Dukungan Suami dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Pasangan Usia Subur (PUS).

Lilik Choiriyah, Ni Ketut Alit Armini, Setho Hadisuyatmana

= http://dx.doi.org/10.20473/ijchn.v5i2.18481
Abstract views = 1572 times | downloads = 1156 times

Abstract


Pendahuluan: Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) menganjurkan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), seperti Intra Uterine Device (IUD), implant, Metode Operasi Pria (MOP), dan Metode Operasi Wanita (MOW). Pertimbangan dalam pemilihan MKJP diidentifikasi berhubungan dengan beberapa faktor diantaranya adalah dukungan suami. Namun, Dukungan suami dalam kepesertaan KeluargaBerencana khususnya kontrasepsi jangka panjang belum pernah dieksplorasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam dukungan suami terhadap pemilihan kontrasepsi jangka panjang.

Metode: Penelitian deskriptif kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi langsung pada 16 partisipan pria pasangan usia subur. Partisipan dalam penelitian ini diperoleh dari teknik purposive sampling dengan kriteria, merupakan suami dari istri pengguna MKJP yang berusia 30-49 tahun dan bisa baca tulis. Penelitian dilaksanakan di desa Tlogopojok dengan tenik wawancara terbuka dan analisis Colaizi

Hasil: Terdapat 5 tema yaitu MKJP lebih mudah dan praktis, Pemilihan jenis MKJP menjadi keputusan bersama, MKJP memberikan pengalaman yang positif, MKJP pilihan yang aman dan menenangkan, dan dukungan suami dalam penggunaan MKJP.

Kesimpulan: Penggunaan MKJP dipengaruhi oleh peran suami dalam pengambilan keputusan dan dukungan suami. Penelitian ini menemukan dukungan yang diberikan suami yaitu dalam bentuk transportasi, informasi dan diskusi bersama. Selain itu MKJP juga dinilai ungguluntuk menunda atau mencegah kehamilanyang tidak diinginkan dan aman untuk kesehatan.


Keywords


dukungan suami; kontrasepsi; metode kontrasepsi jangka panjang; pasangan usia subur

Full Text:

PDF

References


Asrinah, Shinta, S., Dewi, S., Ima, S., & Dian, N. (2010). Asuhan Kebidanan Masa Kehamilan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Balogunetal, O., Adeniran, A., Fawole, A., Adesina, K., Aboyeji, A., & Adeniran, P. (2016). Effect of Male Partner’s Support on Spousal Modern Contraception in a Low Resource Setting. Ethiop J Health Sci .DOI: 10.4314/ejhs.v26i5.5

BKKBN. (2015). Rencana strategi badan kependudukan dan keluarga berencana nasional tahun 2015-2019.

Cohen, S. &. (1985). Social Support & Health. Florida: Academic Press Inc.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (Second ed.). Thousand Oaks, California: Sage Publication, Inc.

Depkes, R. (2016). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen Republik Indonesia.

Ezeanolue, E. E., Iwelunmor, J., Asaolu, I., Obiefune, M. C., Ezeanolue, C. O., Osuji, A., et al. (2015). Impact Of Male Partner’s Awareness and Support for Contraceptives on Female Intent to Use Contraceptives in Southeast Nigeria. BMC Public Health. DOI: 10.1186/s12889-015-2216-1

Hartanto. (2003). KB dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Huda, A. N., Widagdo, L., & Widjanarko, B. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Alat Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Jombang Kota Tanggerang Selatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) . ISSN 2356-3346

Kabagenyil, A., Jennings, L., Reid, A., Nalwadda, G., Ntozi, J., & Atuyambe, L. (2014). Barriers To Male Involvement In Contraceptive Uptake And Reproductive Health Services: A Qualitative Study Of Men And Women’s Perceptions In Two Rural Districts In Uganda. Reproductive Health . DOI :10.1186/1742-4755-11-21

Kalra, N., Ayankola, J., & babalola, s. (2018). Healthcare provider interaction and other predictors of long-acting reversible contraception adoption among women in Nigeria . international Journal of Gynecology & Obstetrics. DOI: 10.1002/ijgo.12705

Karberg, E., Wildsmith, E., Manlove, J., & Johnson, M. (2019). Do young men's reports of hormonal and long-acting contraceptive method use match their female partner's reports? contraception. DOI: 10.1016/j.conx.2019.100003

KeMenKes. (2017). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Kumar, A. et al., 2018. Determinants of intrauterine device acceptance among married women in coastal Karnataka, India. Journal of Clinical and Diagnostic Research, pp. LC05-LC09. DOI: 10.7860/JCDR/2018/34146.11637

Kuntjoro, Z. (2002, April 22). Dukungan Sosial pada Lansia. http://www.e-psikologi.com/usia/160802.htm .

