Formulasi dan Evaluasi Hidrogel Mukoadhesif Metronidazol Menggunakan Kombinasi Kitosan dan Natrium Karboksimetilselulosa Menggunakan Desain Faktorial

Andhi Fahrurroji, Agus Setyawan, Bambang Wijianto

= http://dx.doi.org/10.20473/jfiki.v6i12019.8-16
Abstract views = 598 times | downloads = 2803 times

Abstract


Pendahuluan: Metronidazol merupakan suatu antibiotik yang biasa digunakan dalam mengobati infeksi Helicobacter pylori. Metronidazol mempunyai kelarutan yang tinggi dalam asam.  Untuk mengoptimalkan kelarutan tersebut maka dibuatlah hidrogel mukoadhesif yang dapat mempertahankan waktu tinggal di lambung lebih lama sehingga terapi infeksi H.pylori lebih optimal. Tujuan: untuk mendapatkan formula optimum dari hidrogel dengan kombinasi polimer kitosan dan natrium karboksimetilselulosa yang dapat mengontrol pelepasan metronidazol secara in vitro. Metode: Metode yang digunakan untuk memprediksi formula optimum menggunakan desain faktorial. Rancangan formula awal untuk memprediksi formula optimum terdiri dari 4 formula dengan perbandingan polimer kitosan dan natrium karboksimetilselulosa berturut-turut 0,5:1,5; 1,0:1,5; 0,5:3,0; dan 1,0:3,0. Hasil: Variasi konsentrasi dari Na-CMC dan kitosan dapat mempengaruhi pelepasan obat, yakni pada formula I dengan kinetika pelepsan obat mengikuti kinetika higuchi dan mekanisme pelepasan mengikuti mekanisme difusi fickian. Sedangkan, pada formula 4 memiliki sediaan fisik yaitu kekuatan mukoadhesif yang paling tinggi dibandingkan formula yang lain karena adanya peningkatan konsentrasi kitosan dan natrium karboksimetilselulosa (Na-CMC). Sehingga kombinasi antara kitosan dan Na-CMC dapat menjadi model pelepasan metronidazol dari matriks hidrogel yakni pada rentang 55,633% - 68,319% dalam waktu 240 menit. Hasil observasi menunjukkan formula optimum dengan perbandingan polimer kitosan dan natrium karboksimetilselulosa sebesar 1,0% (kitosan) dan 3,0% (natrium karboksimetilselulosa), dengan respon untuk kemampuan mengembang sebesar 96,95%; kekuatan mukoadhesif sebesar 0,1911 N/cm2; pelepasan obat sebesar  67,457%. Berdasarkan uji independent sampel t-test pada program SPSS 22 trial menjelaskan bahwa formula hasil observasi tidak berbeda siginifikan dengan hasil prediksi (p-value > 0,05). Kesimpulan: Hasil menunjukkan bahwa metode desain faktorial dapat digunakan untuk menentukan formula optimum dari hidrogel mukoadhesif metronidazol.

Keywords


metronidazol, kitosan, natrium karboksimetilselulosa, hidrogel, desain faktorial

Full Text:

PDF

References


Abu-Jdayil, B. & Fara, D. A. (2013). Modification of the Rheological Behaviour of Sodium Alginate by Chitosan and Multivalent Electrolytes. Italian Journal of Food Science; 25; 196–201.

Arora, S., Bisen, G. & Budhiraja, R. (2012). Mucoadhesive and Muco-penetrating Delivery Systems for Eradication of Helicobacter Pylori. Asian Journal of Pharmaceutical Sciences; 6; 18-30.

Aziz, N. (2002). Peran Antagonis Reseptor H-2 Dalam Pengobatan Ulkus Peptikum. Sari Pediatri; 3, 222-226.

Banakar, U. V. (1992). Pharmaceutical Dissolution Testing. New York: Marcel Decker Inc.

De La Torre, P. M., Enobakhare, Y., Torrado, G. & Torrado, S. (2003). Release of Amoxicillin from Polyionic Complexes of Chitosan and Poly(Acrylic Acid). Study of Polymer/Polymer and Polymer/Drug Interactions within the Network Structure. Biomaterials; 24; 1499–1506.

Deacon, M. P., McGurk, S., Roberts, C. J., Williams, P. M., Tendler, S. J., Davies, M. C., Davis, S. S. & Harding, S. E. (2000). Atomic Force Microscopy of Gastric Mucin and Chitosan Mucoadhesive Systems. Biochemical Journal; 348; 557-563.

