UPAYA PENGENDALIAN RISIKO PADA UNIT PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS BENDA TAJAM DI RUMAH SAKIT

Sacharina Surya Ningrum, Abdul Rohim Tualeka

= http://dx.doi.org/10.20473/jphrecode.v1i2.16242
Abstract views = 1693 times | downloads = 2372 times downloads = 2372 times downloads = 2372 times

Abstract


Unit pengelolaan limbah medis merupakan pekerjaan yang membahayakan atau berisiko tinggi bagi pekerja. Bahaya yang dihadapi pekerja unit pengelolaan limbah berasal dari bahaya mekanik dan fisik, agar dapat dilakukan pengendalian bahaya yang tepat, maka perlu dilakukan risk assessment terhadap potensi bahaya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari manajemen risiko dan mengidentifikasi manajemen limbah medis di Rs. X. Penelitian ini termasuk penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Data primer dikumpulkan dengan observasi dan wawancara serta data sekunder yang diperoleh dari instalasi sanitasi di RS. X. Objek penelitian ini adalah pekerjaan pengelolaan limbah medis. Sumber informasi adalah 6 orang pekerja pengelola limbah medis. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel dan dibandingkan dengan standart dan teori yang ada. Metode yang digunakan dalam melakukan risk assessment mengacu pada teori manajemen risiko yang selanjutnya hasil digunakan untuk pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukkan ada 9 bahaya yang teridentifikasi, dengan hasil penilaian 7 bahaya kategori risiko rendah dan 2 bahaya dengan kategori risiko sedang. Pengendalian risiko yang sudah dilakukan RS. X yaitu pengendalian teknik yaitu penggantian kantong plastik sampah diganti dengan yang kantong plastik yang lebih tebal, lalu pengendalian administrasi dilakukan pendidikan dan pelatihan tentang bekerja secara aman, memasang rambu K3, pemasangan label bahan kimia berbahaya, dan pengadaan alat pelindung diri seperti safety shoes, sarung tangan dan pakaian kerja.

Keywords


pengendalian risiko; pekerja pengelolaan limbah

Full Text:

PDF PDF PDF

References


Adisasmito, W. 2007. Sistem Manajemen Lingkungan Rumah Sakit. Jakarta: Grafindo Persada.

Alatas, M. 2013. Gambaran perilaku Perawat Dalam Membuang Limbah Medis dan Non Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2013. Jurnal Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik, 2(1).

Blenkharn, J. I. 2006. Lowering standards of clinical waste management: Do the hazardous waste regulations conflict with the

CDC’s universal/standard precautions. Journal of Hospital Infection, 62(4), pp. 467–472. doi: 10.1016/j.jhin.2005.09.024.

Departemen Hukum dan Perundang-Undangan. 1970. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja, Presiden Indonesia.

Departemen Kesehatan RI. 2002. Pedoman Sanitasi Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal PPM & PPL dan Direktorat Jenderal Pelayanan Medik.

Depnakertrans R.I. 2004. Pedoman Pelaksanaan Pengelolaan Limbah Padat dan Limbah Cair di Rumah Sakit. Jakarta: Direktorat Pengawasan Norma keselamatan dan Kesehatan Kerja, Direktorat Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan.

Matatula, J. 2008. Training Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja-Persyaratan OHSAS 18001:2007.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 2010. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I Nomor Per.08/Men/2010 Tentang Alat Pelindung Diri.

Notoatmodjo, S. 2005. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2008. Konsep Dan Teori Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2’, in Salemba Medika. doi: 10.1007/0-387-36274-6_24.

Paramita, N. 2007. Pengelolaan Sampah Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 2(1), pp. 51–55. doi: https://doi.org/10.14710/presipitasi.v2i1.51-55.

Pratiwi, Dyah dan Chatila Maharani. 2013. Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Puskesmas Kabupaten Pati. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), pp. 74–84.

Presiden Republik Indonesia. 2012. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Ramli, S. 2010. Pedoman Praktis Manajemen Risiko dalam Perspektif K3 OHS Risk Management. Jakarta: Dian Rakyat.

Sudiharti dan Solikhah. 2013. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Perawat Dalam Pembuangan Sampah Medis Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 6(1), pp. 49–59. doi: 10.12928/kesmas.v6i1.1017.

Tarwaka. 2008. Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan implementasi K3 di Tempat Kerja. Surakarta: Harapan Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Journal of Public Health Research and Community Health Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

   

ISSN Online ISSN Cetak

JPH RECODE by PSDKU Banyuwangi, Universitas Airlangga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

My JPHRECODE Histats