Deteksi Dini Masalah Psikologis Pada Anak Jalanan Oleh Orangtua Asuh di Rumah Singgah

Suryanto Suryanto, Ike Herdiana, Achmad Chusairi

= http://dx.doi.org/10.20473/jpkm.V1I22016.85-96
Sari views = 5844 times | downloads = 42828 times

Sari


Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan deteksi dini permasalahan anak jalanan yang berada di rumah singgah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Partisipan adalah lima pengasuh dari tiga rumah singgah anak jalanan di Surabaya. Metode pengambilan data adalah Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan; (1) perilaku spesifik anak: mengganggu teman, malas, banyak bermain, memegang alat vital temannya, berkata kotor, motivasi belajar rendah, membangkang, memukul teman, keras kepala, kesulitan belajar; (2) perilaku bermasalah:  anak yang mengancam bunuh diri; (3) interaksi anak dengan orangtua asuh: baik, intens, pengasuh terlibat membantu mengatasi masalah anak; (4) permasalahan emosional anak: mudah marah, tersinggung, kurang terbuka, membentak teman dan pendamping, memukul teman, emosional saat bicara, cemas, marah, perasaan bersalah dan sedih; (5) faktor penyebab anak asuh bermasalah:  pergaulan, lingkungan sekolah, kurangnya afeksi orangtua, kurangnya minat belajar, perilaku kekerasan yang diterima anak dari orangtua kandung, kemiskinan dan keluarga tidak harmonis.


Kata Kunci


anak jalanan; deteksi dini; masalah perilaku; orangtua asuh; rumah singgah

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Adz-Dzaky, M. (2001). Psikoterapi dan Konseling Islam; Penerapan Metode Sufistik. Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.

Belle, D. (1990). Poverty and women's mental health. American psychologist, 45(3), 385.

Departemen Kesehatan dan Pelayanan Manusia Michigan. (2003). Michigan.gov. Diakses tanggal 27 Oktober 2016 dari http://www.michigan.gov/mdhhs/0,5885,7-339-71550_2941_4871-65472--,00.html.

Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (2016). Anak Jalanan Rentan Eksploitasi. Diakses tanggal 27 Oktober 2016 dari https://rehsos.kemsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=1954.

Dwivedi, K. N. & Harper, P. B. (2004). Promoting the emotional well-being of children and adolescent and preventing their mental-ill health. London: Jessica Kingsley.

Dybicz, P. (2005). Interventions for street children: An analysis of current best. International Social Work, 48(6), 763–771.

Halton Early Years Mental Health Committee. (2014). Social-emotional development in the early years: A common message paper. Diunduh tanggal 28 Oktober dari http://www.ourkidsnetwork.ca/Public/Page/Files/73_Social%20Emotional%20Development%2012.05.14.pdf.

Haryono, T. J. S. (2016). Perilaku Anak Jalanan dan Alternatif Model Pembinaannya. Diakses tanggal 28 Oktober 2016 dari http://trijokoantro-fisip.web.unair.ac.id/artikel_detail-64206-Antropologi%20Perkotaan-PERILAKU%20ANAK%20JALANAN.html.

Huebner, S. (2001). Multidimensional students’ life satisfaction scale. University of South Carolina, Department of Psychology, Columbia, SC, 29208.

Hughes, H. M. (1988). Psychological and behavioral correlates of family violence in child witnesses and victims. American Journal of Orthopsychiatry, 58(1), 77.

Humphreys, C. & Mullender, A. (2016). Research in practice Children and Domestic Violence. Diunduh tanggal 28 Oktober 2016 dari http://www.icyrnet.net/UserFiles/mullender.pdf.

Kaplan, H. I., Saddock, B. J., Grebb, J. A. (2010). Sinopsis Psikiatri: Ilmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis. Jakarta: Bina Rupa Aksara.

McCloskey, L. A., Figueredo, A. J., & Koss, M. P. (1995). The effects of systemic family violence on children's mental health. Child development, 66(5), 1239-1261.

O'Keefe, M. (1995). Predictors of child abuse in maritally violent families. Journal of Interpersonal Violence, 10(1), 3-25.

Pennebaker, J. W. (1997). Writing about emotional experiences as a therapeutic process. Psychological science, 8(3), 162-166.

Russo, N. F. (1990). Overview: Forging research priorities for women's mental health. American Psychologist, 45(3), 368.

Sanson, A., Hemphill, S. A., & Smart, D. (2004). Connections between temperament and social development: A review. Social Development, 13(1), 142-170.

Setijaningrum, E. (2008). Analisis kebijakan pemkot surabaya dalam menangani anak jalanan. Jurnal Penelitian Dinamika Sosial, 7, 16-22.

Suryanto, Herdiana, I. & Chusairi, A. (2015). Pengembangan Model Parenting Skills Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis (Subjective Well-Being) Anak Jalanan di Rumah Singgah (Penelitian tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya.

Sternberg, K. J., Lamb, M. E., Greenbaum, C., Cicchetti, D., Dawud, S., Cortes, R. M., ... & Lorey, F. (1993). Effects of domestic violence on children's behavior problems and depression. Developmental psychology, 29(1), 44.

Stewart, D. W., & Shamdasani, P. N. (1990). Focus groups: Theory and practice (Vol. 20). Newbury: Sage publications.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by4.footer##

INSAN JPKM Telah Terindeks:

   
  

 

INSAN JPKM Telah Terdaftar Dengan:

p-ISSN:2528-0104 ; e-ISSN 2528-5181


Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional

Statistik Jurnal

Lihat Statistik