Pola Antenatal Care dan Health Seeking Behavior Ibu Hamil Suku Mbojo, Bima, Nusa Tenggara Barat

Atik Triratnawati

= http://dx.doi.org/10.20473/mozaik.v18i1.9884
Abstract views = 1086 times | downloads = 2436 times

Abstract


Angka kematian ibu yang tinggi di Indonesia berdampak pada kegagalan tujuan MDG’s butir 5, yaitu penurunan angka kematian ibu sampai 50%. Penurunan angka kematian ibu adalah salah satu faktor yang penting untuk diperhatikan menyangkut ANC. Tulisan ini mengkaji bagaimana pola Ante Natal Care (ANC) dan Health Seeking Behavior (HSB) ibu hamil di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Pengumpulan data dengan focus group discussion, observasi, dan wawancara ibu usia reproduksi di Desa Jati Baru, Kota Bima. Pendekatan gender digunakan guna memahami relasi dan akses perempuan terkait pola ANC dan perilaku pencarian penyembuhan ibu hamil. Ibu hamil rutin memeriksakan kehamilan di posyandu, poskesdes, puskesmas, tetapi tidak semua ibu hamil bersalin dengan bidan melainkan sando. Sando dipilih karena berbagai alasan: turun-temurun atau sudah tradisi, privasi terjaga, kehamilan normal, murah, mudah ditemui, dan dekat. Sebaliknya, apabila kehamilan tidak normal, penolong persalinan yang dipilih adalah bidan/dokter. Jika mengalami gangguan kesehatan, mereka menemui sando untuk mendapatkan pijat, sedangkan ke Puskesmas/bidan/dokter guna mendapat pertolongan dari ahlinya.

Keywords


sando, ANC, HSB, ibu balita, tradisi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Atik Triratnawati

    

  

 

Free counters!

View Mozaik Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.