Pemberdayaan Masyarakat “Kampung KB” Ditinjau dari Perspektif Ottawa Charter

Maulana Satria Aji, Gita Putra Heru Yudianto

= http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V8.I2.2020.206-218
Abstract views = 507 times | downloads = 502 times

Abstract


Latar Belakang: Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga dan komunitas. Kampung Keluarga Berencana merupakan program yang didasarkan pada Nawacita. kajian tentang program Kampung KB banyak dianalisis dari berbagai perspektif. Namun tidak banyak yang menganalisis dari perspektif Ottawa Charter, hal ini yang membedakan dengan penelitian lainnya . Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeskplorasi implementasi pemberdayaan masyarakat Program Kampung KB dari perspektif ottawa charter. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode studi kasus yang didukung dengan pengambilan data berupa wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Informan dalam pelaksanaan in-depth interview sebanyak 15 orang. Lokasi penelitian di Surabaya di RW 12 Sidotopo Kecamatan Semampir Surabaya. Hasil: Hasil analisis berdasarkan poin Ottawa charter, menunjukkan Kampung KB RW 12 belum optimal, seperti belum adanya kebijakan kesehatan tertulis. Komunikasi antara Puskesmas dan DP5A masih lemah sehingga terjadi penumpukan tugas, kurangya anggaran operasional, serta anggaran dana dari pemerintah yang belum tuntas. Uniknya, pengurus mampu menggalang dana swadaya untuk operasional Kampung KB. Pihak luar pun turut membantu masyarakat dalam hal bantuan pendidikan hingga pelatihan UMKM. Kampung KB membawa banyak perubahan di masyarakat, seperti gerakan bimbingan belajar pada remajanya hingga proyek bank sampah. Kesimpulan: Implementasi pemberdayaan masyarakat pada program kampung ditinjau dari perspektif ottawa charter belum memenuhi semua aspek dengan sempurna, terutama dalam hal kebijakan dan reorientasi health services.


Keywords


Keluarga Berencana, Ottawa Charter, Pemberdayaan

Full Text:

PDF

References


Abidinsyah Siregar (2016) ‘Kebijakan Program Kependudukan , Keluarga Berencana , dan Pembangunan Keluarga’, Bkkbn, (April), pp. 1–75.

Arinta, F. (2018) ‘Efektivitas Program Kampung KB Guna Mewujudkan Keluarga Kecil Mandiri (Studi Kasus: Tiga Orang Penerima Program Kampung KB di Lingkungan IX Kelurahan’.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (2017) Kampung KB pedoman untuk lapangan. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Hamed, Z. F., El-gazzar, A. F. and Moftah, F. M. (2018) ‘Knowledge , Attitude and Practice of Family Planning Methods among Husbands in a Village of Assiut Governorate’, 73(October), pp. 6489–6493.

Istiadi, A. (2017) ‘IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (Studi Pada Kelompok Sasaran Keluarga Dengan Remaja di Dusun Waung Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk)’, Publika, 5(4), pp. 1–8.

Kementerian Kesehatan RI (2018) ‘Kampung KB : Inovasi Strategis Memberdayakan Masyarakat’, 19 Maret, (4), p. 1. doi: 351.077 Ind r.

Laverack, G. (2009) ‘Public Health: Power, Empowerment and Professional Practice’, p. 152.

Mahamed, F., Parhizkar, S. and Raygan Shirazi, A. (2012) ‘Impact of family planning health education on the knowledge and attitude among Yasoujian women.’, Global journal of health science, 4(2), pp. 110–118. doi: 10.5539/gjhs.v4n2p110.

Mardiyono (2017a) ‘Kampung KB Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat/ Keluarga di Jawa Timur (Studi di Kota Malang dan Kabupaten Bondowoso)’, Jurnal Cakrawala, 11(2), pp. 129–136.

Mardiyono (2017b) ‘Pemberdayaan Keluarga Melalui Kampung KB Dalam Upaya Peningkatan Program KKBPK dan Terkait di Jawa Timur .’, Jurnal Keluarga Berencana, 2(1), pp. 1–10.

Nicolas W. Cortes-Penfield, Barbara W. Trautner, R. J. (2017) ‘乳鼠心肌提取 HHS Public Access’, Physiology & behavior, 176(5), pp. 139–148. doi: 10.1016/j.physbeh.2017.03.040.

NUGROHO, M. R. (2018) ‘Sosialisasi Program Kampung Keluarga Berencana ( Kampung Kb )’.

Nurjannah, S. N. and Susanti, E. (2018) ‘Implementasi Program Kampung Keluarga Berencana (Kb) di Kabupaten Kuningan

Tahun 2018 (Studi Kuantitatif Dan Kualitatif)’, Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 9(2), pp. 27–33. doi: 10.34305/jikbh.v9i2.64.

Sekarpuri, A. D. et al. (2016) ‘KAMPUNG KB : SAATNYA PUPUSKAN EGO’, (November).

Setiawati, E. (2017) ‘Persepsi masyarakat terhadap Program Kampung Keluarga Berencana di Kelurahan Pantoloan Boya Kecamatan Tawaeli’, GeoTadulako, 5, pp. 1–15.

Tindaon, R. L. (2018) ‘Pengaruh Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui Media Leaflet dan Video terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Paparan Pornografi di SMP Negeri 1 Sidamanik Kec. Sidamanik Kab. Simalungan Tahun 2016’, Jumantik, 3(1), pp. 44–64.

Tiraihati, Z. W. (2018) ‘Analisis Promosi Kesehatan Berdasarkan Ottawa Charter Di Rs Onkologi Surabaya’, Jurnal PROMKES, 5(1), p. 1. doi: 10.20473/jpk.v5.i1.2017.1-12.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (2009). Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nompr 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (2009). Indonesia.

Widiyarta, A. (2017) ‘Dinamika governance’, Ilmu Administrasi Negara, 7(April), pp. 64–81.

Zuhriyah, A. (2017) ‘Kampung Keluarga Berencana Dalam Peningkatan Efektivitas Program Keluarga Berencana’, Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(4), pp. 1–13.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © 2019 Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education

This journal is indexed by:

    

        

     

          

In Collaboration with:


 

View PROMKES Stats

 

Faculty of Public Health, Universitas Airlangga

Campus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Campus C UNAIR, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: jurnal.promkes@gmail.com / jpromkes@fkm.unair.ac.id

Phone: +62 813-9351-4414