The U.S. Homeland Security’s Biopolitics in the Age of “Terrorism”

Andrianoavina Tolotra Andrianoavina Tolotra

= http://dx.doi.org/10.20473/mozaik.v16i1.3849
Abstract views = 225 times | downloads = 356 times

Abstract


Makalah ini membahas biopolitik dan keamanan dalam konteks terorisme dan melihat implikasi dari pergeseran orientasi ini terhadap hubungan antara negara dan populasi. Studi ini menawarkan analisis kritis terhadap aparatus keamanan yang diberlakukan oleh pemerintah AS dalam perang melawan terorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan filosofis atau yang disebut filsafat sains. Salah satu aliran dalam pendekatan ini adalah social studies of science (SSS), yang mendalami bagaimana sains terjalin dalam kehidupan sosial. Makalah ini menunjukkan bahwa proses pengamanan imigrasi dan penguatan keamanan dalam negeri di Amerika Serikat merupakan tanda-tanda transformasi di mana bentuk pemerintahan yang berorientasi pada keamanan transnasional telah menggantikan
“kekuasaan pastoral.” Argumen yang dikemukakan dalam makalah ini adalah bahwa keputusan politik mengenai keamanan negara menyiratkan kontrol tubuh berdasarkan norma-norma tertentu. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin kelangsungan hidup populasi sebagai entitas yang homogen, tetapi juga mengakibatkan pemisahan entitas yang layak dan tidak layak untuk hidup dan legal/ilegal dalam keadaan tertentu. Manajemen risiko menjadi wajah lain promosi kebebasan yang di dalamnya terdapat teknologi biopolitika pemerintah, seperti asuransi, pengawasan, penahanan, penyiksaan, dan hukuman mati, dalam mengontrol populasi.
Kata kunci: biopolitika, Foucault, keamanan, perang terhadap terorisme


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Andrianoavina Tolotra Andrianoavina Tolotra

    

  

 

Free counters!

View Mozaik Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.