Kurniawati, T. (2011). Studi kualitatif tentang pengambilan keputusan dalam pemilihan metode kontrasepsi pada PUS di kota Semarang. dinamika Kebidanan .ISSN : 2087-5169

Lawrence, R. (2011). Breastfeeding A Guide for The Medical Profession. Missouri: Elsevier Mosby.

Mahmudah, L. T., & Indrawati, F. (2015). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Akseptor KB Wanita di Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Unnes Journal of Public Health . DOI: 10.15294/ujph.v4i3.7222

Mantra, I. B. (2003). Demografi Umum : edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Meleong, L. J. (2000). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Muniroh, I. D., Luthviatin, N., & Istiaji, E. (2014). Dukungan Sosial Suami Terhadap Istri untuk Menggunakan Alat Kontrasepsi Medis Operasi Wanita (MOW) (Studi Kualitatif pada Pasangan Usia Subur UnmetNeed di Kecamatan Puger Kabupaten Jember). e-journal Pustaka Kesehatan . ISSN: 2355-178X

Negara, C. K., wibowo, D., & Yuseran. (2017). pengambilan keputusan dalam pemakaian kontrasepsi , penentuan jumlah anak, dan nikah muda di provinsi Kalimantan Selatan. jurnal Keluarga Berencana .ISSN: 2503-3379

Nursalam. (2015). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan . Jakarta: Salemba Medika.

Nuryati, S. (2016). Hubungan Antara Kualitas Pelayanan Kb Oleh Bidan Dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pada Akseptor Kb Baru Di Kabupaten Bogor.Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis , Volume 8, p. 1. ISSN 2302-1721

Paskaria, C. (2015). Non Medical Factors That Affect Usage Of Long Acting Reversible Contraceptive (LARC) in Women After Childbirth in Indonesia. Journal of Medicine and Health , Volume 1, p. 2. DOI: 10.28932/jmh.v1i2.511

Pendit, B. (2007). Ragam Metode Kontrasepsi. Jakarta: EGC.

Perwakilan BKKBN Sulawesi Barat. (2017, Juni 19). Sejarah Hari Keluarga Berencana Nasional .

Prata, N., Bell, S., Fraser, A., Carvalho, A., Neves, I., & Nieto-Andrade, B. (2017). Partner Support for Family Planning and Modern Contraceptive Use in Luanda Angola. African Journal of Reproductive Health . PMID:29624938

Putri, D. P., & Lestari, S. (2015). Pembagian Peran dalam Rumah Tangga Pada Pasangan Suami Istri Jawa. Jurnal Penelitian Humaniora. DOI: 10.23917/humaniora.v16i1.1523

Putri, G. R. (2017). Hubungan Dukungan Suami, Self Efficacy dengan Kepuasan Penggunaan IUD di Puskesmas Mojo Surabaya. Perpustakaan Universitas Airlangga .

Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif: Wawancara. e-journal ivet, 11, 35-40. DOI: 10.7454/jki.v11i1.184

Raco, J. (2010). Metode Penlitian Kualitatif. Jakarta: PT Gramedia Widia Sarana Indonesia.

Ramayulis. (2002). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Rebecca G. Simmons, P. M., Jessica N. Sanders, P. M., Claudia Geist, P., Lori Gawron, M., Kyl Myers, P., & David K. Turok, M. M. (2019). Predictors of contraceptive switching and discontinuation within the first 6 months of use among Highly Effective Reversible Contraceptive Initiative Salt Lake study participants. American Journal of Obstetrics & Gynecology . DOI: 10.1016/j.ajog.2018.12.022.

Rizki, L., Husodo, B. T., & BM, S. (2016). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada Akseptor KB Aktif dalam Program Kampung KB (Studi Kasus di Kampung KB Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) .

SDKI. (2017). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta.

Setyaningrum, E. (2015). Pelayanan Keluarga Berencana & Kesehatan Reproduksi . Jakarta: Trans Info Media.

Siswanto, R., & Farich, A. (2015). Faktor Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Segala Mider Kota Bandar Lampung. Jurnal Dunia Kesmas Volume 4. Nomor 3 . DOI: 10.33024/jdk.v4i3

Sudiati, E., & Kurniawidjaja, L. M. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya pemakaian MKJP pada PUS di puskesmas Jagasatru Cirebon 2012.

Sulistyawati, A. (2011). Pelayanan Keluarga Berencana . Jakarta: Salemba Medika.

WHO. (2017). Worl Family Planning. New York.

Wibowo, A. (2012). Pengaruh Dukungan suami terhadap kepatuhan akseptor melakukan kb suntik. jurnal biometrika dan kependudukan.

Wiknjosastro, H. (2005). Ilmu Kebidana Edisi 3. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Lilik Choiriyah, Ni Ketut Alit Armini, Setho Hadisuyatmana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

    

   



View My Stats

Creative Commons License
IJCHN by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.