Quality Assurance (QA) Dan Quality Control (QC) Pada Instrumen Radioterapi Pesawat LINAC

Bambang Haris Suharmono, Ika Yuni Anggraini, Hilmaniyya Hilmaniyya, Suryani Dyah Astuti

= http://dx.doi.org/10.20473/jbp.v22i2.2020.73-80
Abstract views = 1172 times | downloads = 5175 times

Abstract


Abstract

 LINAC is a radiotherapy instrument used to kill tumor and cancer cells in patients. To guarantee the quality of LINAC instruments, QA (Quality Assurance) is needed and to prove the quality assurance there is a need for QC (Quality Control). This is done also aims to examine and test data to determine standards and check the suitability of products to achieve maximum manufacturing operations or measures taken, namely to assess, maintain or improve the quality of treatment given. The role of medical physicists is very important because only medical physicists carry out the implementation of quality assurance of radiotherapy instruments.

 

Keywords: Radiotherapy, Linear Accelerator, Quality Assurance, Quality Control

 

Abstrak

LINAC adalah instrumen radioterapi yang digunakan untuk mematikan sel tumor maupun kanker pada pasien. Untuk menjamin kualitas instrumen LINAC, maka diperlukan QA (Quality Assurance) dan untuk membuktikan adanya jaminan kualitas perlu QC (Quality Control). Hal ini dilakukan juga bertujuan untuk memeriksa dan menguji data untuk menentukan standar dan mengecek kesesuaian produk mencapai operasi manufaktur yang maksimum atau ukuran yang diambil yaitu untuk menilai, merawat atau memperbaiki kualitas perlakuan yang diberikan. Peran fisikawan medis sangat penting karena hanya fisikawan medis yang menjalankan pelaksanaan jaminan kualitas instrumen radioterapi.

 

Kata kunci: Radioterapi, Linear Accelerator, Quality Assurance, Quality Control


Keywords


natural science, biomedical engineering, immunology, forensic science, fishery and marine biotechnology, physic

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Akhadi, Mukhlis. 2000. Dasar-Dasar Proteksi Radiasi. Jakarta: Rineka Cipta.

Amalia T dan Kurniawan B. 2004. “Analisa Profil Berkas Elektron Pesawat Akselerator Linear Medik.” dalam Jurnal Departemen Fisika MIPA. Jakarta : Universitas Indonesia

Anies. 2006. “Potensi Gangguan Kesehatan Akibat Radiasi Elektromagnetik SUTET”. Jakarta : Kelompok Gramedia.

Arismunandar dan Silakhuddin. 2000. “Struktur dan Segi-segi Keselamatan Linac Medik” dalam Pusat Pengembangan Sistem ReaktorMaju. BATAN. ISSN:0854-2910.

Asrisal R, Dewang S dan Tahir D. 2013. “Verivikasi Berkas Elektron Pesawat Linear Acceleration (LINAC) dengan Variasi Energi pada Water Phantom” . Jurusan Fisika Fakultas MIPA : Universitas Hasanuddin.

Brown .B.H, R H Smallwood, dkk.1999.Medical Physics And Biomedical Engineering. Institute of Physics Publishing Bristol and Philadelphia. ISBN:07503-0368-9

Chember H. 1983. Pengantar Fisika Kesehatan (Terjemahan Achmad Toekiman) edisi kedua. Semarang : IKIP

Christofides S, D.R. Dance, 2014. Diagnostic Radiology Physics: A Handbook for Teachers and Students.Vienna : IAEA

Dharmawati dan Suharni. 2012. “Implementasi Linear Accelaration dalam penanganan kasus kanker” dalam Prosiding PPI Teknologi Akselator dan Aplikasinya Volume 14 (hlm. 36-47).

Direktorat Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif BAPETEN. 2019.Buku Panduan Perizinan Radioterapi.Jakarta: BAPETEN

Djuita F, Rina T dan Andreas N.2011, “Kontrol Kualitas Terapi Radiasi Pada Unit Radioterapi” dalam Prosiding Seminar Keselamatan Nuklir

Setiawan H dan Rena W.2016. “Analisis Dosis Keluaran Berkas Foton dan Elektron Energi Tinggi Pesawat Linac Elekta Precise 5991 Berdasarkan Code of Practice IAEA TRS 398” dalam Prosiding SKF. ISBN: 978-602-61045-1-9

Khan, Faiz M. 1994. The Physics of Radiation Therapy. 2th Edition. Williams & Wilkins : Sydney.

Metcalfe P, Kron T dan Hoban.P. 2007. “The Physics of Radioteraphy X- ray and Electron” dalam Medical Physics Publishing. Madison : Wisconsin

Fitriatuzzakiyah N, Rano K dan Irma M. 2017. “Terapi Kanker dengan Radiasi: Konsep Dasar Radioterapi dan Perkembangannya di Indonesia” dalam Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Volume 6 No. 4 (hlm 311-320).

Peraturan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nomor 3 Tahun 2013 tentang Keselamatan Radiasi dalam Penggunaaan Radioterapi . BATAN.

Podgorsak, E.B. 2005. Radiation Oncology Physics: A Handbook For Teachers And Students.Vienna : IAEA

Podgorsak, E.B.2010. Radiation Physics for Medical Physicists.2th Edition. Springer-Verlag Berlin Heidelberg :New York

Smith K, Peter Balter,dkk.2017. “AAPM Medical Physics Practice Guideline 8.a.: Linear accelerator performance tests” dalam Journal of Applied Clinical Medical Physics Vol 18 No. 4 (page 23–39)

Suhartono, Z. 1990. Dosimetri Radiotherapy. Jakarta: PSPKR-BATAN.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

             

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.