Correlation of Mothers’ Knowledge and Employment Status with Exclusive Breastfeeding in Sidotopo

Riza Ramli

= http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V8.I1.2020.36-46
Abstract views = 326 times | downloads = 1430 times

Abstract


Background: Low level of knowledge about exclusive breastfeeding and mother's employment status become factors causing flawed exclusive breastfeeding in Indonesia. The high number of working mothers makes babies unable to be exclusively breastfed. Objective: This study determined the relationship of knowledge and mother's employment status with exclusive breastfeeding in Sidotopo. Method: This study was a descriptive analytical study with a cross-sectional design. The sampling technique used purposive sampling with a total sample of 57 respondents. The primary data were collected through questionnaires and then analyzed by using chi-square test. Results: There were 52 mothers (91%) who did not exclusively breastfeed. Most of them (94.4%) had insufficient knowledge and did not exclusively breastfeed. The number of mothers who had good knowledge and exclusively breastfed was only 3 mothers (14.3%). Most mothers (73.7%) who did not work did not exclusively breastfed their babies (90.5%). Among 15 working mothers (26.3%), only 1 mother (6.7%) exclusively breastfed. Based on the bivariate analysis test, there was no relationship of mother's knowledge with exclusive breastfeeding (P value = 0.346 > 0.05). There was no relationship of mother's employment status with exclusive breastfeeding (P value= 0.604 <0.05). Conclusion: Environment and habits of providing complementary food to babies aged less than 6 months are difficult to avoid it, and thus babies cannot gain the benefits of exclusive breastfeeding.

Keywords


Exclusive Breastfeeding, Baby, Work, Knowledge

Full Text:

PDF

References


Adiguna, I. M. A. and Dewi, W. C. W. S. (2016) ‘PENGETAHUAN AYAH SEBAGAI BREASTFEEDING FATHER TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMPAKSIRING I GIANYAR BALI 2014’, E-Jurnal Medika Udayana; Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana. Available at: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/19991.

Asyari, Y. (2017) Kesetaraan Gender di Dunia Industri, Jumlah Pekerja Perempuan Naik., Jawa Pos. Available at: https://www.jawapos.com/ekonomi/30/11/2017/kesetaraan-gender-di-dunia-industri-jumlah-pekerja-perempuan-naik/.

Ayed, A. (2014) ‘Knowledge, attitude and practice regarding exclusive breastfeeding among mothers attending primary health care centers in Abha city’, International Journal of Medical Science and Public Health, 3(11), p. 1355. doi: 10.5455/ijmsph.2014.140820141.

Badan Pusat Statistika (2013) Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta.

Bahriyah, F., Putri, M. and Jaelani, K. A. (2017) ‘Hubungan Pekerjaan Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi’, Journal Endurance, 2(2), pp. 113–118.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2005) Pedoman Pekan Kesehatan Nasional. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2009) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (2016) Profil Kesehatan Jawa Timur. Surabaya: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dinkes Kota Surabaya (2015) Profil Kesehatan Kota Surabaya 2015. Surabaya: Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Green, L. (1980) Health Education: A Diagnosis Approach. United State: Mayfield Publishing Co.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2013) Riset Kesehatan Dasar. Jakarta.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta.

Kusmiyati, K., Adam, S. and Pakaya, S. (2014) ‘Hubungan Pengetahuan, Pendidikan Dan Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP – ASI) Pada Bayi Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado’, Jurnal Ilmiah Bidan, 2(2).

Kusumaningtyas, S. (2018) 95 Persen Perusahaan di Indonesia belum penuhi Hak Pekerja Perempuan, Sains Kompas. Available at: https://sains.kompas.com/read/2018/04/20/203600423/95-persen-perusahaan-di-indonesia-belum-penuhi-hak-pekerja-perempuan?page=all.

Mabud, N. H., Mandang, J. and Mamuaya, T. (2014) ‘Hubungan Pengetahuan, Pendidikan, Paritas dengan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado’, Jurnal Ilmiah Bidan, 2(2), pp. 51–56.

Maonga, A. R. et al. (2016) ‘Factors Affecting Exclusive Breastfeeding among Women in Muheza District Tanga Northeastern Tanzania: A Mixed Method Community Based Study’, Maternal and Child Health Journal, 20(1), pp. 77–87. doi: 10.1007/s10995-015-1805-z.

Marfuah and Kurniawati (2017) ‘Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan Ibu terhadap Pemberian MP-ASI Dini pada Balita Usia 6-24 bulan.’, Media Publikasi Penelitian, 15(1), pp. 51–57.

Martalia, D. (2012) Asuhan Kebidanan. Jakarta: Pustaka Belajar.

Mitraning, W. (2014) Hubungan antara Pendidikan, Pekerjaan, Pengetahuan, dan Sikap Ibu Bayi dengan Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Krobokan Kota Semarang Tahun 2013. Universitas Dian Nuswantoro.

Mucheru, P., Waudo, J. and Chege, P. (2016) ‘Relationship between Maternal Knowledge on Exclusive Breastfeeding and Breastfeeding Practices Among Mothers with Infants (0-6 Months) in Kibera Slums, Nairobi County, Kenya’.

Nasution, S. I., Liputo, N. I. and Mahdawaty (2016) ‘Artikel Penelitian Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pola Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bungus Tahun 2014’, Jurnal Fakultas Kedokteran Andalas, 5(3), pp. 635–639.

Notoatmojo, S. (2012) Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Pemerintah Republik Indonesia (2003) ‘Undang-undang Republik Indonesia Nomot 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan’. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia (2012a) ‘Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tenang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif’. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia (2012b) ‘Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif’. Jakarta.

Putri, N. Z. (2016) Hubungan Antara Faktor Ibu dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan Pemberian ASI Eksklusif oleh Ibu Multipara pada Bayi Usia 6-12 Bulan. Universitas Jember.

Roesli, U. (2005) Panduan Praktis Menyusui. Jakarta: Puspa Swara.

Roesli, U. (2008) Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Jakarta: Pustaka Bunda.

Sartika, T. (2015) ‘Hubungan Usia, Pendidikan dan Pekerjaan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif di BM Elis Fitriana Palembang’, Jurnal Harapan Bangsa, pp. 198–201.

Somi, M. A., Subrata, M. and Susilo, W. H. (2014) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Posyandu Tanah Boleng Adonara kabupaten Flores Timur 2013’, pp. 1–17.

Susmaneli, H. (2013) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Rambah Hilir I Kabupaten Rokan Hulu Tahun 201’, Jurnal Kesehatan Komunitas, 2, p. 67. doi: 10.25311/jkk.Vol2.Iss2.47.

Usman, A. (2018) ‘Pengaruh Perawatan Payudara terhadap Produksi ASI di RSU Sawerigading’, INA-Rxiv. doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.

Utut Andita (2016) ‘PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN SADARI DENGAN MEDIA SLIDE DAN BENDA TIRUAN TERHADAP PERUBAHAN PENGETAHUAN WUS’, Jurnal Promkes, 4(2), pp. 177–187. doi: http://dx.doi.org/10.20473/jpk.V4.I2.2016.177-187.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright © 2019 Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education

This journal is indexed by:

    

        

     

          

In Collaboration with:


 

View PROMKES Stats

 

Faculty of Public Health, Universitas Airlangga

Campus C Universitas Airlangga

Jl. Mulyorejo Campus C UNAIR, Surabaya 60115, Indonesia.

E-mail: jurnal.promkes@gmail.com / jpromkes@fkm.unair.ac.id

Phone: +62 813-9351-4414