HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI UNIT PELAYANAN TERPADU (UPTD) GRIYA WERDHA KOTA SURABAYA TAHUN 2017

Dina Andesty, Fariani Syahrul

= http://dx.doi.org/10.20473/ijph.v13i2.2018.171-182
Abstract views = 672 times | views = 991 times

Abstract


The number of elderly in many countries is increasing, including in Indonesia. Along with the increasing number of elderly, many problems will be experienced by the elderly such as psychological disorders, pathological disorders on physical conditions, access to health services that is difficult to obtain and less social support from family or friends. Lack of social support will affect the social interaction of elderly. Social interaction can have a positive impact on the quality of life because the social interaction of the elderly do not feel lonely, therefore social interaction must be developed and maintained in the elderly group. The purpose of this study is to analyze the social interaction with the quality of life of the elderly in UPTD Griya werdha Surabaya. This study used cross sectional study design. The study population is all elderly in UPTD Griya Werdha Surabaya City. The sample size is as much as 52 elderly are taken using simple random sampling method. The dependent variable of the research is the quality of life of the elderly and the independent variable is social interaction. The research instrument used WHOQOL-OLD questionnaire. The result of the research shows taht there is relationship between social interaction with quality of life of elderly in UPTD Griya Werdha Surabaya ( p-value = 0.017). The conclusion of this study is social interaction related to the quality of life of the elderly, the worse the social interaction of the elderly, the lower the quality of life. The suggestion from this research is to increase social interaction of elderly by increasing daily activity of elderly in order to often gather and interact with each other.

Keywords


Social interaction, quality of life, elderly, WHOQOL-OLD

Full Text:

PDF

References


Andesty, D. 2017. Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Lanjut Usia (Lansia) di Panti Griya Werdha Kota Surabaya. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga

Azwan, Herlina, dan Karim,D. 2015. Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kualitas Hidup Lansia di panti Sosial Tresna

Werdha. JOM, vol 2(2): pp. 962-970.

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional. 2012. Pembinaan Mental Emosional Bagi Lansia. Jakarta: Direktorat Bina Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan.

BPS. 2016. Profil penduduk lanjut Usia Provinsi Jawa Timur. Surabaya: BPS Provinsi Jawa Timur

Darmojo, B. 2009. Buku Ajar Geriatri: Ilmu Kesehatan Usia Lanjut. Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Demartoto, A. 2007. Pelayanan Sosial Non Panti Bagi Lansia (Suatu kajian Sosiologis). Surakarta: UNS Press.

Estelle, J.J., Kirsch, N.L., and Pollack, M.E. 2006. Enhancing Social Interaction In Elderly Communities Via Location- Aware Computing. CBI Journal.

Hardywinoto dan Setiabuhi, T. 2005. Panduan Gerontologi: Tinjauan Dari Berbagai Aspek. Jakarta: Pt Gramedia Pustaka Utama.

Kaplandan Saddock. 2007. Sinopsis Psikiatri Alih Bahasa. Jakarta: Binarupa Aksara.

Kemenkes RI. 2011. Kecakapan dan Pengasuhan Lansia. Jakarta: Depkes RI.

Kemenkes RI. 2013. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. 2015. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi dan Analisis Lanjut Usia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. 2016. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi dan Analisis Lanjut Usia. Jakarta: Kemenkes RI

Maryam, R.S., Ekasari, M.F., Rosidawati, et al. 2008.Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Penerbit Salemba Medika

Mubarak, W. I. dan Susanto, B. A. 2006. Buku Ajar Keperawatan Komunitas 2: Teori dan Aplikasi dalam Praktik dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan Komunitas, Gerontik dan Keluarga. Jakarta: Sagung Seto

Notoadmojo, S. 2008. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Noorkasiani, T. S. 2009. Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nugroho, W. 2008. Keperawatan Gerontik dan Geriatrik. Jakarta: EGC.

Potter, P. A. dan Perry, A. G. 2005. Fundamental of Nursing:Consepts, Process, and Practice (4thedition). St Louis, MI: Elsevier Mosby.

Putri, S.T., Fitriana, L.A., dan Ningrum,A. 2015. Studi Komparatif: Kualitas Hidup Lansia yang Tinggal Bersama Keluarga dan Panti. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, vol. 1: pp. 1-6.

Rantepadang, A. 2012. Interaksi Sosial Dan Kualitas Hidup Lansia Di Kelurahan Lansot Kecamatan Tomohon Selatan. JKU, Vol. 1, No. 1, Juni 2012, 1(1): pp. 1-9.

Rawiyah, U. 2014. Perbedaan Kualitas Hidup Manula Pengguna dan bukan Pengguna Gigi Tiruan Penuh di Kota Makassar. Makassar: Universitas Hasanuddin

Salamah. 2005. Kondisi Psikis Dan Alternatif Penanganan Masalah Kesejahteraan Sosial Lansi Di Panti Wredha. Jurnal PKS Vol. IV: pp.55–61.

Samper, T. P., Pinontoan, O. R., dan Katuuk, M. E. 2017. Hubungan Interaksi Sosial dengan kualitas Hidup Lansia di BPLU Senja Cerah Provinsi Sulawesi Utara.e-Journal Keperawatan (e-KP): Vol 5(1):pp.1-9.

Sanjaya, A., dan Rusdi, I. 2012. Hubungan Interaksi Sosial Dengan Kesepian Pada Lansia. Jurnal Keperawatn Holistik, Vol. 1(3): pp.26-31.

Sastroasmoro, S., dan Ismael, S. 2010. Dasar-dasar metodologi penelitian klinis. Edisi ke-3. Jakarta: Sagung Seto.

Siregar, S.F., Arma, A.J.A., dan Lubis, R.M. 2013. Perbandingan Kualitas Hidup Lanjut usia yang Tinggal di Panti Jompo dengan yang Tinggal di Rumah di Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2013. Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi, vol. 2(6): pp.1-9.

Supraba, N. P. 2015. Hubungan Aktivitas Sosial, Interaksi Sosial, dan Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup Lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar Utara Kota Denpasar. Tesis. Bali: Universitas Udayana Denpasar

Suprajitno. 2004. Asuhan Keperawatan Keluarga : Aplikasi dalam praktik. Jakarta: EGC

Suriastini, N.W., Sikoki, B.S., Rahardjo, T.W., et al. 2013. Satu Langkah Menuju Impian Lanjut Usia Kota Ramah lanjut Usia 2030 Kota Surabaya. Yogyakarta: SurveyMeter

Sutikno, E. 2011. Hubungan Antara Fungsi Keluarga Dan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Kedokteran Indonesia, Vol. 2(1): pp.73–79.

Wikananda, G. 2015. Hubungan Kualitas Hidup dan Faktor Resiko Pada Usia Lanjut Di Wilayah Kerja Puskesmas Tampaksiring I Kabupaten Gianyar Bali. Intisari Sains medis, vol.8(1): pp.41-49.

Yuliati, A., Baroya, N., dan Ririyanti, M. 2014. Perbedaan Kualitas Hidup Lansia yang Tinggal di Komunitas dengan di Pelayanan Sosial Lanjut Usia ( The Different of Quality of Life Among the Elderly who Living at Community and Social Services ). Jurnal Pustaka Kesehatan, vol 2(1):pp.87-94.

Yuli, R. 2014. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Gerontik. Jakarta: Cv. Trans Info Media.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 The Indonesian Journal of Public Health

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXING BY:

View My Stats