THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC ECONOMIC ENVIRONMENTAL AND NATURAL RESOURCES TOWARDS THE EXTERNALITY OF KAMPUNG UNGGULAN KERUPUK SURABAYA

Authors

December 26, 2020

Downloads

ABSTRAK

Penelitian ini mengkaji bagaimana Eksternalitas Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya ditinjau dari perspektif Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Islam. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya merupakan salah satu industri kerupuk yang berada di dalam kota namun masih menggunakan metode tradisional dalam proses produksinya. Beberapa pengrajin Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya sudah memiliki merek dan mendapatkan sertifikat halal MUI. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya sering dikunjungi wisatawan baik dari warga Surabaya, luar Surabaya, maupun wisatawan mancanegara untuk belajar cara memproduksi dan memasarkan kerupuk. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini melalui wawancara mendalam dan wawancara langsung dengan subjek penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan hasil observasi langsung dari lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat eksternalitas positif dari keberadaan Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya seperti kesempatan kerja, peningkatan pendapatan, dan pendirian fasilitas. Tidak ada eksternalitas negatif seperti pencemaran lingkungan, dan gangguan kesehatan masyarakat. Pengelolaan lingkungan dilakukan dengan baik sesuai dengan prinsip pengelolaan lingkungan dalam Islam.

Kata kunci: eksternalitas, pengelolaan lingkungan, ekonomi sumber daya alam, Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya

 

ABSTRACT

This study examines how the externalities of Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya are viewed from Islamic Economics of Natural Resources and Environment perspectives. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya is a cracker industry located in the city but still using traditional methods in the production process. Some of the Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya craftsmen already have a brand and get MUI halal certificate. Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya often gets visits from tourists, both from Surabaya residents, outside Surabaya, and foreign tourists to learn how to produce and market crackers. This research method uses a qualitative descriptive method with a strategy of case study. The data collection conducted in this study was by in-depth and direct interviews with research subjects. The analysis technique used in this study was by data reduction, data presentation, and also conclusions and results from direct observation from the research’s location. The results of the study show that there are positive externalities of the existence of Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya, such as employment opportunity, increased revenue, and facilities establishment. There are no negative externalities such as environmental pollution, and disruption of society’s health. Environmental management is carried out properly in accordance with the principles of environmental management in Islam.

Keywords: externalities, environmental management, natural resource economics, Kampung Unggulan Kerupuk Surabaya

Most read articles by the same author(s)