Pengaruh Terapi Kombinasi 5 Titik Akupunktur Terhadap Penurunan Jumlah Rambut Rontok (Alopecia Androgenetic) Pada Wanita Usia 31-50 Tahun

Norma Dyanti Aisyah

= http://dx.doi.org/10.20473/jbp.v21i2.2019.71-83
Abstract views = 607 times | downloads = 952 times

Abstract


ABSTRAK

 

Alopecia androgenetic pada wanita, dikenal dengan female pattern hair loss. Alopecia dapat memberikan dampak negatif terhadap penderita, baik secara fisik, psikologik maupun kosmetik.Penanganan   alopecia dapat dilakukan menggunakan pengobatan konvensional dan tradisional. Salah satu cara pengobatan tradisional menggunakan terapi akupunktur memakai titik Baihui (GV20), Sishenchong (EX- HN1), Taixi (KI3), Taiyuan (LU9) dan Taichong (LV3). Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimental menggunakan pre–post test group design. Penelitian dilakukan pada tanggal 19 Desember 2016 sampai 21 Januari 2017 di tempat tinggal dan tempat kerja subyek penelitian. Jumlah subyek 10 orang.  Sebelum  dan  sesudah  perlakuan  dilakukan  hair  pull  test  pada  subyek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan T test dengan memakai program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan jumlah hair pull test sebelum dan sesudah memiliki perbedaan bermakna (nilai p=0,018 dengan mean value 1.10 dan konfiden interval 95%). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi akupunktur pada titik Baihui (GV20), Sishencong (EX-HN 1), Taixi (KI3), Taiyuan (LU9) dan Taichong (LV3) berpengaruh menurunkan jumlah rambut rontok pada wanita usia 31-50 tahun (p<0,05).

 

 

 

Kata Kunci: Alopecia androgenetic, Wanita, Akupunktur


Keywords


natural science, biomedical engineering, immunology, forensic science, fishery and marine biotechnology, physic

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abdurachman. 2016. Mudah Akupunktur Melalui Anatomi. Surabaya: Arti Bumi Intaran

Arisandi, D. 2014. Hubungan Perawatan Dengan Kesehatan Rambut Mahasiswi Yang Menggunakan Kerudung Di Jurusan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Padan. Padang: Universitas Negeri Padang

Boldrin, K. 2010. Androgenetic Alopecia: Exploring Causes, Psychological Effects, With Western and Chinese Medicine Approach: World Medicine Institute Biomed Research Paper. pp:1-15

Chan, D., and Ducic, Y. 2015. An Update on Hair Restoration: Journal of

Aesthetic & Reconstructive Surgery Vol. 1 No. 1: 8

Chun, P. 1995. Acupuncture treatment of common baldness: Journal of Chinese

Medicine.

Dahlan, S. 2016. Besar Sampel dalam Penelitian Kedokteran & Kesehatan.

Jakarta: Epidemiologi Indonesia

Daosheng, L., and Min, S. 1999. Acupuncture-Moxibustion: People’s Medical

Publishing House

Eliev, E. 1999. Acupuncture in Dermatology. New York: Elsevier Science

Elsevier. 2009. Alopecia: Mosby's Medical Dictionary, 8th edition

França, K., Rodrigues, T.S., Ledon, J., Savas, J., Chacon, A. 2013.

Comprehensive Overview and Treatment Update on Hair Loss: Journal of

Cosmetics, Dermatological Sciences and Applications, pp. 1-8

Gongwang, L. 2006. Clinical Acupuncture and Moxibustion: China Press

Guerrero, A. R., and Kahn, M. 2011. Alopecias. Universidad De Los Andes pp.

Hutapea, S., dan Rosita, C. 2011. Telogen Efluvium. Surabaya: Berkala Ilmu

Kesehatan Kulit & Kelamin Vol. 23 No.1

Jiang, W., and Liu, W. 2006. The Treatment of Alopecia with Acupuncture and

Related Techniques: Journal of Chinese Medicine.

Jie, S.K. 1997. Dasar Teori Ilmu Akupuntur Identifikasi dan Klasifikasi Penyakit.

Jakarta: Grasindo pp. 14-166

Jie, S.K. 2010. Ilmu Titik Akupunktur. Singapore : TCM Publication

Jun, J.H., Lee, H.W., Lee, J.A., Lim, H.J., Lim, H.S., and Lee, M.S. 2015.

Acupuncture for Treating Alopecia Areata: a protocol of systematic review of randomised clinical trials: BMJ Open

Lanzafame, R.J., Blanche, R.R.,Bodian, A.B., Chiacchierini, R.P., Fernandez- Obregon, A and Kazmirek, E.R.. 2013. The Growth of Human Scalp Hair Mediated by Visible Red Light Laser and LED Sources in Male: Lasers in Surgery and Medicine 45:487–495Wiley Periodicals, Inc.

Lee, S.H., and Cho, M.R. 2015. A Philological Study on the Pathology, Acupuncture and Moxibustion of Alopecia: The Acupuncture Vol. 32 No.

KAMMS. Korean Acupuncture &Moxibustion Medicine Society.

Lee, W.S., and Lee, H.J. 2012. Characteristics of Androgenetic Alopecia in Asian.

Korea: Ann Dermatol Vol. 24, No. 3

Legiawati, L. 2013. Alopesia Androgenetik. Jakarta: MDVI Vol. 40 No.2

Olszewska, M., Warszawik, O., Rakowska, A., Słowińska, M., Rudnicka, L.2010.

Methods Of Hair Loss Evaluation In Patients With Endocrine Disorders. Poland: Endokrynologia Polska/Polish Journal of Endocrinology

Paramita, K., Listiawaan, M.Y., Rahmawati. 2015. Gambaran Dermoskopik Pasien Alopesia. Surabaya: BIKKK – Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin - Periodical of Dermatology and Venereology Vol.27/No.3

Patil, S.M., Sapkale, G.N., Surwase, U.S., Bhombe, B.T. 2010. Herbal Medicine as an Effective Therapy in Hair Loss. India: Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences Vol. 1 Issue 2

Pramitha, R.J., Wiryawan, I.G.N.S., dan Linawati, N.M. 2013. Pharmacotherapy

Alopecia Androgenetic In Men: E-Jurnal Medika Udayana pp. 515-534

Pratiwi, P.D., Wiryawan, S., Linawati, N.M., Rusyati, N.L.M. 2013. Peranan Estrogen pada Wanita dengan Alopesia Androgenetik. Bali: Universitas Udayana

Putra, I.B. 2008. Alopesia Areata. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas

Sumatera Utara

Ramos, P.M., and Miot, H.A. 2015. Female Pattern Hair Loss: a clinical and pathophysiological Review: Anais Brasileiros de Dermatologia pp. 529-


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

             

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.