Pengaruh Penambahan SPACE terhadap Karakteristik dan Stabilitas Gel Freeze Dried Amniotic Membrane Stem Cell-Metabolite Product

Ria Hanistya, Tristiana Erawati, Cita Rosita Sigit Prakoeswa, Fedik Abdul Rantam, Widji Soeratri

= http://dx.doi.org/10.20473/jfiki.v7i22020.59-65
Abstract views = 1475 times | downloads = 679 times

Abstract


Pendahuluan: Sebagai organ terluas yang menyusun tubuh manusia, kulit menjadi salah satu lokasi penting dalam menghantarkan obat atau bahan aktif tertentu ke dalam tubuh manusia. Beberapa bahan aktif berbentuk makromolekul dengan berat molekul lebih dari 500 Da tidak dapat menembus stratum korneum sehingga membutuhkan bantuan penetration enhancer. SPACE (Skin Penetrating and Cell Entering) merupakan rangkaian molekul peptida berukuran kecil yang berpotensi bekerja sebagai enhancer dalam menghantarkan makromolekul dengan cara yang tidak invasif. Namun SPACE merupakan enhancer golongan baru sehingga efek penambahan SPACE terhadap karakteristik dan stabilitas fisik pada formulasi sediaan gel masih belum banyak diketahui. Tujuan: Penelitian kali ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian SPACE pada karakteristik dan stabilitas fisik sediaan gel freeze dried Amniotic Membrane Stem Cell-Metabolite Product. Metode: Karakteristik fisik sediaan gel freeze dried AMSC-MP dengan SPACE dievaluasi menggunakan parameter organoleptis (warna, bau, bentuk, tekstur), pH dan diameter sebar sediaan. Stabilitas fisik sediaan akan dievaluasi dengan menguji karakteristik fisik sediaan selama 30 hari penyimpanan. Hasil: Gel freeze dried Amniotic Membrane Stem Cell memiliki pH sekitar 6,1 dan diameter sebar sediaan sekitar 6,0 cm. Seluruh hasil pengujian karakteristik masih memenuhi rentang yang dipersyaratkan. Hasil uji karakteristik dianalisis menggunakan statistika metode ANOVA satu arah dan tidak menunjukkan adanya perbedaan bermakna antar formula. Semua formula F1, F2, F3 dan F4 stabil selama 30 hari penyimpanan. Kesimpulan: Penambahan SPACE tidak mempengaruhi karakteristik dan stabilitas fisik sediaan gel freeze dried Amniotic Membrane Stem Cell-Metabolite Product.

Keywords


amniotic membrane stem cell-metabolite product, SPACE-peptide, gel, karakteristik, stabilitas

Full Text:

PDF

References


Barry, B. W. (1983). Dermatological Formulations: Percutaneus Absorption. New York: Marcell Dekker, Inc.

Borelli, A., Anna, L. T., Maria, L. T. & Franco, M. B. (2018). Cell Penetrating Peptides as Molecullar Carriers for Anti Cancer Agents. Molecules; 23; 2-8.

Chen, Y., Manli, W. & Liang, F. (2013). Biomaterials as Novel Penetration Enhancers for Transdermal and Dermal Drug Delivery System. Drug Delivery; 20; 199-209.

Ghayah, N., Erawati, T. & Hendradi, E. (2014). Pengaruh Sistem Tipe Mikroemulsi W/O terhadap Karakteristik. Sediaan dan Pelepasan Natrium Diklofenak (Perbandingan Konsentrasi Surfaktan (Span 80-Tween 80): Kosurfaktan (Etanol 96%) = 6:1 dalam Basis Gel HPMC 4000. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia; 1; 48-54

Hsu, T. & Mitragotri, S. (2011). Delivery of SiRNA and Other Macromolecules into Skin and Cells Using a Peptide Enhancer. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America; 108; 15816-15821.

Insausti, C. L., Miguel, B., Ana, M., Garcia, F. & Gregorio, C. (2014). Amniotic Membrane Derived-Stem Cell: Imunomodulatory Properties and Potential Clinical Application. Stem cells and Cloning: Clinical Application; 7; 53-63.

Kumar, S., Michael, Z., Ming, C., Stefano, M., John, A., Muraski & Samir, M. (2014). Peptides as Skin Penetration Enhancers: Mechanism of Action. Journal of Controlled Release; 199; 168-178.

Lund, W. (1994). The Pharmaceutical Codex: Principles and Practice of Pharmaceutics (12th ed). London: The Pharmaceutical Press.

Martin, A., Swarbrick, J. & Cammarata, A. (1993). Physisical Pharmacy (3rd ed). Philadelphia: Lea and Febiger.

Miki, T. (2011). Amnion Derived Stem Cells: In Quest of Clinical Application. Stem Cell Research and Therapy; 25; 1-11.

Oktaviasari, L. & Abdul, K. Z. (2017). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Lotion O/W Pati Kentang (Solanum tuberosum) Serta Aktivitasnya Sebagai Tabir Surya. Majalah Farmaseutik; 13; 9-27

Rahmasari, D. (2018). Pengaruh Kadar Surfaktan Kombinasi Tween 80 dan Span 20 terhadap Stabilitas Fisik, Iritabilitas dan Penetrasi Resveratrol. Tesis; Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya.

Rosita, C. S. P., Febrina D. P., Nanny H., Irmadita C., Diah, M. I., Dwi, M. & Fedik, A. R. (2018). The Effects of Amniotic Membrane Stem Cell-Conditioned Medium on Photoaging. Journal of Dermatological Treatment; 30; 478-482.

Rosita, N., Purwanti, T. & Agustin. (2010). Stabilitas Fisik dan Efektifitas Sediaan Tabir Surya Kombinasi Oksibenson dan Oktil Metoksisinamat dengan Penambahan Asam Glikolat. Majalah Ilmu Kefarmasian; 7; 16-26.

Shoviantari, F. (2017). Efektivitas, Iritabilitas dan Stabilitas Fisik Coenzym Q10 dalam Sistem Penghantaran Nanoemulsi dan Nanostructured Lipid Carriers Sebagai Kosmetika Antiaging. Tesis; Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA

View JFIKI Stats

         

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

    Find Us on Social Media:

                    

 Jfiki Farmasi Unair  @jfiki.unair