EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN METODE PEER GROUP EDUCATION DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP KETERAMPILAN SADARI

Weni Tri Purnani, Binti Qoni'ah

= http://dx.doi.org/10.20473/jphrecode.v2i1.16254
Abstract views = 499 times | downloads = 645 times downloads = 645 times

Abstract


Kanker payudara menurut WHO menduduki peringkat kedua setelah kanker leher rahim. SADARI merupakan langkah awal yang penting untuk mengetahui secara dini adanya tumor atau benjolan pada payudara. Menganalisis perbedaan efektivitas pendidikan kesehatan metode peer group education dengan metode demonstrasi terhadap keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMAN 1 Kota Kediri merupakan tujuan dari penelitian ini. Desain Penelitian ini yaitu kuasi eksperimental dengan menggunakan rancangan posttest only control design. Seluruh remaja putri di SMAN 1 Kota Kediri yang menjadi populasi dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah sebagian remaja putri di SMAN 1 Kota Kediri sebesar 16 responden untuk kelompok kontrol dan 16 responden kelompok perlakuan. Teknik simple random sampling adalah teknik pengambilan sample yang digunakan. Lembar observasi digunakan untuk proses pengumpulan data. Menggunakan Uji Mann whitney untuk menganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 orang remaja putri di SMAN 1 Kota Kediri pada kelompok metode peer group education hampir seluruhnya yaitu 13 responden (81.3%) terampil melakukan pemeriksaan payudara sendiri sedangkan kelompok pada kelompok metode demonstrasi, hampir setengah dari responden yaitu 7 responden (43.8%) kurang terampil dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiriBerdasarkan hasil uji statistik Mann whitney diperoleh nilai p Value = 0,000 yang lebih kecil dari taraf nyata (α=0,05) sehingga dapat dikatakan p < α maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat perbedaan efektivitas pendidikan kesehatan metode Peer Group Education dengan metode demonstrasi terhadap keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMAN 1 Kota Kediri. Disarankan untuk mengaplikasikan metode peer group education sebagai salah satu metode pembelajaran khususnya untuk pembelajaran psikomotor.


Keywords


Pendidikan Kesehatan; Pendidikan Sebaya; SADARI

Full Text:

PDF PDF

References


Ahmad, S. 2013. Teori Belajar Dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Amelia, C. R. 2014. Pendidikan Sebaya Meningkatkan Pengetahuan Sindrom Pramenstruasi pada Remaja Peer Education Improve Premenstrual Syndrome Knowledge in Adolescent. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(2), pp. 152–154. Diakses dari: file:///C:/Users/HALIMAH PC/Downloads/413-1933-2-PB.pdf.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013.

Cahyaningsih, D. S. 2011. Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: CV Trans Info Media.

Dinkes Kota Kediri. 2015. Profil Kesehatan Kota Kediri.

Imron, A. 2012. Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Ar-Ruzz Media.

Muhibbin, S. 2000. Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Roestiyah, N. 1991. Strategi Belajar Mengajar, Cetakan ke-4. Jakarta: Rineka Cipta.

Romauli, S. 2011. Buku Ajar Kebidanan Konsep Dasar Asuhan Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Wawan, A. dan Dewi, M. 2012. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yayasan Kanker Indonesia. 2012. Deteksi Dini Kanker Payudara. Diakses dari: http://yayasankankerindonesia.org/2012.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Journal of Public Health Research and Community Health Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

   

ISSN Online ISSN Cetak

JPH RECODE by PSDKU Banyuwangi, Universitas Airlangga is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

My JPHRECODE Histats