Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Sapi Rambon di Desa Kemiren Banyuwangi

Zeni Prastika, Suherni Susilowati, Bodhi Agustono, Erma Safitri, Faisal Fikri, Ragil Angga Prastiya

= http://dx.doi.org/10.20473/jmv.vol1.iss2.2018.38-42
Abstract views = 634 times | downloads = 357 times

Abstract


Sapi Rambon merupakan salah satu sapi lokal Indonesia. Tahun 2017 populasi sapi Rambon mengalami penurunan. Salah satu upaya pelestarian sapi lokal adalah melalui peningkatan populasi sapi dan inseminasi buatan. Faktor penentu keberhasilan perkawinan salah satunya adalah libido tinggi dan kualitas semen. Motilitas spermatozoa dan viabilitas spermatozoa adalah salah satu indikator fertilitas spermatozoa dan kualitas semen. Penelitain ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motilitas dan viabilitas semen segar sapi Rambon di Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Semen pada penelitian ini di tampung menggunakan vagina buatan dari 6 ekor sapi Rambon jantan. Pemeriksaan motilitas spermatozoa dan viabilitas spermatozoa dilakukan di klinik Linawati Banyuwangi. Hasil pada penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel. Parameter penelitian ini adalah motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi Rambon. Hasil pemeriksaan motilitas spermatozoa sapi Rambon 83,3±4,1% dan viabilitas spermatozoa sapi Rambon 86,7±2,3%. Kesimpulan dari penelitian menunjukan bahwa motilitas dan viabilitas spermatozoa sapi Rambon baik dan memenuhi syarat semen beku untuk inseminasi buatan.

Keywords


Sapi Rambon, motilitas, viabilitas, spermatozoa

Full Text:

PDF

References


Aerens, C.D., M.N. Ihsan dan N. Isnaini. 2012. Perbedaan Kuantitatif dan Kualitatif Semen Segar pada Berbagai Bangsa Sapi Potong. Malang. 1-10.

Agustar, A. dan Jaswandi. 2006. Menilirik Potensi Sapi Lokal dalam Upaya Mewujudkan Kecukupan Pangan dan Pengembangan Kawasan Pembangunan Peternakan. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. 21-30.

Azzahra, F.Y., E.T. Setiatin dan D. Samsudewa. 2016. Evaluasi Motilitas dan Pesentase Hidup Semen Segar Sapi PO Kebumen Pejantan Muda. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Semarang. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, (2):99-107.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi. 2015. Statistik Daerah Kecamatan Glagah 2015. Banyuwangi.

Bintara, S. 2011. Rasio X:Y dan Kualitas Sperma pada Kambing Kacang dan Peranakan Ettawa. Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Madda. Yogyakarta. Sains Peternakaan, 9(2):65-71.

Butarbutar, E. 2009. Efektifitas Frekuensi Exercise Terhadap Peningkatan Kualitas Semen Sapi Simmental [Skripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Sumatra Utara. Hal 23-50.

Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi. 2017. Rekap Populasi Ternak Per Wilayah (ekor). Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi.

Dinas Peternakan Kabupaten Banyuwangi. 2005. Populasi Sapi Rambon di Kecamatan Glagh Kabupaten Banyuwangi Tribulan III 2005. Dinas Peternakan Kabupaten Banyuwangi. Banyuwangi.

Garner D.L. and E.S.E. Hafez. 2000. Spermatozoa and Seminal Plasma. In: E. S. E. Hafez (Ed.). Reproduction in Farm Animal. 7th. ed. Lippomcott Wiliams and wilkins. Philadelphia. 96-106.

Herdis. 2005. Optimalisasi Inseminasi Buatan Melalui Aplikasi Teknologi Laserpuntur pada Domba Garut (Ovis aries) [Disertasi]. Institut Pertanian Bogor. Bogor. Hal. 41-50.

Pratiwi, W.C., L. Affandhy dan P. Situmorang. 2007. Observasi Kualitas Semen Cair Sapi Peranakan Ongole terhadap Perbedaan Waktu Inkubasi pada Proses Pemisahan Spermtozoa. 2007. Loka Penelitian Sapi Potong. Bogor. 195-200.

Ramadhoni, I., A. Rachmawati dan Suyadi. 2014. Kualitas Semen Sapi Madura Setelah Pengenceran dengan Tris Aminomethane Kuning Telur yang disuplementasi α-tocopherol pada Penyimpanan Suhu Ruangan. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Malang. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan, 24(1):39-44.

Ratnawati, D., L. Affandhy, W.C. Pratiwi dan P. W. Prihandini. 2008. Pengaruh Pemberian Suplemen Tradisional Terhadap Kualitas Semen Pejantan Sapi Bali. Loka Penelitian Sapi Potong. 116-121.

