PRODUCTIVE WAQF DEVELOPMENT THROUGH IJARAH CONTRACTS IN RELIGIOUS EDUCATION INSTITUTIONS IN JOMBANG, EAST JAVA

Authors

December 5, 2021

Downloads

ABSTRAK

Penelitian ini membahas secara mendalam terkait penerapan wakaf produktif di lembaga pendidikan agama TPQ dari perspektif madzhab Syafi'i. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian kualitatif karena data yang digunakan bersifat kualitatif. Yakni, informasi yang diperoleh dari Kepala TPQ, nadzir, dan penyewa yang menjadi pemikiran atau pemahaman mereka tentang objek atau topik tertentu, dalam hal ini, adalah pengembangan kontrak ijarah di tanah wakaf. Penelitian ini menunjukkan perkembangan wakaf produktif melalui perjanjian ijarah di lembaga pendidikan agama dalam bentuk TPQ yang sudah memenuhi syarat dan rukun ijarah menurut madzhab Imam Syafi'i. Hal ini dibuktikan karena, dari transaksi atau perjanjian tersebut, nazir telah menggunakan tenggat waktu per tahun. Selain itu, sudah ada juga kesepakatan dari awal bahwa tanah wakaf yang disewa digunakan untuk melakukan bisnis perdagangan. Dan sewa tempat itu hanya sementara, bukan untuk selamanya. Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi praktisi ekonomi syariah untuk dapat mengembangkan wakaf produktif secara optimal dengan model ijarah serta menjadikan wakaf produktif di TPQ sebagai model pengembangan wakaf produktif yang sangat potensial di Indonesia.

Kata Kunci: Wakaf produktif, ijarah, Pendidikan keagamaan, madzhab Syafi’i.

 

ABSTRACT

This research discussed the application of productive waqf in the TPQ (Al-Qur’an Learning Centre) religious education institution from the perspective of the Syafi'i school of thought. This research was classified as qualitative research because it used qualitative data, namely the information obtained from the Head of TPQ, nadzir, and tenants that became their thoughts or understanding of a particular object or topic, in this case, was the development of an ijarah contract on waqf land. This research showed the productive waqf development through ijarah agreements in religious educational institutions in the form of TPQ that had fulfilled the requirements and pillars of ijarah according to the Imam Syafi'i school of thought. It was proven that Nazir had used the deadline per year from the transaction or agreement. In addition, there was also an agreement from the beginning that the leased waqf land was used to conduct trading business. Furthermore, the lease of the place was only temporary, not forever. This research can be an input for practitioners of Islamic economics to develop productive waqf optimally with the ijarah model and make productive waqf in TPQ as a model for developing productive waqf with great potential in Indonesia.

Keywords: Productive Waqf, Ijarah, Religious Education, Shafi'i madhhab.

 

REFERENCES

Al-Syarbaini, S. M. I. M., & al-Khatib, E. (2009). Mughni al-muhtaj ilâ maʻrifah maʻânî alfadz al-minhaj, juz 2. Beirut: Dar Al-Khatab Al-Ilmiyah.

Al Jaziri, A. R. (1994). Al fiqh a’la al Mazahib al Arbaa’h. Maroko: Dar Alhadis.

Amiruddin. (2008). Pengantar metode penelitian hukum. Jakarta: PT. RajaGrafindo.

Az-Zuhaili, W. (2011). Al-fiqh al-islam wa‟ dillatuhu jilid x terjemahan Abdul al-Hayyi Qotani, dkk. Jakarta: Gema Insani & Darul Fikir.

Bin Borham, A. S. (2011). Pelaksanaan pembangunan wakaf korporat Johor Corporation Berhad (JCorp): Satu tinjauan. In International Conference on Humanities, 1-13

Departemen Agama R. I. (2005). al-Qur’an dan terjemahnya. Jakarta: J-Art.

Emzir, A. D. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Fahri, M. B., & Zaki, I. (2018). Strategi manajemen pengelolaan wakaf produktif di pesantren yayasan arwaniyyah Kudus. Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan, 5(8), 699–712. http://dx.doi.org/10.20473/vol5iss20188pp699-712

Ghazaly, A. R. (2010). Fiqh muamalat. Jakarta: Kencana.

Hafidhuddin, D., & Antonio, M. S. (2004). Hukum wakaf. Jakarta: Iman dan Dompet Duafa Republika.

Huda, Q. (2011). Fiqh muamalah. Yogyakarta: Teras.

Kementerian Agama RI. (2021). Data Tanah Wakaf. Diakses dari http://siwak.kemenag.go.id/

Lubis, S. K. (2010). Wakaf dan pemberdayaan umat. Jakarta: Sinar Grafika.

Manan, D. (2016). Wakaf produktif dalam perspektif imam madhab. Jurnal Mahkamah: Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam, 1(2), 363–382.

Mohamad Akhir, N. S., Abdullah, S. R., Mohammed Ghazali, A., Mohd Yusof, A. S., & Hussin, R. (2019). Integrasi wakaf dan ijarah: Alternatif dalam kelestarian sekolah tahfiz swasta di Malaysia. In International Conference on Zakat, Tax, Waqf And Economic Development (ZAWED), 1st – 2nd December 2019, Malaysia.

Mughniyah, M. J. (2015). Fiqih lima mazhab: Ja ‘fari, Hanafi, Maliki, Syafi ‘i, Hambali (Gold Edition). Jakarta: Shaf e-publishing.

Nashih Nashrullah. (2020). Alasan Indonesia bermazhab syafii menurut petualang Maroko. Diaksed dari https://www.republika.co.id/berita/q5m8o9320/alasan-indonesia-bermazhab-syafii-menurut-petualang-maroko

Nizar, M. A. (2017). Development of productive waqf in Indonesia: Potential and problems. https://mpra.ub.uni-muenchen.de/97967/

Oktarina, A., & Asnaini, A. (2018). Developing models of productive waqf masjid agung syuhada Yogyakarta. QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 6(1), 103–126. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/qijis.v6i1.3719

Poerwandari, E. K. (2007). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia. Depok: LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Sabiq, S. (2021). Fikih sunnah, jilid 2 volume 5. Jakarta: Cakrawala Publishing.

Sahroni, S., & Abdullah, R. (2011). Fikih muamalah. Surabaya: Ghalia Indonesia.

Salim, A.-S. (2008). Sahih fiqh as-sunnah wa adillatuhu wa taudih mazahib al-a’immah, Beirut: Dar Al-Khatab Al-Ilmiyah.

Sudarwan, D. (2002). Menjadi peneliti kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Sugiyono. (2011). metode penelitian kuantatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Sugiyono, P. (2005). Memahami penelitian kualitatif. Bandung: CV. Alfabeta.

Suhendi, H. (2002). Fiqih muamalah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Syafi’i, I. (2005). Mukhtashar kitab al umm fi al-fiqh. Jakarta: Pusata Azzam.

Syalthut, M. (2000). Muqaranatul madzaahib fil fiqhi, terj abdullah zakiy al-kaaf. Bandung: Pustaka Setia.

Wadjdy, F. (2007). Mursyid, wakaf dan kesejahteraan umat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yazid, A. M. (2009). Fiqih muamalah dan implementasinya dalam lembaga keuangan syari’ah. Yogyakarta: Logung Pustaka.