IDENTIFIKASI KEBERADAAN BAKTERI COLIFORM DAN TOTAL MIKROBA DALAM ES DUNG-DUNG DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
[Identification of Coliform Bacteria and The Total Mikrobes in Dung-Dung Ice around Universitas Muhammadiyah Surakarta Campus]

Aprilia Mustikaning Putri, Pramudya Kurnia

= http://dx.doi.org/10.20473/mgi.v13i1.41-48
Abstract views = 1278 times | views = 21061 times

Abstract


Coliform bacteria is microorganisms that can be used as indicator todefine the quality of water. Bacteria in food or drink indicates that the food may be contaminated by stool. The purpose of this research was to describe the total number of microbes and the number of bacteria coliform on dung-dung ice around Universitas Muhammadiyah Surakarta campus. This descriptive research used 7 samples which were taken from 7 “dung-dung” ice sellers around Muhammadiyah University of Surakarta. The samples were analyzed by using Total Plate Count (TPC) and Most Probable Number (MPN) methods. The results were compared with standard value of TPC and MPN according to the Indonesia Food and Drug Administration Regulation number 16/2016 about the criteria for food microbiology. The results of the study showed that all of the 7 samples being tested were above the standards, because the microbes count were above 105 CFU/ml (the standard is maximum 104 CFU/ml), and the MPN value > 2400 MPN/ ml (the standard is 10 APM/100ml) This study concluded that all of the “dung-dung ice studied were  not comply the food safety standard.


Keywords


coliform; dung-dung ice; MPN; TPC

Full Text:

PDF

References


Alfian, W.I (2016). Kelayakan konsumsi es krim pot berdasarkan tempat penyimpanan dan varian toping berbeda. (Skripsi yang tidak dipublikasikan). KIP Biologi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta

Andrian, B.G., Fatimawati., & Kojong, S.N. (2014). Analisis cemaran bakteri coliform dan identifikasi escherichia coli pada air isi ulang dari depot di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT, 3(3), 325-334.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia (BPOM). (2010). Kejadian luar biasa keamanan pangan. Buletin Keamanan Pangan, 17(1), 15.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia (BPOM). (2017). Berita keracunan bulan Juli-September 2017. Diakses dari http://ik.pom.go.id/v2016/berita-keracunan/berita-keracunan-bulab-juli-september-2017

Dinkes Boyolali. (2013). Data surveilans keracunan pangan di Boyolali. Bidang P3PL Dinkes Kabupaten Boyolali. Boyolali

Hartanti, A.S. (2015). Mikrobiologi kesehatan. Ed. I. CV. Andi Offset. Yogyakarta

Kusuma, S.A.F. (2009). Uji biokimia bakteri. (Karya ilmiah). Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran. Bandung.

Nurjanah, S. (2006). Kajian sumber cemaran mikrobiologis pangan pada beberapa rumah di lingkar kampus IPB Darmaga. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 11(3), 18-24.

Perka BPOM No 4. (2014). Batas maksimum penggunaan BTP pemanis. Kota: Organisasi penerbit.

PKBPOM RI. (2016). Kriteria mikrobiologi dalam pangan olahan. Kota: Organisasi penerbit.

Rauf, R. (2013). Sanitasi pangan dan HACCP. Edisi Pertama. Graha Ilmu. Yogyakarta

Rien, HB., & Wiharyani, W. (2010). Kondisi sanitasi dan keracunan makanan tradisional. Fakultas Pertanian. Universitas Mataram.

Wicaksono, B.E. 2013. Keracunan ngringo, tiga bakteri penyebab keracunan makanan. Diakses dari http://www.solopos.com/2013/03/23/keracunan-ngringo-tiga-bakteri-penyebab-keracunan-makanan-390240

Iskandar. 2013. Seratusan warga Ngringo keracunan. Diakses dari http://www.solopos.com/2013/03/05/seratusan-warga-ngringo-keracunan-385386

Supomo., Kusumawati, E., & Amin, M. (2016). Uji cemaran coliform pada ice coffee blended yang beredar di kecamatan samarinda ulu dengan menggunakan metode MPN. Jurnal Kebidanan, 2(2), 92-96.

Trisuci, E. (2013). Identifikasi bakteri pada es krim tradisional yang dijual di sekitar sekolahan wilayah Medan Timur. (Skripsi yang tidak dipublikasikan). Fakultas Kedokteran. Universitas Sumatera Utara, Medan

Wandrivel, R., Suharti, N., & Lestari, Y. (2012). Kualitas air minum yang diproduksi depot air minum isi ulang di Kecamatan Bungus Padang berdasarkan persyaratan mikrobiologi. Jurnal Kesehatan Andalas, 1(3), 129-133.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Media Gizi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

             

    

 

 In Collaboration

View MGI Stats