Pengaruh Lintas Budaya Tingkat Tutur Hormat Keigo melalui Media Sosial antara Driver Guide dan Wisatawan Jepang di Bali

Anak Agung Ayu Dian Andriyani, Djatmika Djatmika, Sumarlam Sumarlam, Ely Triasih Rahayu

= http://dx.doi.org/10.20473/mozaik.v19i1.11976
Abstract views = 361 times | views = 229 times

Abstract


Penggunaan tingkat tutur hormat keigo wajib digunakan dalam bisnis Jepang, salah satunya domain pariwisata, ketika berkomunikasi melalui media online, yaitu media sosial. Penelitian ini berfokus pada penggunaan keigo dari driver guide ketika berkomunikasi dengan wisatawan Jepang melalui media sosial. Penelitian kualitatif ini dilakukan di Kabupaten Badung dan Gianyar karena mempertimbangkan intensitas kunjungan wisatawan Jepang lebih tinggi dibandingkan kabupaten lainnya di Bali, sehingga banyak masyarakat bekerja dalam domain pariwisata, salah satunya berprofesi sebagai driver guide. Teknik pengumpulan data yaitu menyimak, mencatat interaksi driver guide, serta didukung teknik wawancara mendalam. Data dalam bentuk tertulis melalui media sosial, yaitu Whatshapp, Line, dan Instagram. Berdasarkan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema budaya, dengan mempertimbangkan kekuasaan, jarak sosial, tingkat pembebanan, dan situasi. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan keigo dari driver guide tidak konsisiten karena ditemukan kekeliruan dalam menggunaan keigo dan bentuk futsuugo pada bahasa tulis di media sosial. Driver guide masih belum memahami pola interaksi melalui media online yang berbeda dengan komunikasi lisan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor lintas budaya pada bahasa, sistem kelompok berdasarkan pada konsep uchisoto, sistem komunikasi dan struktur kalimat yang berbeda dengan bahasa Indonesia. Namun, meskipun kemampuan berbahasa Jepang secara tertulis sangat kurang, driver guide mampu memberikan pelayanan informasi secara positif melalui media online sebagai bentuk layanan jasa serta sikap ramah ketika merespons pertanyaan melalui media sosial yang digunakan sebagai alat komunikasi, sehingga komunikasi dapat berjalan baik. Temuan ini dapat dijadikan evaluasi bagi driver guide untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang, khususnya berkomunikasi menggunakan bahasa tulis melalui penyuluhan dari Dinas Pariwisata Bali.

Keywords


Penanda Tingkat Tutur Hormat; Driver Guide; Wisatawan Jepang

Full Text:

PDF

References


Berita Resmi Statistik Perkembangan and Pariwisata. 2019. “Perkembangan Pariwisata Bali Februari 2019.”

Brown, Penelope dan Stephen C. Levinson. 1978. “Universals in Language Usage: Politeness Phenomena.” Dalam Questions and Politeness: Strategies in Social Interaction, Cambridge University Press.

Budiarta, I. Wayan dan I. Gusti Ngurah Adi Rajistha. 2018. “Politeness in ‘Adit Dan Sopo Jarwo’ Animation.” Lingua Cultura 12 (1):25, doi:10.21512/lc.v12i1.1822.

Febriyanti, Rike. 2018. “Strategi Kesopanan Berbahasa Jepang dalam Korespondensi Surat Elektronik Bisnis Sesuai yang Disarankan oleh Penutur Asli Bahasa Jepang.” Erudio Journal of Educational Innovation 5.

Haugh, Michael. 2004. “Revisiting the Conceptualisation of Politeness in English and Japanese.” Multilingua 23 (1/2): 85–110, doi:10.1515/mult.2004.009.

Iori, Isao et al. 2001. “Nihongo Bunpou Handbook.” Tokyo: 3A Corporation.

Irma, Ade. 2017. “Sebagai Media Komunikasi Pemasaran Bisnis.” Jurnal Online Klasik 4 (2): 1–12.

Iwata, Yuka dan Miho Okada. 2018. “Teaching Japanese Language in Tourism and Customer Service Skills.” Journal of Global Tourism Research 3 (2).

Kabaya, Hiroshi, Kimu Dongyu, dan Takagi Miyoshi. 2009. Keigo Hyougen Handobukku. Taishukan Japan.

Kaneko Hiroyuki. 2014. Nihongo Keigo Toreningu. 会社アスク出版.

