Coping Stress Pascacerai: Kajian Kualitatif Pada Ibu Tunggal

Ario Chandra Jonathan, Ike Herdiana

= http://dx.doi.org/10.20473/jpkm.V5I12020.71-87
Sari views = 560 times | downloads = 325 times

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika stress pasca perceraian dan strategi coping yang digunakan ibu tunggal yang bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang. Ketiga partisipan menjadi ibu tunggal akibat bercerai dengan suami dan memiliki hak asuh penuh atas anak mereka. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan pemberian kuesioner gejala stress.Hasil penelitian menunjukan dinamika stress pada ibu tunggal melibatkan gejala stress, sumber stress, dan respon terhadap stress. Pasca bercerai dengan suami ibu tunggal menunjukan gejala stress berupa meningkatnya tekanan darah, mudah marah, sering menunda pekerjaan, perubahan pola makan, peningkatan pola konsumsi rokok, dan gangguan tidur. Sumber stress pada ketiga partisipan adalah hadirnya ‘orang ketiga’ dalam rumah tangga mereka. Respon terhadap stress yang ditunjukan ketiga partisipan adalah anxiety, anger and aggression, dan cognitive impairment. Pada penelitian ini juga ditemukan perbedaan penghayatan emosi terhadap stressor perceraian antar ibu tunggal. Partisipan 1 dan 3 memiliki penghayatan emosi yang cenderung negatif terhadap perceraiannya dan menganggap stressor tersebut sebagai traumatic event. Sedangkan partisipan 2 memiliki penghayatan emosi yang positif terhadap perceraiannya dan hanya menganggap stressor minor sehingga bisa cepat bangkit dari keterpurukan. Coping stress pasca perceraian yang dilakukan ibu tunggal yang bekerja meliputi planfull problem solving, confrontative, seeking for social support, distance, escape/avoidance, positive reappraisal, self-control, dan acceptance responsibility. Dari hasil penelitian ini ditemukan pula kompleksitas stressor pada partisipan yang menyebabkan multiple stress. Temuan ini berbanding lurus dengan penelitian Chinaveh (2013) dimana individu yang gagal mengatasi tekanan-tekanan akan mengalami kelelahan mental dan fisik atau terserang penyakit.

Kata Kunci


Coping Stress, Ibu Tunggal yang Bekerja, Stress Pasca Perceraian

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Aprilia, W. (2013). Resiliensi dan Dukungan Sosial pada Orang Tua Tunggal (Studi Kasus pada Ibu Tunggal di Samarinda. eJournal Psikologi, I(3), 268-279.

Asilah, & Hastuti, D. (2014). Hubungan tingkat stress ibu dan pengasuhan penerimaan-penolakan dengan konsep diri remaja pada keluarga bercerai. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, VII(1), 10-18.

Atkinson, R. (1987). Pengantar Psikologi. Jakarta: Erlangga.

Bakhtiar, M. I., & Asriani. (2015). Efektivitas Strategi Problem Fokused Coping dan Emotion Focused Coping dalam Meningkatkan Pengelolaan Stres Siswa di SMA Negeri 1 Barru. Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, V(2), 69-82.

Belsky, J. (1997). The Adult Experience. USA: West Publishing Company.

Boyatzis, R. (1998). Transforming Qualitative Information: Thematic Analysis and Code Development. California: SAGE Publication.

Cintiawati, N., & Na'imah, T. (2015). Identitas Diri pada Remaja dari Keluarga Berbeda Agama (Studi Fenomenologi pada Remaja dari Keluarga dengan Latar Belakang Agama yang Berbeda. SAINTEKS, XII(2), 86-93.

Fatimah, S., & Nurdin. (2015). Strategi pemenuhan kebutuhan hidup single parent. Jurnal Equilibrium, III(1), 38-46.

Folkman, S., Lazarus, R., Dunkel-Schetter, C., DeLongis, A., & Gruen, R. (1986). Dynamics of a stressful enconter: Cognitive appraisal, coping, and enconter outcomes. Journal of Personality and Social Psychology, V(50), 992-1003.

Grotberg, E. (1999). Tapping Your Inner Strength. Oakland, CA: New Harbinger Publication, Inc.

Khumas, A., Prawitasari, J. E., Retnowati, S., & Hidayat, R. (2015). Model Penjelasan Intensi Cerai Perempuan Muslim di Sulawesi Selatan. Jurnal Psikologi, XLII(3), 189-206.

Kotwal, N., & Prabhakar, B. (2009). Problems faced by single mothers. Journal Social Science, XXI(3), 197-204.

Lazarus, & Folkman. (1984). Stress, Apraisal, and Coping. New York: Springer Publishing Company, Inc.

Moleong, L. (1998). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nair, H., & Murray, A. (2005). Predictor of attachment security in preschool children from intact and divorced families. The Journal of Genetic Psychology, CLXVI(3), 245-263.

Naufaliasari, A., & Andriani, F. (2013). Resiliensi pada wanita dewasa awal pasca kematian pasangan. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, II(2), 264-269.

Negeri, B. (2013). Subjective well being pada ibu yang memiliki anak tuna rungu. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, II(2), 2-16.

Papalia, D., Olds, S., & Feldman, R. (2009). Human Development edisi 10 Perkembangan Manusia Buku 2. Jakarta: Salemba Humanika.

Pitasari, A., & Cahyono, R. (2014). Coping pada ibu yang berperan sebagai orangtua tunggal pasca kematian suami. Jurnal PSikologi Pendidikan dan Perkembangan, III(1), 37-41.

Poerwandari, E. (2007). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku Manusia. Jakarta: LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Qaimi, A. (2003). Single Parent: Peran Ganda Ibu dalam Mendidik Anak. (M. Bafaqih, Trans.) Bogor: Penerbit Cahaya.

Rathus, & Nevid. (2002). Clinical Psychology. New York: John Willey & Sons.

Robbins, S., & Coulter, M. (2007). Manajemen (8th ed.). (H. Slamet, Trans.) Jakarta: PT Indeks.

Robbins, S., & Judge, T. (2007). Perilaku Organisasi (12th ed.). (D. Angelica, R. Cahyani, & A. Rosyid, Trans.) Jakarta: Salemba Empat.

Sarafino, E. (1990). Health Psychology. Singapore: John Willey & Sons. Inc.

Sari, P. (2013). Family Coping with Stress ibu tunggal dan anak paska perceraian di Surabaya. Jurnal Online Departemen Komunikasi FISIP Unair, II(2), 123-137.

Sasongko, A. (2014, November 14). Republika. Retrieved April 14, 2017, from http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/11/14/nf0ij7-tingkat-perceraian-indonesia-meningkat-setiap-tahun-ini-datanya


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

INSAN JPKM Telah Terindeks:

     

 

INSAN JPKM Telah Terdaftar Dengan:

p-ISSN:2528-0104 ; e-ISSN 2528-5181

Creative Commons Attribution 4.0 International License

Statistik Jurnal

Lihat Statistik