (BFT L), diffuser bentuk sirkular (BFT S), diffuser paralel (BFT P), serta batu aerasi sebagai kontrol (BFT K). Hasil penelitian menunjukkan pipa mikro-pori menghasilkan oksigen terlarut yang lebih tinggi pada kisaran 3-5,7 mg L-1 dibanding kontrol (batu aerasi). Tingkat kelangsungan hidup ikan tertinggi terdapat pada perlakuan BFT L sebesar 78,67% P <0.05) . Laju pertumbuhan harian tertinggi terdapat pada perlakuan BFT L dan BFT S yaitu sebesar 6,80 % hari-1 dan 6,68 % hari-1 (P <0.05). Penggunaan pipa mikro-pori sebagai diffuser aerasi juga dapat meningkatkan rasio konversi pakan dan retensi protein lebih tinggi dibanding  menggunakan batu aerasi (P <0.05).

Kata Kunci : Bioflok, Ikan Lele, Intensif, Pipa Mikro-pori, Oksigen Terlarut, Kinerja Produksi


Full Text:

PDF

References


Allsopp, M., Johnston, P., Santillo, D., 2008. Challenging the Aquaculture Industry on Sustainability: Technical Overview. Washington: Greenpeace Research Laboratories Technical.

APHA., 1998. Standard methods for the examination of the water and wastewater. American public health association. Washington DC.

Avnimelech, Y., 1999. Carbon/nitrogen ratio as a control element in aquaculture systems. Aquaculture, 176: 227-235.

Bewtra, J.K., Mavinic, D.S., 1977. Diffused aeration systems from theory to design. Can. J. Civ. Eng,(5):32-41.

Boyd, C.E., Tucker, C.S., 1998. Pond aquaculture water quality management. New York. [US] : Springer.

Ebeling, J.M., Timmons, M.B., Bisogni, J.J., 2006. Engineering analysis of the stoichiometry of photoautotrophic, autotrophic and heterotrophic removal of ammonia–nitrogen in aquaculture systems. Aquaculture, 257: 346–358.

Ekasari, J., 2009. Teknologi bioflok : teori dan aplikasi dalam perikanan budidaya sistem intensif. Jurnal Akuakultur Indonesia, 8(2): 117-126.

Endo, A., Sarawut, S., Hisatsune, N., Ichiro, T., Takaaki, I., Daigo, H., Hiroaki, T., 2008. DO-increasing effects of a microscopic bubble generating system in a fish farm. Mar Pollut Bull, 57: 78–85.

Hidayat, K.W., Supriyono, E., Djokosetiyanto, D., Widiyati, A., 2016. Effect of three simple design micro-pore aeration on growth and survival of hybrid catfish Pangasius sp. International Journal of Fisheries and Aquatic Studies, 4(4): 170-172

Huisman, E.A., 1987. Principles of Fish Production. Wageningen Agricultural Netherland (NL) : University Press.

Lekang, O.I., 2007. Aquaculture Engineering. Oxford. (UK): Blackwell Publishing.

Mallya YJ. 2007. The effects of dissolved oxygen on fish growth in aquaculture. Thesis. Reykjavik. Iceland. The United Nation University. Fisheries Training Programme.

Navisa, J., Sravya, T., Swetha, W., Venkatesan, M., 2014. Effect of bubble size on aeration process. Asian. J. Sci. Res, 7 (4): 482-487.

Prayogi, Y. T., Kusdarwati, R., Kismiyati., 2016. Isolasi, Identifikasi Dan Presentasi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) yang Terinfeksi Bakteri Aeromonas hydrophila yang Dipelihara di Keramba Jaring Apung Di Bozem Moro Krembangan, Surabaya. Journal of Aquaculture and Fish Health. Vol 5 No.2

Rejeki, S.,Triyanto., Murwantoko., 2016. Isolasi dan Identifikasi Aeromonas spp. dari Lele Dumbo (Clarias sp.) Sakit di Kabupaten Ngawi. Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada, 18 (2)

Ren, Q., Li, M., Yuan, L., Song, M., Xing, X., Shi, G., Meng, F., Wang, R. 2016. Acute ammonia toxicity in crucian carp Carassius auratus and effects of taurine on hyperammonemia. Comparative Biochemistry and Physiology, Part C. 190, 9-14

Smith, R.W., Houlihan, D.F., 1995. Protein synthesis and oxygen consumption in fish cells. J. Comp. Physiol. 165, 93–101.

Sumitro., 2017. Kinerja Produksi dan Keseimbangan Massa Nitrogen dalam Budidaya Ikan Lele Clarias gariepinus intensif berbasis teknologi bioflok. Tesis. Institut Pertanian Bogor.

Supriyono, Eddy., Hidayat, K.W., Djokosetiyanto, D., Widiyati, A., 2016. The use of rubber microporous tubing as an aeration diffuser and the effect on blood gas in hybrid catfish Pangasius sp. AACL Bioflux, Volume 9, Issue 6. http://www.bioflux.com.ro/aacl

Wedemeyer GA. 1996. Physiology of Fish in Intensive Culture Systems. Chapman & Hall. New York, 277 p.

A

Welker, A.F., Moreira, D.C., Campos, É.G., Hermes-Lima, M., 2013. Role of redox metabolism for adaptation of aquatic animals to drastic changes in oxygen availability. Comp. Biochem. Phy. A. 165, 384-404.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 sumitro - -

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing by:

      

     

  

 

JAFH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Flag Counter