VALIDASI METODE ANALISA PADA PENETAPAN KADAR KOENZIM Q10 DALAM SEDIAAN MIKROEMULSI MENGGUNAKAN METODE SPEKTROPHOTOMETER UV-VIS

Silvi ayu Wulansari, Eziah Ika Lubada

= http://dx.doi.org/10.20473/jkr.v5i1.19241
Abstract views = 527 times | downloads = 550 times

Abstract


Koenzim Q10 banyak digunakan dalam bidang kosmetika karena dapat digunakan sebagai antioksidan, namun koenzim Q10 memiliki kekurangan yaitu hanya dapat larut dalam minyak dan memiliki ukuran partikel yang besar sehingga sulit untuk masuk pada kulit. Koenzim Q10 diformulasikan dalam sediaan mikroemulsi untuk memperbaiki penetrasi dalam kulit. Untuk menunjang efek terapetik dari sediaan mikroemulsi perlu dikembangkan penetapan kadar Koenzim Q10 menggunakan spektrofotometer Uv-Vis, menggunakan pelarut [Acetonitril : 2-propanol (84:16)] dan diukur pada panjang gelombag 275 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koenzim Q10 linier pada rentang konsentrasi 25,5 – 153,0 ppmdengan LOD dan LOQ sebesar 5,25 µg/ml dan 17,48 µg/m. Metode peetapan kadar koenzim Q10 pada sampel mikroemulsi memiliki nilai akurasi dan presisi yang cukup baik dengan rata-rata perolehan kembali 100,70% dan SD 0,41% . Spektrofotometer UV-Vis dapat digunakan sebagai metode dalam penetapan kadar koenzim Q10 dalam sediaan mikroemulsi yang memenuhi persyaratan validasi penetapan kadar sediaan farmasi.

Keywords


validasi, koenzim Q10, mikroemulsi, penetapan kadar, Spektrofotometri UV-Vis

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2007, Farmakope Herbal edisi I, Departemen Kesehatan RI, Jakarta

Association of Official Analytical Chemists (AOAC). 2016. Official Methods of Analysis. (20th Ed.). Washington Dc: Association of Official Analytical Chemist Inc

Chime, S., Kenechukwu, F. & Attama, A. 2014. Nanoemulsions—Advances in

Formulation, Characterization and applications in drug delivery. In: Ali, D.S., Application of Nanotechnology in Drug Delivery. Croatia: In Tech, 77–111.

Deapsari, Fani. 2016. Efektivitas Nanoemulsi sebagai Penghantar Coenzym Q10 sebagai Kosmetika Antiaging (Dengan menggunakan fase minyak Olive Oil). Tesis. Universitas Airlangga.

Eman S. E., and Rania S.A. Validation and application of Vierordt’sspectrophotometric method for simultaneousestimation of tamoxifen/coenzyme Q10 in theirbinary mixture and pharmaceutical dosageforms. Asian Journal of Pharmaceutical Sciences. 2016, Vol 11 No.2, 318-325

Kapoor P & AK., Kapoor, 2013, Coenzyme Q10 - A Novel Molecule, Journal, Indian Academy of Clinical Medicine, 14 (1): 37-45

Mahendra, K., Murthy, Y.L.N., et.al. 2011, Determination of Coenzym Q10 and its synthesis releated impurities by High Performance liquid Chromatography (HPLC) and Mass Spectrometry (MS), International Journal of Pharm Tech Research, Vol 3 No 3, p.1468-1477

Martonegoro, L. (2014). Nanocarriers for skin Delivery of cosmetic Antioxidant. Journal of Pharmacy & Pharmacognosi Research , 73-92.

Rohman, A. (2016). Validasi dan

Penjaminan Mutu Metode Analisi

Kimia. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press

Rohman, A. (2016). Validasi dan

Penjaminan Mutu Metode Analisi

Kimia. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Rohman,A. (2016). Validasi Kimia. Yogyakarta: Gajah Mada Univeritas Press.dan Penjaminan Mutu Metode Analisis

Snyder, L.R., Kirkland, J.J., Dolan J.W., 2010. Introduction to Modern Liquid Chromatography, 3th Ed., USA:John Wiley & Sons, Inc. Publication.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Kimia Riset

View JKR Stats

Creative Commons License