AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) DAN BUAH BIT (Beta vulgaris L.) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN MINUMAN SUPLEMEN

, Tukiran, Mauren Gita Miranti, Idah Dianawati, fauzia indah sabila

= http://dx.doi.org/10.20473/jkr.v5i2.22518
Abstract views = 1085 times | downloads = 2470 times

Abstract


Minuman suplemen merupakan produk pelengkap kebutuhan zat gizi makanan yang mempunyai nilai gizi dan atau efek fisiologis dalam jumlah terkonsentrasi. Bahan tambahan dalam minuman suplemen dapat diperoleh dari tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Daun kelor dan buah bit merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ektstrak daun kelor dan buah bit sebagai bahan tambahan minuman suplemen.  Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode 1,1-diphenyl-1-pyerilhidrazyl (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan  ekstrak air daun kelor memiliki nilai IC50 sebesar 122,742 ppm dan tergolong sebagai antioksidan katagori sedang. Kkstrak air buah bit memiliki nilai IC50 sebesar 377.281 ppm dan tergolong antioksidan lemah.


Keywords


1,1-diphenyl-1-pyerilhidrazyl, Antioksidan, Bauh Bit, Daun Kelor, IC50

Full Text:

PDF

References


Abbas, Ali D, E M Ali, F N Seyed, and M N Sayed. 2009. “Antioxidant Activity of the Methanol Extract of Ferula Assafoetida and Its Essential Oil Composition” 60 (4): 405–12.

Agoes, G. 2007. Teknologi Bahan Alam. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Amic, D, D Davidovic-Amic, D Beslo, and N Trinajstic. 2003. “Structur-Radical Scavenging Activity Relationships of Flavonoids.” Croatica Chemica Acta 76 (1): 55–61.

Ananda, L. 2008. Karakteristik Fisikokimia Serbuk Bit Merah (Beta Vulgaris L.). Semarang: Pertanian Universitas Katolik Soegijapranata.

Atun, S. 2006. Hubungan Struktur Dan Aktivitas Antioksidan Beberapa Senyawa Resveratrol Dan Turunannya. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Blois, M S. 1958. “Antioxidant Determinations by the Use of Stable Free Radical.” Nature 81 (4617): 1199–1200.

Bukar, A, A Uba, and T I Oyeyi. 2011. “Antimicrobial Profile of Moringa Oleifera Lam. Extract against Some Food- Borne Microorhanisms.” Bayero Journal of Pure and Applied Sciences 3 (1): 43–48.

Chandrasekara, A, and F Shahidi. 2008. “Herbal Beverages: Bioactive Compounds and Their Role in Disease Risk Reduction - A Review.” J Tradit Complement Med. 8 (4): 451–58.

Giridhari, V V A, D Malathi, and K Geetha. 2011. “Anti Diabetic Property of Drumstick (Moringa Oleifera) Leaf Tablets.” Int J Health Nutr 2 (1): 1–5.

Kasolo, J N, G S Bimeya, L Ojok, J Ochieng, and J W Okwal-okeng. 2010. “Phytochemicals and Uses of Moringa Oleifera Leaves in Ugandan Rural Communities Josephine.” Journal of Medicinal Plants Research 6 (2): 753–57.

Kiswandono, A A, and M Maslahat. 2011. “Uji Antioksidan Ekstrak Heksana, Etil Asetat, Etanol, Metanol 80% Dan Air Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.).” Jurnal Sains Natural Universitas Nusa Bangsa 1 (1): 39–44.

Lee, J, N Koo, and D B Min. 2004. “Reactive Oxigen Spesies, Aging, and Antioxidative Nutreceuticals.” Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety 1 (3): 21–33.

Mastuti, C Yizhong, and C Harold. 2010. “Identifikasi Pigmen Betasianin Pada Beberapa Jenis Inflorescence Celosia.” Jurnal Biologi UGM 66 (6): 664-: 672.

Ratnayani, K A A, I A M Laksmiwati, and N P I Septian. 2012. “Kadar Total Senyawa Fenolat Pada Madu Randu Dan Madu Kelengkeng Serta Uji Aktivitas Antiradikal Bebas Dengan Metode DPPH (Difenilpikril Hidrazil).” Jurnal Kimia 6 (2): 163–68.

Sa’adah, H, and H Nurhasanawati. 2015. “Perbandingan Pelarut Etanol Dan Air Pada Pembuatan Ekstrak Umbi Bawang Tiwai (Eleutherine Americana L.Merr) Menggunakan Metode Maserasi.” Jurnal Ilmiah Manuntung 1 (2): 149–53.

Salamah, Nina, and Erlinda Widyasari. 2015. “Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Kelengkeng (Euphoria Longan (L) Dengan Metode Penangkan Radikal 2,2’-Difenil-1-Pikrilhidrazil.” Pharmaciana 5 (1): 25–34.

Saleem, R. 1995. Studies in the Chemical Constituents of Moringe Oleifera Lam and Preparation of the Potential Biologically Significant Derivatives of 8-Hydroxyquinoline. A Thesis.

Simanjuntak, K. 2012. “Peran Antioksidan Flavonoid Dalam Meningkatkan Kesehatan.” Bina Widya 23 (3): 135–40.

Sjahrir, H. 2006. Diabetic Neuropathy : The Pathoneubiology & Treatment Update. Medan: USU Press.

Stocker, R, and J F Keany. 2004. “Role of Oxidative Modifications in Atherosclerosis.” Physiologycal Review 1 (84): 1381–1478.

Syarif, R A, R A Aktsar, and A Malik. 2008. “Identifikasi Golongan Senyawa Antioksidan Dengan Metode Perendaman Radikal Bebas DPPH Ekstrak Etanol Daun Cordia Myxa L.” Itofarmaka Indonesia 2 (1): 83–89.

Tiwari, P, Kaur Mandeep, and Kaur Harleen. 2011. “Phytochemical Screening and Extraction: A Review.” Internationale Pharmaceutica Sciencia 1 (1).

Werdhasari, Asri. 2014. “Peran Antioksidan Bagi Kesehatan.” Jurnal Biotek Medisiana Indonesia 3 (2): 59–68.

Wijeratne, S S K, S L Cuppett, and V Schlegel. 2005. “Hydrogen Peroxide Induced Oxidative Stress Damage and Antioxidant Enzyme Response in Caco-Human Colon Cells.” Journal Agricultural and Food Chemistry 1 (53): 8768–74.

Wirakususmah, E. 2007. Cantik Awet Muda Dengan Buah Sayur Dan Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya.

Zuhra. 2008. “Aktivitas Antioksidan Senyawa Flavonoid Dari Daun Katuk (Sauropus Androganus (L) Merr.).” Jurnal Biologi Sumatera 3 (1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Kimia Riset

View JKR Stats

Creative Commons License