HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DENGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI

Riska Wahyuningtias Utami

= http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V6.I2.2018.227-241
Abstract views = 28 times | views = 13 times

Abstract


Abstrak: Angka kejadian penyakit demam berdarah di Indonesia masih belum dapat ditiadakan. Banyak usaha yang telah dilakukan untuk menurunkan angka kasus penyakit demam berdarah, salah satunya adalah program bumantik yang dilakukan di Kota Surabaya. Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan keberhasilan program tersebut diantaranya adalah perilaku individu. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perilaku individu adalah faktor predisposisi, faktor pemungkin dan faktor pendorong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor predisposisi dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Terdapat dua jenis variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel dependen dan independen. Variabel independen yang digunakan adalah jenis kelamin, umur, pendidikan, pendapatan, pengetahuan tentang DBD, sikap terhadap penggunaan bubuk abate, sikap terhadap tindakan pengurasan bak mandi dan sikap terhadap tindakan 3M sedangkan variabel indepen yang digunakan adalah keberadan jentik nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional kemudian akan dianalisis menggunakan uji chi-square. Penelitian ini dilakukan di RW VI, Kelurahan Rangkahm Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Besarnya sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 211 orang dimana didapatkan melalui metode Simple Random Sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, kuesioner dan wawancara mendalam. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa nilai p-value variabel < 0.05 sehingga menunjukkan bahwa variabel tersebut memiliki hubungan dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti. Berdasarkan hasil penelitian tersebut variabel yang terdapat hubungan adalah umur, pendapatan, pengetahuan tentang DBD, sikap terhadap penggunaan bubuk abate dan sikap terhadap pengurasan bak mandi.


Full Text:

PDF

References


Carole Wade dan Carol Tavris. 2007 Psikologi. alih bahasa Widyasinta Jakarta: Erlangga

Food and Environtmental Hygiene Departement. 2016. Dengue Fever Indonesian Version. FEHD. dikutip dari: http://www.fehd.gov.hk/english/pestcontrol/handbook_prev_mos_breeding.html

Gafur, Abd. 2015. Faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan jentik Nyamuk Aedes aegypti di Kelurahan Batua Kota Makassar Tahun 2015. Public Health Science Journal

Kementrian Kesehatan RI. 2017. Profil Kesehatan Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: Jakarta

Kementrian Kesehatan RI. 2017. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur: Surabaya

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Rosdiana. 2010. Hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku dengan pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue di RT. 02 Desa Loa Janan Ulu wilayah kerja Puskesmas Loa Janan kabupaten Kutai Kertanegara, provinsi Kalimantan Timu

Sarwono. 2000. Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal PROMKES

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

This journal is indexed by:

     


 

In Collaboration with:


 

View PROMKES Stats

 

Faculty of Public Health, Universitas Airlangga

Campus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Campus C UNAIR, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: jurnal.promkes@gmail.com / jpromkes@fkm.unair.ac.id

Phone: +6285 6306 5091