Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perawatan Diri (Self Care) Lansia yang Tinggal di Panti Werdha

Sagita Wulan Sari, Elida Ulfiana, Rista Fauziningtyas

Abstract


Pendahuluan: Lansia cenderung mengalami penurunan perawatan diri (Self care) karena adanya penurunan kesehatan fisik dan psikis yang berpengaruh terhadap perawatan diri. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan usia, jenis kelamin, status kesehatan dan kemampuan perawatan diri (self care agency) dengan perawatan diri (self care) lansia di Panti Werdha Surabaya.

Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskripsi korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah lansia di Panti Werdha Surabaya sebanyak 103 responden didapat dengan cara cluster random sampling. Kriteria inklusi adalah tidak memiliki masalah kognitif berat. Data diperoleh dengan cara membacakan kuesioner self care dan exercise self care agency scale yang telah diuji validitas dan reabilitas. Uji statistik menggunakan Spearman’s rho test dan regression.

Hasil: Hasil penelitian yang didapatkan adanya hubungan signifikan antara jenis kelamin (p=0,041, r=-0,202), status kesehatan (p=0,000, r=0,837), dan kemampuan perawatan diri (self agency) (p=0,000, r=0,682) dengan perawatan diri (self care) dan tidak ada hubungan dengan usia (p=0,468, r=-0,072).

Kesimpulan: Terdapat tiga faktor yang behubungan dengan perawatan diri (self care) yaitu jenis kelamin, status kesehatan dan kemampuan perawatan diri (self care agency). Status kesehatan memiliki hubungan yang mendominasi dengan perawatan diri (self care) sehingga perlu adanya perhatian lebih.  


Keywords


lansia; self care; self care agency; status kesehatan

Full Text:

PDF

References


Alligood, M.R. and Tomey, A. M. (2006). Nursing Theorists and Their Work. 6th ed. Missouri : Mosby

Andini, Ayu dan Supriyadi. 2013. Hubungan antara berpikir positif dengan harga diri pada lansia yang tinggal di panti jompo di Bali. Jurnal Psikologi Udayana. Vol. 1 No.1: 129-137

Andini, Ayu dan Supriyadi. 2013. Hubungan Antara Berpikir Positif dengan Harga Diri Pada Lansia yang Tinggal di Panti Panti Jompo di Bali. Jurnal Psikologi Udayana Vol. 1 No, 1 :129-137

Anwar, Uci Ramadhani. 2018. Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Perawatan Diri Lansia di Posdaya Sumanik Sehat Nagari Sumanik Kec. Salimpaung Kabupaten Tanah Datar 2018. Skripsi. Keperawatan Gerontik. Universitas Andalas.

Aswin, Laurentius. 2003. Permasalahan Lanjut Usia di Daerah Perdesaan Terpencil. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(5), 201-211.

Badan Pusat Statistika (2013) Statistik Indonesia 2013, Katalog BPS. Doi: 10.1007/s13398-014-0173-7.2.

Brett, C.E., Gow, A.J, Corley, J., Pattie, A., Starr, J.M & Deary, I.J. (2012). Psychosocial factors and health as determinats of quality of life in community-dwelling older adults. Qual Life Res, 21, 505-516. doi: 10.1007/s11136-011-9951-2

Damayanti, E. 2017. Analisis Faktor Berhubungan dengan Pemenuhan Kebutuhan Perawatan Diri (self care) Lansia di UPTD Griya Werdha dan Rumah Usiawan Panti Surya. Skripsi. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga: Surabaya

Fassino S, LeombruniP, Abbate Daga G, Brustolin A, Rovera G G, Fabris F. Quality of life indepen dentolder adults living at home. Arch Gerontol Geriatr. 2002;35 (1):9–20.[PubMed: 14764339].

Hardiwinoto, Setiabudhi, 2007. Panduan Gerontologi. Jakarta : Pustaka Utama.

Hu, H., Li, G., & Arao, T. (2013). Prevalence rates of self-care behaviours and related factors in a rural hypertension population: A questionnaire survey. International Journal of Hypertension, 2013, 1–8.

Kearney, B.Y. & Fleischer, B.J. (1979). Development of an instrument to measure self-care agency. Research in Nursing and Health. 2(1). 25-34.

Kemenkes RI. 2013 Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan. ISSN 2088 – 270X

Maryam, R dkk. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta : Salemba Medika

Ramli, R. (2015). Analisis faktor yang berhubungan dengan perawatan diri lansia di panti sosial tresna werdha budi luhur jambi, 1(1), pp. 1–11.

Ni Made, Sumartyawati. 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perawatan Mandiri Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Puspakarma Mataram. Stikes Mataram. Prima: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan.Vol.2 No.2

Rohedi. S. et. al. 2016. Tingkat Kemandirian Lansia dalam Activities Daily Living Di Panti Sosial Tresna Werdha Senja Rawi. Prodi D3 Keperawatan FPOK Universitas Pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia Vol.2 No. 1 Juli 2016

Sipayung, E. et al, 2015. Pelaksanaan Program Pendampingan Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Karitas Cimahi. Jurnal Family Edu. Departemen PKK FPTK UPI. Vol 1 No. 1 April 2015

Sutikno, E. (2011). Hubungan Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia di Kelurahan Wirobrajan Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Wulandari, R. (2017). Description Of Independence Level Elders to Fulfill ADL(Activity Daily Living, Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 1(2), pp. 155–159. doi: 10.26699/jnk.v1i2.art.p155-159.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Sagita Wulan Sari, Elida Ulfiana, Rista Fauziningtyas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

    

   



View My Stats

Creative Commons License
IJCHN by Unair is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.