Ratnawati, D., N. Isnaini dan T. Susilawati. 2017. Pemanfaatan casa dalam Observasi Motilitas Spermatozoa Semen Cair Sapi Madura dalam Pengencer yang Berbeda. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan, 27(1):80-95.

Rizal, M. 2009. Daya Hidup Spermatozoa Epididimis Sapi Bali yang Dipreservasi pada Suhu 3-50C dalam Pengencer Tris dengan Konsentrasi Laktosa yang berbeda. Fakultas Peternakan Universitas Pattimura. Ambon. JITV, 14(2):142-149.

Salmah, N. 2014. Motilitas, Presentase Hidup dan Abnormalitas Spermatozoa Semen Beku Sapi Bali pada Pengenceran Andromed dan Tris Kuning Telur [Skripsi]. Fakultas Peternakan Unversitas Hasanuddin. Makassar. Hal 37-38.

Sukmawati, E., R.I. Arifiantini dan B. Purwantara. 2014. Daya Tahan Spermatozoa Terhadap Proses Pembekuan Pada Berbagai Jenis Pejantan Unggul. Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor. JITV, 19(3):168-175.

Sarastina, T. Susilawati dan G. Ciptadi. 2012. Analisi Beberapa Parameter Motilitas Spermatozoa pada Berbagai TernakMenggunakan Computer Assisted Semen Analysis (CASA). Jurnal Ternak Troika, 6(2):1-12.

Sukmawati, E., R.I. Arifiantini dan B. Purwantara. 2014. Daya Tahan Spermatozoa Terhadap Proses Pembekuan pada Berbagai Jenis Sapi Pejantan Unggul. Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor. JITV, 19(3):168-175.

Sundari, T.W., T.R. Tagama dan Maidaswar. 2013. Kolerasi Kadar pH Semen Segar dengan Kualitas Semen Sapi Limousin di Balai Inseminasi Buatan Lembang. Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(3):1043-1049.

Susilowati, S., Hardijanto, T.W. Suprayogi, T. Sarjito, dan T. Hermawati. 2010. Petunjuk Praktikum Inseminasi Buatan.Airlangga University Press. Surabaya. Hal 5-37.

Sutarno and A.D. Setyawan. 2015. Genetic Deversity of Lokal and Exotic Cattle and Their Crossbreeding Impact on The Quality of Indonesia Cattle. Departemen of Biology. Fakulty of Mathematics and Natural Science Universtas Sebelas Maret. Biodiversitas, 16(2):327-354.

Sutarno and A.D. Setyawan. 2016. The Diversity of Lokal Cattle in Indonesia and The Efforts To Develop Superior Indigeneus Cattle

Breeds. Departemen of Biology. Faculty of Mathematicts and Natural Science Universitas Sebelas Maret. Biodiversitas, 17(1):275-295.

Toelihere. M.R. 2000. Inseminasi Buatan Pada Ternak. Penerbit Angkasa Bandung. Hal 46-60:64-72.

Varasofiari, L.N., E.T. Setiatin, dan Sutopo. 2013. Evaluasi Kualitas Semen Segar sapi Jawa Brebes Berdasarkan Lama Waktu Penyipanan. Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Semarang. Animal Agriculture, 2(1):201-208.

Wahyuningsih, A., D.M. Saleh dan Sugiyanto. 2013. Pengaruh Umur Pejantan dan FrekuensiPenampungan Terhadap Volumedan Motilitas Semen Segar Sapi Simmental di Balai Inseminasi Buatan Lembang. Fakultas Peternakan Universitas Jendral Soedirman. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(3):947-953.

Zulfan, M. 2008. Hubungan Antara Libido dengan Kualitas Semen Segar pada Pejantan Bos taurus. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Malang. Malang. Hal. 27-34.

Zulyazaini, Dasrul, S. Wahyuni, M. Akmal dan M.A.N. Abdullah. 2016. Karakteristik Semen dan Komposisi Kimia Plasma Seminaslis Sapi Aceh yang Diperihara di BIBD Saree Aceh Besar. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Agripet, 16(2):121-130.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Medik Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Medik Veteriner (JMV) Indexed by:

                       

Editorial Office

Jurnal Medik Veteriner
Kampus PSDKU Banyuwangi Universitas Airlangga
Jalan Wijaya Kusuma No.113, Giri, Banyuwangi, 68425 
Email: jmv@psdku.unair.ac.id
Telp: 0333-417788

p-ISSN: 2615-7497 e-ISSN: 2581-012X

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.