Corporate Strategies in the Spread of Hallyu (Korean Wave) in Indonesia

Citra Henninda Citra Henninda, Citra Henninda Citra Henninda

= http://dx.doi.org/10.20473/mozaik.v13i2.3830
Abstract views = 162 times | downloads = 627 times

Abstract


Artikel ini membahas strategi korporasi untuk meraih lebih banyak keuntungan dengan memanfaatkan perubahan-perubahan yang dibawa oleh globalisasi. Globalisasi telah membawa budaya hibrida yang merupakan kombinasi antara budaya lokal dan luar dan membentuk budaya baru. Budaya hibrida tersebut tidak hanya diinterpretasi sebagai hasil proses produksi korporasi tetapi juga simbol gaya hidup yang bertransformasi melalui penggunaan jaringan media global, yang didukung terutama oleh keberadaan masyarakat konsumen yang besar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus Hallyu di Indonesia dengan metode deskripsi analisis pada data-data sekunder yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dengan produk-produk televisi dan perusahaan- perusahaan di dunia hiburan maupun nonhiburan. Dengan menggunakan pendekatan globalisasi budaya, artikel ini berargumen bahwa penerimaan dan penyebaran hallyu di Indonesia yang cukup mudah dipengaruhi oleh keberhasilan strategi perusahaan dalam mengeksploitasi pergeseran budaya dan masyarakat. Ada beberapa strategi yang digunakan oleh perusahaan: komoditisasi produk budaya, harga dan diferensiasi produk, penggunaan media sosial, dan dukungan dari peraturan pemerintah. Dapat disimpulkan bahwa Hallyu mudah berterima karena merupakan produk budaya hybrid yang memuat simbol-simbol modernitas Asia perkotaan dan budaya lokal.
Kata kunci: budaya hibrida, globalisasi, hallyu, konsumen, strategi perusahaan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Citra Henninda Citra Henninda, Citra Henninda Citra Henninda

    

  

 

Free counters!

View Mozaik Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.