Kaplan, Andreas M. dan Michael Haenlein. “Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media.” Business Horizons 53 (1):59–68.

Kluckhohn, Clyde. 1953. “Universal Categories of Culture.” Anthropology Today 276.

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Rineka Cipta.

Kurniawan, Puguh. 2017. "Pemanfaatan Media Sosial Instagram sebagai Komunikasi Pemasaran Modern Pada Batik Burneh." 11:217–25.

Leiliyanti, Eva et al. 2018. “Transcoding Wacana Konstruksi dan Kontestasi Citra Jokowi dan Prabowo dalam Media Sosial pada Masa Kampanye Pilpres 2014.” Mozaik Humaniora 17 (2):192–213.

Mathieson, Alister dan Geoffrey Wall. 1982. Tourism, Economic, Physical and Social Impacts. Longman.

Patrick, Nkemdilim. 2015. “Assessment of Patterns of Readership of Online Newspapers in Selected Nigerian Universities.” International Journal of Linguistics and Communication 3 (2): 35–46, doi:10.15640/ijlc.v3n2a4.

Pizziconi, Barbara. 2004. “Japanese Politeness in the Work of Fujio Minami.” Linguistics 13:269–280.

Purnomo, Budi. 2010. “Politeness Strategies and Levels in Tourism-Service Language in Surakarta Residency.” REGISTER, Language & Language Teaching Journals 3 (1): 153–89.

Rahayu, Ely Triasih. 2014. “Comparison of Honorific Language in Javanese and Japanese Speech Community” International Journal on Studies in English Language and Literature (IJSELL) 2 (7):140–46.

________. “Comparison of Honorific Language in Javanese and Japanese Speech Community.” International Journal on Studies in English Language and Literature, vol. 2, no. 7, 2014, pp. 140–46.

________. 2013. “The Japanese Keigo Verbal Marker.” Advances in Language and Literary Studies 4 (2):104–11, doi:10.7575/aiac.alls.v.4n.2p.104.

Rapp, Adam et al. 2013. “Understanding Social Media Effects Across Seller, Retailer, and Consumer Interactions.” Journal of the Academy of Marketing Science 41 (5):547–566.

Resmi, Berita, et al. 2019. Perkembangan Pariwisata Bali Februari 2019.

Santosa, Riyadi. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif Kebahasaan, disunting oleh Dwi Purnanto. Surakarta: UNS Press.

Sartini, Ni Wayan. 2017. “Strategi Kesantunan Berbahasa Diaspora Orang Bali di Jawa Timur dalam Situasi Formal.” Mozaik Humaniora 16 (2):233–46.

Setiadi, Ahmad. “Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi.” Cakrawala: Jurnal Humaniora Bina Sarana Informatika, vol. 16, no. 2, 2016, pp. 110–116.

Spradley, James P. et al. 1997. Metode Etnografi. Tiara Wacana.

Supratman, Lucy Pujasari. 2018. “Penggunaan Media Sosial oleh Digital Native.” Jurnal Ilmu Komunikasi 15 (1):47–60.

Suryani, Ita. 2014. “Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Pemasaran Produk dan Potensi Indonesia dalam Upaya Mendukung ASEAN Community 2015 (Studi Social Media Marketing Pada Twitter Kemenparekraf RI dan Facebook Disparbud Provinsi Jawa Barat).” Jurnal Komunikasi 8 (2):123-38.

TVRI Pusat Jakarta. 2019. Beryadnya Berbasis Tri Hita Karana. TVRI Pusat Jakarta.

Utami, Agustin Dyah dan Bambang E. Purnama. 2012. “Pemanfaatan Jejaring Sosial sebagai Media Bisnis Online (Studi Kasus di Batik Solo 85).” Seruni FTI UNSA 1: 1-7.

Wahyuningtias, Hani. 2014. “Kajian Kesantunan dalam E-Mail Permohonan yang Ditulis oleh Penutur Jepang dan Pembelajar Indonesia.” Lingua Cultura 8:1-7.

Wiyatasari, Reny. 2017. “Representasi Konsep Uchi-Soto dalam Bahasa Jepang.” Kiryoku Volume 1 (4):37-47.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Anak Agung Ayu Dian Andriyani, Djatmika Djatmika, Sumarlam Sumarlam, Ely Triasih Rahayu

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter

Site Stats

View Mozaik Stats


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.