Celebrity Status in RCTI’s Idola Cilik: The Consumption of the Popular Media by Indonesian Children

Dadung Ibnu Muktiono

= http://dx.doi.org/10.20473/mozaik.v13i2.3839
Abstract views = 204 times | downloads = 153 times

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk membahas keaktifan anak-anak dalam mengonsumsi media dan mengejar status selebriti melalui media di Indonesia. Anak-anak sering dianggap murni, polos, dan pasif. Beberapa orang berpendapat bahwa nilai-nilai ini harus dipertahankan untuk mendefinisikan anak secara jelas. Namun sekarang sulit untuk mempertahankan identitas tersebut karena media yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak. Mereka aktif mengkonsumsi media dengan memaknai program-program televisi yang mereka konsumsi. Di Indonesia, konsumsi aktif anak- anak pada media dapat dilihat melalui partisipasi dalam Idola Cilik, yang terkenal sebagai kontes menyanyi anak dan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menjadi selebriti. Penelitian ini menggunakan metode analisis tekstual terhadap program Idola Cilik yang ditayangkan oleh RCTI pada tahun 2010. Argumen yang dikemukakan adalah bahwa Idola Cilik menyajikan selebriti seperti yang diinginkan oleh anak-anak. Sebagai bagian dari komersialisasi, para kontestan harus siap untuk dijual sebagai komoditas, bersama dengan kisah hidup dan foto mereka. Ini menunjukkan bahwa media mengkomersialkan status selebriti anak-anak. Makalah ini juga menunjukkan bahwa anak-anak adalah konsumen aktif. Mereka bukanlah produk yang ditentukan oleh teks (dalam hal ini Idola Cilik), akan tetapi mereka mampu membaca pesan yang disampaikan oleh media dan merekonstruksinya.
Kata kunci: anak-anak, Idola Cilik, komoditas, media, selebriti


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2013 Dadung Ibnu Muktiono

    

  

 

Free counters!

View Mozaik Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.