Perilaku Ibu pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Kelurahan Pegirian

Santi Lestiarini, Yuly Sulistyorini

= http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V8.I1.2020.1-11
Abstract views = 2080 times | downloads = 15748 times

Abstract


Background: The target of exclusive breastfeeding has not been achieved because complementary feeding (MPASI) has been given earlier. Infants aged 0-6 months should only get breastfed without any complementary food. Objective: This paper aimed to analyze factors related to maternal behavior towards complementary feeding (MPASI) in Pegirian Village. Method: This study was observational and cross-sectional, involving all mothers and caregivers of under-five-year-old children in Pegirian Village. The sample size was 35 mothers and caregivers of toddlers in Neighborhood Association No. 06 Community Association 02 Pegirian Village, Surabaya City. Sampling technique in use was saturated sampling or census method because the total population was less than 100. The research variables included educational background, income, and actions in giving MPASI. Correlation test was in use to see the relationship among factors. Results: The results showed that there was a relationship between knowledge and attitude with complementary feeding behavior (P value = 0.001 and 0.015). There was no relationship between the level of education and employment status with complementary feeding behavior towards infants aged less than 6 months (P values = 0.425 and 0.134). Conclusion: Knowledge and attitude of mothers and caregivers can influence complementary feeding for infants aged less than 6 months.


Keywords


Exclusive Breastfeeding, Toddler, Complementary Food (MPASI), Behavior

Full Text:

PDF

References


Agho, K. E. et al. (2011) „Determinants of exclusive breastfeeding in Nigeria‟, BMC Pregnancy and Childbirth, 11(1), p. 2. doi: 10.1186/1471-2393-11-2.

Artika, as M. and Arty, D. (2018) „Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI Pada bayi Usia 6 – 12 Bulan‟, in The 7th University Research Colloqium 2018.

Blum, H. L. (1974) Planning for Health: Development and Application of Scocial Change Theory. New York: Behavioral Publication.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1997) „Kepmenkes No. 237 Tahun 1997 tentang Pemasaran Pengganti Air Susu Ibu‟. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2004) „Kepmenkes No. 450 Tahun 2004 tentang Pemberian ASI.‟ Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2009a) Profil Kesehatan Indonesia 2008. Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2009b) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya (2016) Profil Kesehatan Tahun 2016. Surabaya.

Dwi, P. K. (2016) Hubungan antara Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan Kejadian Stunting Anak Usia 6-23 Bulan di Kecamatan Sedayu. Universitas Alma Ata.

Fathurrahman (2004) Pemberian ASI dan Makanan Pendamping ASI pada Bayi <6 bulan oleh Ibu-ibu Suku Banjar di Perkotaan dan Pedesaan di Kalimantan Selatan. Universitas Gadjah Mada.

Ginting, D., Sekarwarna, N. and Sukandar, H. (2015) „Pengaruh Karakteristik, Faktor Internal dan Eksternal Ibu terhadap Pemberian MP-ASI pada Bayi Usia < 6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Barusjahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara‟, Jurnal Ilmu Kesehatan, (38), pp. 1–13.

Green, L. (1980) Health Education: A Diagnosis Approach. United State: Mayfield Publishing Co.

Kurniawan, B. (2013) „Determinan Keberhasilan Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif‟, Jurnal Kedokteran Brawijaya, 27(4), pp. 236–240.

Machfoedz, I. and Suryani, E. (2009) Pendidikan Bagian dari Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Fitramaya.

Maelana, S. (2017) „Hubungan Ketepatan Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 1-12 Bulan di Puskesmas Umbulharjo I‟, Program Studi DIV Bidan Pendidik, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Mulyaningsih, A. (2010) Persepsi Ibu Bekerja terhadap Implementasi ASI Eksklusif (Kasus Kelurahan Karadenan Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Notoatmodjo, S. (2010) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmojo, S. (2003) Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmojo, S. (2005) Metode Penelitian Kesehatan, edisi revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmojo, S. (2007) Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmojo, S. (2012) Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nur, D. (2014) Hubungan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) dengan Status Gizi pada Anak Usia 1 – 2 Tahun di Yogyakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‟Aisyiyah, Yogyakarta.

Pemerintah Republik Indonesia (1989) „Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional‟. Jakarta.

Prabantini, D. (2010) A to Z Makanan Pendamping ASI. Yogyakarta: Andi.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (2014) Situasi dan Analisis ASI Eksklusif. Jakarta.

Riksani, R. (2012) Variasi Olahan Makanan Pendamping ASI. Jakarta Timur: Dunia Kreasi.

Sasongko, A. (2012) „Hubungan antara Pemberian MP-ASI dengan di Kecamatan Pedan Kabupaten‟, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ’Aisyiyah, Yogyakarta.

Scott, J. A. et al. (2009) „Predictors of the early introduction of solid foods in infants: results of a cohort study‟, BMC pediatrics. BioMed Central, 9, p. 60. doi: 10.1186/1471-2431-9-60.

Septiani, H., Budi, A. and Karbito, K. (2017) „Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Oleh Ibu Menyusui yang Bekerja Sebagai Tenaga Kesehatan‟, Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2, p. 159. doi: 10.30604/jika.v2i2.62.

Septriana and Suhartono, G. A. (2016) „Predisposing factors of complementary feeding practices among 9-11 month-old infants in Jakarta urban slum area‟, Kesmas, 10(3), pp. 127–133. doi: 10.21109/kesmas.v10i3.948.

Wargiana, R., Susumaningrum, L. A. and Rahmawati, I. (2013) „Hubungan Pemberian MP-ASI Dini dengan Status Gizi Bayi Umur 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rowotengah Kabupaten Jember‟, Pustaka Kesehatan; Vol 1 No 1 (2013). Available at: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/519.

Wawan, A. and Dewi (2011) Teori dan Pengukuran Pengetahuan Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.

World Health Organization (1948) Constitution of World Health Organization. Available at: https://www.who.int/about/who-we-are/constitution.

World Health Organization (2009) Infant and Young Child Feeding. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization (2010) World Health Statistics, World Health Statistics. France.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © 2019 Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education

This journal is indexed by:

    

        

     

          

In Collaboration with:


 

View PROMKES Stats

 

Faculty of Public Health, Universitas Airlangga

Campus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Campus C UNAIR, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: jurnal.promkes@gmail.com / jpromkes@fkm.unair.ac.id

Phone: +62 813-9351-4414