Gambaran Higiene dan Sanitasi Jasa Boga di “K” Catering Kabupaten Banyuwangi

higiene sanitasi jasa boga catering banyuwangi

Authors

23 November 2022

Downloads

Latar Belakang: Makanan merupakan sumber energi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Seiring berkembangnya teknologi dan aktivitas serta mobilitas yang tinggi, membuat semua orang lebih memilih untuk mengolah makanan secara praktis. Hal ini mendorong tumbuhnya bisnis jasaboga diberbagai penjuru dunia. Bisnis jasaboga harus diawasi dan dikontrol secara rutin penerapan hygiene sanitasinya guna mencegah terjadinya penyakit seperti keracunan makanan yang diakibatkan oleh kontaminasi pada makanan.

Tujuan: Gambaran penerapan hygiene sanitasi jasa boga di “K” catering di Kabupaten Banyuwangi. 

Metode: Rancangan penelitian ini merupakan rancangan penelitian observasional deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara dengan pemiliki atau pihak marketing dari “K” Catering, serta mengamati langsung keadaan tempat catering. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi (checklist) yang terdiri dari 8 variabel yang telah disesuaikan dengan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian kemudian dikelompokkan menjadi 2 yaitu tidak laik hygiene sanitasi (0-74%) dan laik hygiene sanitasi (75-100%)

Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa “K” Catering tidak memenuhi syarat laik hygiene sanitasi sesuai dengan Pedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 Tentang Higiene Sanitasi Jasaboga, karena mendapatkan skor sebesar 72,68% atau ≤74%

Kesimpulan: Secara keseluruhan penerapan hygiene sanitasi di “K” Catering sudah cukup baik, mengingat skor yang diperoleh sudah mencapai belum memenuhi standar pedoman yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan pada beberapa kriteria pada masing-masing variable guna meningkatkan nilai skor minimal yang harus dicapai oleh pihak “K” catering.