Perbedaan antara Uji Transformasi Limfosit dengan Uji Tempel Obat pada Pasien Erupsi Obat

Dhita Karina, Rahmadewi Rahmadewi, Saut Sahat Pohan

= http://dx.doi.org/10.20473/bikkk.V26.1.2014.1-6
Abstract views = 168 times | views = 469 times

Abstract


SurabayaABSTRAKLatar belakang:Diagnosis erupsi obatseringditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaanklinis sajasehingga sulit untuk mengetahui obat penyebabnya. Pemeriksaan penunjang diperlukan untukdiagnosis yang lebih pastidan mengetahui penyebabnya. Uji Tempel Obat (UTO) adalah prosedur in vivoyang sering digunakan di praktek sehari-hari dan sensitivitasnya sebesar 30-50%. Uji Transformasi Limfosit (UTL) adalah suatu pemeriksaan laboratorium dengan prosedur invitroyangsensitivitasnya dilaporkan 70-90% dalam mendiagnosis erupsi obat. Tujuan:Menganalisis perbedaan antara hasil UTO dan UTL pada pasienerupsi obat.Metode:Penelitian cross sectionaldilakukan terhadapduapuluh dua pasien dengan riwayat erupsi obat di Unit Rawat Jalan (URJ) Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo Surabaya. DilakukanUTO pada punggung pasiendanpengambilandarah venapasien untuk pemeriksaan UTL. Hasil:Dari duapuluh duapasiendidapatkan hasil positif UTO pada tujuhpasiendan negatifpada lima belaspasien, sedangkan hasil positif UTL pada dua puluh pasien dan negatif pada duapasien.Simpulan:Terdapatperbedaan yang signifikan antara UTO dan UTLpada pasien erupsi obat. Kesesuaian dua pemeriksaan ini sebesar 40,9%,yang berarti UTL dapat dilakukan bila hasil UTO negatif atau meragukan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.

View My Stats