PENAMBAHAN EKSTRAK JERUK NIPIS DAN KONSENTRASI INOKULUM TERHADAP KARAKTERISTIK NATA DE SOYA DARI LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU KABUPATEN KLATEN

Syarifah Aini, Fatkhun Nur

= http://dx.doi.org/10.20473/jkr.v4i2.16137
Abstract views = 798 times | downloads = 645 times

Abstract


Limbah cair tahu (Whey) yang masih mengandung protein dan karbohidrat di kabupaten Klaten akan mengakibatkan pencemaran lingkungan. Sehingga, perlu adanya cara untuk mengolah limbah cair tahu menjadi produk olahan baru yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Maka dilakukannya penelitian pembuatan Nata de Soya berbahan dasar limbah cair tahu (Whey) dengan menggunakan fermentasi bakteri Acetobacter xylinum dan penambahan ekstrak jeruk nipis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Nata de Soya dari limbah cair tahu dengan perlakuan penambahan ekstrak jeruk nipis dan konsentrasi inokulum yang berbeda. Metode penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok terdiri atas dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu persentase air jeruk nipis (N) yang terdiri dari tiga taraf (1%, 3%, 5%) dan faktor kedua yaitu konsentrasi inokulum (I) yang terdiri dari tiga taraf (5%, 10% dan 15%). Analisis data dilakukan secara statistik, jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (JBD) pada jenjang nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi inokulum 5% dengan jeruk nipis 3% dan 5% tidak berpengaruh nyata terhadap tekstur Nata de Soya. Konsentrasi inokulum 15% dan jeruk nipis 1% memberikan nilai terbaik dari semua perlakuan yaitu ketebalan 1,04 cm, rendemen 205,33 g, kadar air 86%, kadar serat 48,6% dan tekstur 2,48 N.


Keywords


Biochemistry

Full Text:

PDF

References


Alviani, K.D., 2016, Pengaruh Konsentrasi Gula Kelapa dan Starter Acetobacter Xylinum terhadap Kualitas Fisik dan Kimiawi Nata de Leri, Skripsi, Jurusan Biologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Azhari, M., 2014, Pemanfaatan Limbah Cair Tahu Menjadi Nata de Soya dengan Menggunakan Air Rebusan Kecambah Kacang Tanah dan Bakteri Acetobacter Xylinum, Tesis, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Budiarti, Retni, 2008, Pengaruh Konsentrasi Starter Acetobacter Xylinum terhadap Ketebalan dan Rendemen Selulosa Nata de Soya, Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan P FMIPA, FKIP Universitas Jambi, Jurnal Vol. 1, No. 1, Februari 2008, hlm 19-24.

Effendi, D. S., Utami, 2006, Pengaruh Penggunaan Bahan Dasar dan Jenis Gula terhadap Tebal Lapisan dan Uji Organoleptik Nata, Program Kreativitas Mahasiswa, Jurusan Biologi, FPMIPA IKIP PGRI, Madiun.

Haryadi, 2009, Pembuatan Nata de Pina Dari Kulit Nanas, Laporan Penelitian, Jurusan Teknik Kimia, Universitas Diponegoro, Semarang.

Hapsari, A.M., 2012, Limbah Produksi Tahu di Desa Somopuro Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Makalah.

Heryawan, K., 2004, Pengaruh Konsentrasi Gula dan Lama Waktu Fermentasi Terhadap Mutu Nata de Pina, Skripsi, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Unsiyah, Banda Aceh.

Iryandi, F. A., Hendrawan, F., Komar, N., 2014, Pengaruh Penambahan Air jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dan Lama Fermentasi terhadap Karakteristik Nata de Soya, Jurnal Bioproses Komoditas Tropis, Vol 1. No 1. Juni 2014.

Khotimah, K., 2002, Pengaruh Ekstrak Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dan Metode Pengolahan pada Kualitas Daging Broiler, Biotechnology Center UMM, Malang.

Lauma, 2015, Uji Efektifitas Perasan Air Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia S) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro. PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi, UNSRAT 4(4).

Lempang, M., 2006, Rendemen dan Kandungan Nutrisi Nata de Pina yang diolah dari Nira Aren, Jurnal Teknologi Pangan Vol. 24:2, 3-6.

Nainggolan, J., 2009, Kajian Pertumbuhan Bakteri Acetobacter sp dalam Kombucha-Rosela Merah (Hibiscus sabdariffa) pada Kadar Gula dan Fermentasi yang Berbeda, Tesis, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Nisa, F. C., 2001, Produksi Nata Dari Limbah Cair Tahu (Whey) : Kajian Penambahan Sukrosa Dan Ekstrak Kecambah, Jurnal Teknologi Pertanian 2 : 74-78.

Nisa, F.C., 2002, Penurunan Tingkat Pencemaran Limbah Cair (Whey) Tahu pada Produksi Nata de Soya (Kajian Waktu Inkubasi), Jurnal Teknologi Pertanian 3(2), Universitas Brawijaya.

Pusat Penelitian IPB, 2005, Acetobacter Xylinum, Laporan Hasil Penelitian, IPB, Bogor.

Rahman, 2004, Pengantar Teknologi Fermentasi, Arcan, Jakarta.

Saptarina, S., 2017, Pengaruh Variasi Konsentrasi Gula Jawa terhadap Ketebalan, Warna, Aroma, Tekstur dan Rasa Nata de Tomato, Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi. FPMIPA IKIP, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Saragih, Y.P., 2004, Membuat Nata De Coco, Puspa Swara, Jakarta.

Souisa, M. G, Sidharta, dan F. Sinung., 2007, Pengaruh Acetobacter xylinum dan Ekstrak Kacang Hijau (Phaseolus Radiatus L) terhadap Produksi Nata Dari Substrat Limbah Cair Tahu. Biota, ISSN 0853-8670.

Tamimi, A., Sumardi, H. S., Hendrawan,Y., 2015, Pengaruh Penambahan Sukrosa dan Urea Terhadap Karakteristik Nata de Soya Asam Nipis-In Press, Jurnal Bioproses Komoditas Tropis, Universitas Brawijaya, Malang.

Yani, M., M. Rahayuningsih, Purwoko, Suparno, D.Setyaningsih, 2000, Penuntun Praktikum Laboratorium Bioproses.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kimia Riset

View JKR Stats

Creative Commons License