PERAN DAN MOTIVASI KADER DALAM PELAKSANAAN KELURAHAN SIAGA AKTIF WONOKROMO SURABAYA ROLE AND MOTIVATION OF CADRES IN ACTIVE ALERT VILLAGE (KELURAHAN) WONOKROMO

SHOFI DIENI MASRUROH

= http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V6.I2.2018.129-141
Abstract views = 30 times | views = 17 times

Abstract


Active alert village (kelurahan) is a phenomenon of community that is aware, willing and able to prevent and overcome various threats to public health such as malnutrition, infectious diseases and diseases occurring incidents of extraordinary occurrences diseases, the presence of disasters, accidents and others. The role of the community in mobilizing local potency, got to help and  support  each other, Active alert village (kelurahan) development covers efforts to bring the basic health service to the village (kelurahan) community closer, make the society ready to encounter any health problem, increasing society independence in developing behavior clean and healthy life. Active alert village (kelurahan) is very needed to mobilize community,observe health problems in village (kelurahan), conduct environmental health program, improving maternal, infant and toddlers health,  and prepare the community to encounter  disasters. The purpose of this study is to know the description of the role and motivation of cadres in the implementation of Active Alert Village Wonokromo. This research is a descriptive qualitative research with phenomenology approach. The research was conducted in Wonokromo Village(kelurahan), Wonokromo Sub-District, Surabaya City. Subjects were taken purposively as many as 5 people. The inclusion criteria of the subject are the cadres of the active alert village(kelurahan) Wonokromo and community who participated in the activities of UKBM in Wonokromo Village(kelurahan). Cadres have a role as companion, accelerator of change (enabler), mediator, educator, planner, advocate, technical implementer and motivator for society. The role of this cadre can be done well because of the motivation of the cadres. This motivation be affected by  intrinsic factor due to  the sense of responsibility, desire to achieve and the sense of want to be appreciated as cadre. For extrinsic factor,  there are social support from family, friends, stakeholders, public helath service (puskesmas) and private sector.

Keyword: The Role of Caders, Motivation, Active alert Village (Kelurahan), Wonokromo, Surabaya

 

Abstrak: Desa/Kelurahan Siaga merupakan gambaran masyarakat yang sadar, mau dan mampu untuk mencegah dan mengatasi berbagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat seperti kurang gizi, penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB), adanya bencana, kecelakaan dan lainnya. Adanya peran masyarakat dalam memanfaatkan potensi setempat, secara gotong royong, Pengembangan Desa/Kelurahan Siaga mencakup upaya untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat desa, mensiapsiagakan masyarakat menghadapi berbagai masalah kesehatan, meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengembangkan perilaku hidup bersih dan sehat. Peran kader dalam pengembangan Desa/Kelurahan Siaga sangat dibutuhkan terutama dalam menggerakkan masyarakat, pengamatan terhadap berbagai masalah kesehatan didesa, peningkatan upaya kesehatan lingkungan, peningkatan kesehatan ibu, bayi dan balita, dan mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi bencana.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peran dan motivasi kader dalam pelaksanaan Kelurahan Siaga Aktif Wonokromo.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Subjek diambil secara purposive sebanyak 5 orang. Kriteria inklusi subjek adalah ibu kader Kelurahan Siaga Aktif Wonokromo dan masyarakat yang mengikuti kegiatan UKBM di Kelurahan Wonokromo. Kader memiliki beberapa peran dalam program Kelurahan Siaga Aktif antara lain sebagai pedamping dan penggerak, Pemercepat perubahan (enabler), perantara (mediator), pendidik, Perencana, melakukan advokasi, pelaksana teknis dan motivator bagi masyarakat. Peran kader ini dapat dilakukan dengan baik karena adanya motivasi dari para kader. Motivasi ini dipengaruhi oleh faktor intrinsik yaitu adanya rasa tanggung jawab, ingin meraih pretasi dan adanya rasa dihargai terlibat menjadi kader. Pada faktor ekstrinsik yaitu adanya dukungan sosial dari keluarga, teman, stakeholder, puskesmas dan pihak swasta.

 

Kata Kunci: Peran Kader, Motivasi, Kelurahan Siaga Aktif, Wonokromo, Surabaya

 



Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal PROMKES

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

This journal is indexed by:

     


 

In Collaboration with:


 

View PROMKES Stats

 

Faculty of Public Health, Universitas Airlangga

Campus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Campus C UNAIR, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: jurnal.promkes@gmail.com / jpromkes@fkm.unair.ac.id

Phone: +6285 6306 5091