Déat-Lainé, E., Hoffart, V., Garrait, G., Jarrige, J. F., Cardot, J. M., Subirade, M., & Beyssac, E. (2013). Efficacy of Mucoadhesive Hydrogel Microparticles of Whey Protein and Alginate for Oral Insulin Delivery. Pharmaceutical Research; 30; 721-734.

El Kamel, A. H., Sokar, M. S., Naggar, V. F. & Gamal, S.A. (2002). Bioadhesive Controlled Release Metronidazol Vaginal Tablets. Acta Pharmaceutica; 52; 171–179.

Farida, A., Unita, M., Yulianita, F., Azhar, M. B. & Yuwono. (2009). Sensitifitas dan Spesifisitas Pemeriksaan Helicobacter Pylori pada Saliva Penderita Gastritis Kronik dengan PCR. Majalah Patologi Indonesia; 17; 17-20.

Gupta, A. K., Maurya, S. D., Dhakar & Singh, R. D., (2010). pH-Sensitive Interpenetrating Hydrogel for Eradication of Helicobacter Pylori. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Nanotechnology; 3; 924-932.

He, X. S., Liao, Z. W., Huang, P. Z., Duan, J. X., Ge, R. S., Li, H. B. & Geng, Z. C. (2007). Characteristics and Performance of Novel Water-Absorbent Slow Release Nitrogen Fertilizers. Agricultural Sciences in China; 6; 338-346.

Hoffman, A. S. (2012). Hydrogels for Biomedical Applications. Advanced Drug Delivery Reviews; 64; 18-23.

Komariah, E. (2012). Pengembangan Granul Mukoadhesif Diltiazem Tertahan Di Lambung Menggunakan Eksipien Koproses Karagenan dan Pragelatinasi Pati Singkong Propionat. Tesis; Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, Jakarta.

Lacy, C. F., Amstrong, L. L., Goldman, M. P. & Lance, L. L. (2009). Drug Information Handbook, 1st ed, Lexi Comp’s Drug Information Handbooks. USA: Lexi-Comp Inc.

Lin, Y. H., Liang, H. F., Chung, C. K., Chen, M. C. & Sung, H. W. (2005). Physically Crosslinked Alginate/N,O-carboxymethyl Chitosan Hydrogels with Calcium for Oral Delivery of Protein Drugs. Biomaterials; 26; 2105–2113.

Meng, X., Li, P., Wei, Q., Zhang, H.-X. (2011). pH Sensitive Alginate-chitosan Hydrogel Beads for Carvedilol Delivery. Pharmaceutical Development and Technology; 16; 22–28.

Rajput, G. C., Dr. Majmudar, F. D., Dr. Patel, J. K., Patel, K. N., Thakor, R. S., Patel, B. P. & Rajgor, N. B. (2010). Stomach Specific Mucoadhesive Tablets as Controlled Drug Delivery System - A Review Work. International Journal on Pharmaceutical and Biological Research; 1; 30–41.

Rediguieri, C. F., Porta, V. G., Nunes, D. S., Nunes, T. M., Junginger, H. E., Kopp, S., Midha, K. K., Shah, V. P., Stavchansky, S., Dressman, J. B. & Barends, D. M. (2011). Biowaiver Monographs for Immediate Release Solid Oral Dosage Forms: Metronidazole. Journal of Pharmaceutical Sciences; 100; 1618–1627.

Depkes RI. (1995). Farmakope Indonesia, 4th ed. Jakarta: Depkes RI.

Santoso, I. L. (2013). Preparasi dan Evaluasi Hidrogel Natrium Diklofenak dengan Kitosan dan Natrium Alginat. Skripsi; Fakultas Farmasi Universitas Widya Mandala, Surabaya.

Setiastuti, A. D. (2011). Preparasi dan Karakterisasi Kitosan Suksinat sebagai Matriks pada Granul Lepas Lambat Mukoadhesif. Skripsi; Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, Jakarta.

Tangri, P. & Madhav, N. V. S. (2011). Oral Mucoadhesive Drug Delivery Systems. International Journal of Biopharmaceutics; 2; 36-46.

Zhang, Y., Argent, R. H., Letley, D. P., Thomas, R. J. & Atherton, J. C. (2005). Tyrosine Phosphorylation of CagA from Chinese Helicobacter Pylori Isolates in AGS Gastric Epithelial Cells. Journal of Clinical Microbiology; 43, 786-790.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA

View JFIKI Stats

                

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License