PENGARUH LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (LKMS) BERKUALITAS TERHADAP PENINGKATAN KEUNTUNGAN USAHA MIKRO KOTA DEPOK

Authors

  • Aditya Hadid Riyadi Departemen Ekonomi Syariah– Ekonomi dan Manajemen-Institut Pertanian Bogor
  • Jaenal Effendi Departemen Ekonomi Syariah– Ekonomi dan Manajemen-Institut Pertanian Bogor
  • Tita Nursyamsiyah
    Titanursyamsiyah@apps.ipb.ac.id
    Departemen Ekonomi Syariah– Ekonomi dan Manajemen-Institut Pertanian Bogor
January 17, 2020

Downloads

Micro-enterprises generally have the potential to improve people's living standards and have contributed to economic growth in Indonesia. In its development process, capital is the biggest problem faced by micro enterprises due to the number of microbusinesses that are still unbankable. The existence of alternative financial institutions other than banks that can overcome these problems is needed. Islamic microfinance institution (LKMS) or commonly known as BMT is the best solution to solve the capital problem of micro enterprises. Easy access to financing for microenterprises and mutually beneficial profit sharing system, LKMS has become a solution for the development of member’s business. This study aims to analyze the effect of islamic micro financial institution (LKMS) on the increase of profit of microenterprises in Depok City using Ordinary Least Square (OLS) method. The result of research shows that there is a significant influence of the increase of profit of microenterprises after financing in LKMS.

Keywords: Financing, LKMS, Microenterprises, OLS




REFFERENCES

Anggraeni, Lukytawati, Herdiana Puspitasari, Salahuddin El Ayubbi, and Ranti Wiliasih. 2013. “Akses UMKM Terhadap Pembiayaan Mikro Syariah Dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Usaha : Kasus BMT Tadbiirul Ummah , Kabupaten Bogor The Access of MSME towards Islamic Microfinancing and Its Impact on Business Development : A Case of BMT Tadbiirul Ummah , Bogor.” I(1): 56–67.

Antonio MS. 2001. Bank Syariah dari Teori ke Praktek. Jakarta (ID): Gema Insani

Apriadi F, Alexandi MF. 2013. Solusi Peningkatan Sumberdaya Manusia Pada Baytul Maal wat Tamwil (BMT) di Indonesia Melalui Pendekatan Analytic Network Process (ANP). Jurnal al-Muzara’ah, Vol. I No. 2, 2013

Antara I, Aswitari L. 2016. Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Denpasar Barat. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, Vol. 5 No. 11, 2016.

Beik, I. Arsyianti, L. D., 2016. Ekonomi Pembangunan Syariah (Edisi Revisi). Jakarta (ID): PT Raja Grafindo Persada.

Dani F. 2017. Muhammad Fajar Dani. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Omset UMKM Nasabah Pembiayaan [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Fahrudin A. 2012. Pengantar Kesejahteraan. Bandung (ID): PT Rafika Aditama

Firdaus. 2011. Ekonometrika: Suatu Pendekatan Aplikatif. Jakarta (ID): Bumi Aksara

Effendi, Jaenal, and Annisa Rindra Utami. 2016. “THE EFFECT OF SOCIAL CAPITAL ON CUSTOMER ’ S.” 8(July): 227–42.

Gina, Widya, and Jaenal Effendi. 2014. “Program Pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro Syariah ( LKMS ) Dalam Peningkatan Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro ( Studi Kasus BMT Baitul Karim Bekasi ) Financing Program in Microfinance Institution ( LKMS ) of Welfare Enhancing for Micro Business Enterprises ( Study Case in BMT Baitul Karim Bekasi ) 1 Pendahuluan.” 3(1): 33–43.

Gujarati DN. Dasar-Dasar Ekonometrika Edisi Kelima. Jakarta (ID):Erlangga.

Guruddin SR. 2014 Peran BMT Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil (Studi Kasus Pada Bmt Al-Amin Kota Makassar) [skripsi] . Makasar (ID): UIN Alauddin Makassar

Haekal M. 2015. Analisis Tingkat Kesehatan BMT Dan Dampak Pembiayaan Mikro Syariah Terhadap Perkembangan Usaha Mikro (Studi Kasus BMT Al-Azhar Maros) [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Hidayati N. 2014. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Realisasi Pembiayaan Mikro Syariah dan Dampaknya terhadap Omzet Usaha Nasabah: Studi Kasus KJKS BMT UGT Sidogiri cabang Koja Jakarta [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Muttaqin A. 2012.Model Pembiayaan Baitul Maal Wa Tamwil Dan Peranannya Dalam Pembinaan Kesejahteraan Usaha Kecil Menengah (UKM). Jurnal Humanity Vol. 7 No. 2, Juli 2012

Nabilah S. 2015. Analisis Risiko dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Tingkat Pengembalian Pembiayaan Syariah Pada Sektor Pertanian ( Studi Kasus BMT As Salam, Kramat, Demak) [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Prastiawati F, Darma ES. 2016. Peran Pembiayaan Baitul Maal Wat Tamwil Terhadap Perkembangan Usaha dan Peningkatan Kesejahteraan Anggotanya dari Sektor Mikro Pedagang Pasar Tradisional. Jurnal Akuntansi dan Investasi. Vol. 17 No. 2, Hlm: 197-208, Juli 2016

Pristiyanto, Bintoro MH, Soekarto SJ. 2013.Strategi Pengembangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Dalam Pembiayaan Usaha Mikro di Kecamatan Tanjungsari, Sumedang. Jurnal Manajemen IKM. Vol. 8 No.1, Februari 2013

Puspitasari H. 2012. Akses UMKM Terhadap Pembiayaan Mikro Syariah danDampaknya Terhadap Perkembangan Usaha (Kasus: BMT Tadbirul Ummah, Kabupaten Bogor). [Skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Ridwan M. 2004. Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil (BMT). Yogyakarta (ID): UII Press.

Septiana RM. 2013. Analisis Dampak Pembiayaan Mikro Syariah Terhadap Perkembangan Keuntungan UMKM di Kabupaten [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Soemitra A. 2009. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Medan (ID): Kencana.

Soetrisno N. 2012. Lembaga Keuangan Mikro: Energi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat. [internet]. [diunduh 2013 Mei 6]. Tersedia pada: http://www.smecda.com.

Sudarno. 2011. Kontribusi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam Penyerapan Tenaga Kerja di Depok. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 10 No.2, Desember 2011

Sudarsono H. 2008. Bank dan Lembaga Keungan Syariah, Deskripsi dan Ilustrasi. Yogyakarta (ID): Ekonisia.

Syafitri N. 2010. Analisis Strategi Pemasaran Produk Dana Koperasi Baitul Maal Wa Tamwil Muamalat Di Perumnas Bantarjati Bogor Utara [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor

Tambunan T. 2009. UMKM di Indonesia. Bogor (ID): Ghalia Indonesia.

Tunas AN. 2014.Analisis Pengaruh Pembiayaan Syariah Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kota Depok [skripsi] . Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Walpole R. 1992. Pengantar Statistika. Jakarta (ID) : Gramedia Pustaka Utama.

Zeller M, Mayer RL. 2002. The Economics of Microfinance. Washington DC (USA): International Food Research Institute.