PERAN LEMBAGA AMIL ZAKAT MUHAMMADIYAH (LAZISMU) SURABAYA DALAM PEMBERDAYAAN UMKM PEREMPUAN DI SURABAYA MELALUI PEMANFAATAN DANA INFAQ DAN SHADAQAH

Authors

  • Rahadita Azda Izdihar
    rahaditaazda@gmail.com
    Departemen Ekonomi Syariah – Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Airlangga
  • Tika Widiastuti Departemen Ekonomi Syariah – Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Airlangga
January 15, 2020

Downloads

The purpose of this study was to find out the role of LAZISMU in empowering female MSMEs in Surabaya through the use of infaq and shadaqah funds. The research method used was descriptive qualitative approach by using case study method. Data collection was done by indepth interview and documentation. The data validation was done by data triangulation. The analysis was done by doing data reduction, data presentation, and drawing conclusion. The result was that LAZISMU Surabaya had a role in empowering female MSMEs in Surabaya through the program Bina Mandiri Wirausaha (BMW). This can be seen in the indicators of the success of MSMEs, namely capital, income, sales volume, production output, religiousness and ability to give alms.

Keywords: Empowerment of UMI, LAZISMU, Dana Infaq and Sadaqah



REFERENCES

El-Khosht, Mohamed Osman. Tanap Tahun. Fiqh Wanita: Dari Klasik Sampai Modern. Terjemahan oleh.Abu Ihmadillaha. 2013. Solo: Tinta Medina.

Hafidhuddin, Didin. 1998. Panduan Praktis Tentang Zakat,Infaq, dan Shadaqah. Jakarta: Gema Insani.

Hafidhuddin, Didin. 2002. Zakat Dalama perekonomian Modern.Jakarta: Gema Insani Press.

Kartasasmita, G. 1996. Pembangunan Untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan. Jakarta: CIDES.

Kurniawan, Beni. 2012. Manajemen Sedekah (Metode Pelipatgandaan Harta dengan Mudah). Tangerang: Jelajah Nusa.

Lindrayanti. 2003. Sikap Kewirausahaan Dalam Hubungannya Dengan Keberhasilan Usaha Pedagang Buah Di Pasar Guntur Garut. Skripsi tidak diterbitkan. Bandung Upi. 

Metrotvnews. 2018. Perempuan Potensi Penggerak UMKM. (Online) (http://ekonomi.metrotvnews.com/mikro/eN4Xwq1N-perempuan-potensi-penggerak-umkm, diakses 16 Oktober 2018)

Multifiah. 2011. ZIS Untuk Kesejahteraan. Malang: UB Press.

Nasution, Busyira. 2011. Peran Strategis BAZNAS dan LAZ menuju Pengelolaan zakat yang efisien (Online). (http://nasutionbusyraa.wordpress.com, diakses 18 September 2016).

Qardhawi, Yusuf. 2007. Hukum Zakat. Terjemahan. Jakarta: Pustaka Litera Antar Nusa.

Rozalinda. 2013. Peran Wakaf Dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan. Kajian Gender, 39-62.

Sanrego, D. Yulizar dan Moch Taufiq. 2016. Fiqih Tamkin (Fiqih Pemberdayaan). Jakarta: Qisthi Press.

Siregar, Hermanto. 2006. Meletakkan Kembali Dasar-Dasar PembangunanEkonomi yang Kokoh. Kongres XVI Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). Manado.

SKY.2016. Perempuan Pegang 60% Usaha Mikro/UKM di Indonesia. (Online) (http://www.langitperempuan.com/perempuan-pegang-60-usaha-mikroukm-di-indonesia/, diakses 8 Januari 2017).

Sudarsono, Heri. 2008. Bank & Lembaga Keuangan Syari’ah Deskripsi dan Ilustrasi Edisi Ketiga. Yogyakarta: Indonesia.

Suharto, Edi. (2009). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial & Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Suryana. 2003. Kewirausahaan: Pedoman Praktis Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta : Salemba Empat.

Syahatah, Husein. Tanpa Tahun. Ekonomi Rumah Tangga Muslim. Terjemahanoleh H. Dudung Rahmat Hidayat. 1988. Jakarta: Gema Insani.

Tambunan, Tulus T.H. 2009. UMKM di Indonesia. Bogor: Ghalia Indonesia.

Undang-Undang Nomor 11 tahun 2005. Tentang Pengesahan Hak-Hak Ekonomi, Sosial Dan Budaya

Undang-Undang Nomor 12 tahun 2005.Tentang Pengesahan Internasional Covenant on Civil and Political Rights.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008. Tentang UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).


Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>