Peran Partai Masjumi dalam Dinamika Perkembangan Demokrasi di Kota Surabaya 1945-1960

Arya W. Wirayuda

= http://dx.doi.org/10.20473/mozaik.v16i1.10222
Abstract views = 175 times | downloads = 554 times

Abstract


Artikel ini bertujuan menggambarkan bagaimana Masjumi, sebagai partai Islam modern, mencerap, menerima, memahami, dan menafsirkan nilai-nilai demokrasi yang banyak diyakini oleh kalangan muslim berasal dari Barat, sehingga mampu menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di Kota Surabaya. Hal ini dapat dilihat dari peran Masjumi pada awal tahun 1950-an di pemerintah pusat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sementara, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Peralihan. Kota Surabaya adalah tempat di mana Masjumi dapat berkembang, meski lebih banyak dihuni oleh Muslim tradisional. Kajian ini menghasilkan temuan bahwa Masjumi memainkan peranan penting di dalam sistem pemerintahan kota karena mendapatkan kursi mayoritas dalam DPRDS. Banyak keputusan yang lahir diinisiasi atau paling tidak mendapat dukungan yang besar dari anggotaanggota dewan yang berasal dari Masjumi. Namun, kenyataan bahwa Masjumi hanya menguasai struktur pemerintahan berbanding terbalik dengan kekuatan di lapangan, di mana masyarakat Kota Surabaya tidak lagi memandang Masjumi sebagai partai yang paling harus dipilih dalam Pemilu 1955. Kemerosotan dukungan terhadap Masjumi di  masyarakat secara pasti memengaruhi komposisinya di struktur pemerintahan menjelang tahun 1960.


Keywords


demokrasi, Masjumi, Surabaya

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 1970 Arya W. Wirayuda

    

  

 

Free counters!

View Mozaik Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.