Studi Retrospektif: Pemahaman Klinis Liken Simplek Kronikus

Pramita Ariyanti, Sunarso Suyoso

= http://dx.doi.org/10.20473/bikkk.V26.2.2014.1-5
Abstract views = 100 times | views = 927 times

Abstract


Latar belakang: Liken Simplek Kronikus (LSK/neurodermatitis sirkumskripta) adalah suatu kelainan kulit yang sangat gatal dan bersifat kronis dengan ditandai satu atau lebih plak yang mengalami likenifikasi yaitu penebalan pada kulit dan permukaan kulitnya seperti kulit pohon. Tujuan: Mengevaluasi gambaran serta penegakkan diagnosis LSK. Metode: Penelitian dilakukan secara retrospektif dengan melihat laporan tahunan/catatan medik pasien LSK di Unit Rawat Jalan (URJ) Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Soetomo periode 2009-2011 (3 tahun). Hasil: Insidensi pasien baru LSK periode 2009-2011 sebesar 0,14%. Kelompok usia terbanyak 25-44 tahun (38,7%) dan pasien perempuan lebih banyak (64,5%) dibandingkan pasien laki-laki (35,5%). Keluhan utama terbanyak yaitu gatal (90,3%) dan terdapat 19,4% pasien yang terjadi kekambuhan. Distribusi lama keluhan terbanyak yaitu selama 1 bulan (61,2%). Lokasi lesi yang sering terjadi pada kaki (45,2%) dan jarang pada genitalia. Gejala klinis terbanyak adalah likenifikasi (6,5%). Penggunaan terapi paling banyak menggunakan kortikosteroid topikal desoksimethasone 0,25% (35,5%). Simpulan: Kasus LSK sebenarnya adalah yang sangat mudah untuk didiagnosis, namun kurangnya pemahaman dalam mendiagnosis menyebabkan kasus ini tampak jarang ditemukan.

Kata kunci: liken simplek kronikus, studi retrospektif.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.

View My Stats